BERITAPemerintahan

Warga Kecamatan Glagah Timur dan Selatan Tagih Janji,Bupati Lamongan Akan Realisasi Pembangunan Dam Yang Dibongkar.

Wartajatim.id || Lamongan – Warga Desa Kecamatan Glagah timur, tagih janji Bupati Lamongan, terkait DAM yang di bongkar dan sampai sekarang belum di bangun kembali, hingga merugikan warga desa sekitaran . pasalnya DAM itu sangat penting dan bermanfaat sekali untuk perikanan karena dapat menahan dan mengaliri air,sehingga air bisa di tahan serta dialirkan ke lahan perikanan yang berupa petak petak tambak . DAM itu yang terletak di Desa Glagah kecamatan Glagah kabupaten Lamongan , Rabu 31/1/2024

Menurut keterangan Camat Glagah pak Khoirul Muhsinin S.Pd M.M ketika di konfirmasi awak media ,dia menjelaskan memang itu dulunya ada DAM, di bongkar oleh warga atas saran para pemegang kewenangan di Lamongan, memang benar faktanya . tetapi sudah ada kesepakatan, bahwa DAM yang terletak di Desa Glagah mau di bangun serta di perbaiki kembali sistemnya .
saat di tanya awak media lagi ,apakah keberadaan DAM itu menganggu sehingga di bongkar..? ia menjawab sebenarnya tidak menganggu tapi hanya kendala tertahanya Enceng gondok saja. dan mohon maaf ini bukan ranah saya untuk menjelaskan, saya tidak berani menjelaskan lebih jauh, karena itu ada petugasnya masing masing kalau ingin gamblang tolong ke dinas pengairan ,” Singkatnya

Kepala desa Bangkok H.Mohammad Lukman saat di wawancarai awak media .dia memaparkan, selama ini wilayah kecamatan Glagah timur,selatan dan sekitarnya tidak pernah di sentuh oleh kebijakan bupati Lamongan,terkait problem air bersih dan tawar sehingga tidak mendapatkan air tawar untuk pertanian dan perikanan.
sementara Desa Bangkok yang terletak di luar DAM, tak pernah tersentuh oleh pemerintah dan mendapat perhatian dari segi kali tersier sampai buntu tak akan di keruk .warga Bangkok jarang sekali mendapatkan air tawar.selama delapan bulan selalu air asin.warga sekitar Bangkok mendapatkan air tawar hanya empat bulan saja,tatkala pada saat musim hujan saja,sehingga warga Bangkok timur,selatan kecamatan Glagah kabupaten Lamongan tidak bisa berternak ikan air tawar dan bercocok tanam,semua itu di sebabkan kurang tersentuh nya oleh kebijakan/program penguasa wilayah,warga Bangkok bagian timur adalah perbatasan antara kabupaten Lamongan dan Kabupaten Gresik, sehingga jadi tanda tanya, siapa…??? sebenarnya yang membangun atau memperbaiki kali kali tersier ini sampai buntu ,tidak ada yang peduli ,” tegas kades Bangkok

Lebih lanjut kades Bangkok menjelaskan ke awak media, terjadinya pembongkaran DAM di Desa Glagah tahun 2022,DAM yang mungkin di anggap menganggu aliran air dari wilayah barat sehingga di bongkar . tetapi menurut analisa badan meteorologi tidak ada dampak DAM yang terletak di Desa Glagah alias tidak menggangu mengalirnya air dari wilayah tersebut,namun dari pihak terkait tetap di bongkar,di sisi lain, warga Desa Bangkok yang tidak mau di sebut namanya, juga mengomentari.Iyo pak dam di bongkar ngene Iki Yo wes angel di dandani Mane dlm bahasa Jawa ( iya pak kalau sudah begini ya susah di bangun kembali ) warga Ake sing ngelu nek gak Ono banyu, soale banyune Melu kinter Nang begawan, soale dame di bongkar( warga banyak yang resah menjerit soalnya airnya ikut mengalir ke Bengawan soalnya tidak ada penahan air atau DAM .Sampek kapan dam di dandani Mane (sampai kapan DAM di bangun kembali),” jelas warga

Di tempat terpisah awak media dari Wartajatim.id,mewawancarai kepala desa dukuh tunggal, dengan panggilan akrabnya Zakariya .Zakariya pun angkat bicara, bahwa DAM yang terletak di Desa Glagah itu tidak menganggu lajunya air dari barat ketika di musim hujan dan banjir . justru berguna untuk menahan air di saat kemarau . tapi di bongkar nya DAM mengurangi debet air . ketika wilayah barat membuang air di waktu sekitar bulan 6 sampai bulan 7 air yang mengalir ke Bengawan Puro , tapi air yang sebelah timur ikut terbuang juga karena tidak ada penahan air atau DAM . memang bupati Lamongan siap membangun DAM dengan sistem yang canggih ,tetapi sampai sekarang belum di realisasi,” pungkas Zakariya(Swj)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button