Kediri – Wartajatim.id || Sarang tawon vespa yang meresahkan warga RT 03/RW 02 Dusun Jatirejo Desa Kanigoro Kecamatan Kras Kabupaten Kediri berhasil dievakuasi tim Damkar Kediri Pos Ngadiluwih,pada Sabtu (14/3/2026).
Kegiatan tersebut merupakan operasi non kebakaran yang dilakukan setelah petugas menerima laporan dari warga bernama Hanafi. Informasi diterima oleh petugas sekitar pukul 19.00 WIB terkait keberadaan sarang tawon Vespa yang berpotensi membahayakan warga sekitar.
Menindaklanjuti laporan tersebut, satu unit armada Damkar segera diberangkatkan menuju lokasi kejadian. Tim tiba di lokasi pada pukul 19.21 WIB untuk melakukan penanganan.
Sarang tawon jenis Vespa affinis tersebut bersarang di atap rumah milik warga bernama Ahmad Mawardi,pemilik rumah mengaku keberadaan sarang ini sangat meresahkan karena tawon-tawon tersebut kerap masuk hingga ke dalam rumah, terutama karena banyak anak kecil yang bermain.
Sementara itu, Plt.Kasat Pol PP Kabupaten Kediri Kaleb Untung Satrio Wicaksono mengungkapkan bahwa proses evakuasi cukup sulit karena lokasi sarang yang tersembunyi dan berada di ketinggian.
“Awalnya Ketika pemilik rumah sedang menyapu di dapur, Pemilik melihat adanya tawon yang berkeliaran disekitar nya setelah di telusuri ternyata sarang tawon ada di atap rumah, Pemilik rumah panik dan menghubungi petugas Damkar Pos Ngadiluwih untuk mengevakuasinya,” katanya
Kaleb menambahkan,”Petugas membutuhkan waktu hampir satu setengah jam untuk melumpuhkan sarang menggunakan metode semprotan menggunakan pertamax. Sarang kemudian diamankan dan dimusnahkan sesuai SOP agar tidak membahayakan warga sekitar,” Ujar Kaleb
Setelah memastikan kondisi lokasi aman dari ancaman tawon, tim Damkar kembali ke posko pada pukul 20.58 WIB. Seluruh rangkaian penanganan berlangsung lancar tanpa kendala berarti dengan data korban Nihil.

Tidak pernah bosan kami mengimbau masyarakat agar segera melapor kepada petugas Damkar jika menemukan sarang tawon atau potensi bahaya lainnya di lingkungan tempat tinggal serta mengingatkan warga untuk tidak mencoba mengevakuasi sarang tawon secara mandiri karena berisiko membahayakan keselamatan.” Pungkas Kasat Pol PP Kaleb Untung
Jurnalis : Didik
Editor: Redaksi





