KOTA MOJOKERTO – Wartajatim.id || Sebagai bentuk kepedulian dan upaya mempererat kebersamaan dengan masyarakat, Kapolres Mojokerto Kota AKBP Herdiawan Arifianto, S.H., S.I.K., M.H., menggelar kegiatan silaturahmi dan makan bersama tukang becak, pengemudi ojek online (ojol), serta juru parkir (jukir), pada Selasa, (13/01/2026).
Kegiatan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban tersebut diikuti oleh total 100 orang, terdiri dari 30 juru parkir, 40 pengemudi ojek online, dan 30 tukang becak yang sehari-hari beraktivitas di wilayah Kota Mojokerto.
Kapolres Mojokerto Kota dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian Polri kepada masyarakat, khususnya para pekerja sektor informal yang memiliki peran penting dalam mendukung aktivitas dan roda perekonomian di wilayah perkotaan.
“Melalui silaturahmi dan makan bersama ini, kami ingin mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat,”ujar AKBP Herdiawan.
Menurutnya tukang becak, ojol, dan juru parkir adalah bagian dari mitra kamtibmas yang turut membantu menciptakan situasi keamanan dan ketertiban di Kota Mojokerto.
Selain silaturahmi dan makan bersama, Kapolres Mojokerto Kota juga menyerahkan bantuan sosial berupa paket sembako berupa beras kepada seluruh peserta.
Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan sehari-hari serta menjadi bentuk empati dan kepedulian Polri kepada masyarakat.
Para peserta menyambut antusias kegiatan tersebut dan menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan oleh Kapolres Mojokerto Kota dan jajaran.
Salah satu perwakilan peserta menyampaikan rasa terima kasihnya atas kegiatan yang dinilai sangat bermanfaat.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolres dan jajaran Polres Mojokerto Kota atas kepeduliannya. Kegiatan seperti ini membuat kami merasa diperhatikan dan semakin dekat dengan Polri,” ungkap salah satu perwakilan Ojol.
Dengan kegiatan ini, Polres Mojokerto Kota Polda Jatim menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, mengedepankan pendekatan humanis, serta memperkuat kolaborasi demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman, nyaman, dan kondusif.(*)






