Pemerintahan

Bawaslu Kota Kediri Bersinergi Dengan Instansi Terkait Dalam Penanganan Pelanggaran Kampanye Pemilu 2024

wartajatim.id || KOTA KEDIRI – Dalam rangka menghadapi kampanye Pemilu 2024, Bawaslu Kota Kediri bekerja sama dengan instansi terkait dalam upaya penanganan pelanggaran kampanye. Acara yang diadakan di Hotel Lotus Garden pada Senin, 19 Desember 2023 ini dihadiri oleh Gakumdu, Kepolisian, Kejaksaan, dan puluhan awak media dari berbagai organisasi, termasuk Persatuan Jurnalis Indonesia (PJI) Kediri Raya.

Acara tersebut dibuka oleh Fenita Putri Cahyantari, yang mewakili ketua Bawaslu, dengan harapan agar rekan media dapat memberikan informasi yang edukatif kepada masyarakat terkait penanganan pelanggaran kampanye pemilu 2024. Narasumber yang dihadirkan dalam acara ini adalah Puji Astutiningtyas, dari Kejaksaan Negeri Kota Kediri, dan Iptu Rudi Hartono dari KBO Satreskrim Polres Kediri Kota.

Dalam penyampaian materinya, Puji Astutiningtyas menjelaskan mengenai subjek pelanggaran kampanye yang termasuk dalam tindak pidana pemilu, menurut UU No. 7 Tahun 2017, adalah pelaksana, peserta, dan tim kampanye pemilu. Mereka dapat dikenakan sanksi pidana berupa penjara dan denda. Apabila masyarakat ingin melaporkan terjadinya pelanggaran, laporan tersebut harus dilakukan kepada Bawaslu terlebih dahulu.

” Apabila pelanggaran kampanye mengandung unsur pidana pemilu, Bawaslu akan segera melimpahkan kasus tersebut ke kepolisian dalam waktu 1×24 jam. Penyidik kemudian akan melakukan penyelidikan untuk mengumpulkan berkas perkara dalam waktu paling lama 14 hari sejak laporan diterima, tanpa kehadiran tersangka,” jelas Puji.

Setelah itu, berkas perkara akan dilimpahkan ke penuntut umum dan pengadilan akan memeriksa berkas dalam waktu 7 hari, juga tanpa kehadiran tersangka. Hakim kemudian akan memberikan putusan, namun tersangka masih dapat mengajukan banding dalam waktu maksimal 3 hari sejak putusan dijatuhkan.

Pada kesempatan selanjutnya, Iptu Rudi Hartono, S.H. dari KBO Satreskrim Polres Kediri Kota, menjelaskan tentang Gakkumdu. Gakkumdu merupakan pusat aktivitas penegakan hukum tindak pidana Pemilu yang melibatkan Badan Pengawas Pemilihan Umum dan instansi terkait lainnya, termasuk kejaksaan. Bawaslu memiliki kewenangan pengawasan tertinggi dalam pemilu.

” Bawaslu adalah pemegang otoritas pengawasan tertinggi tentang pemilu, makanya kita berharap mudah-mudahan Bawaslu kota Kediri penuh integritas, dapat menjaga pelaksanaan pemilu berjalan tertib aman dan lancar. Kalau ada masalah silahkan rekan-rekan Bawaslu yang selama ini sudah komunikatif dengan kami yang terlibat dalam Gakumdu tingkatkan kualitas sinergi ini,” ujar Rudi.

Sebagai akhir acara, sebuah pantun dibacakan, “Turun dari perahu lanjut naik bis patas, beli buah mengkudu di tepi Sungai Brantas. Bawaslu kota Kediri berintegritas, Gakumdu bersatu pemilu berkualitas”. Pantun tersebut menggambarkan semangat dan sinergi antara Bawaslu, Gakumdu, dan instansi terkait dalam menghadapi pemilu yang berkualitas dan menegakkan integritas.

Editor: Didik

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button