Kediri Kota – Wartajatim.id || Dalam rangka mempersiapkan pengamanan arus mudik dan perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Polres Kediri Kota menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral Operasi Ketupat Semeru 2026, Rabu (11/3/2026) di Ruang Rupatama Polres Kediri Kota.
Rakor yang berlangsung mulai pukul 09.00 WIB hingga 11.00 WIB tersebut dihadiri oleh berbagai unsur pemerintah daerah, TNI, instansi vertikal, serta stakeholder terkait. Hadir dalam kegiatan tersebut di antaranya Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati, S.H., M.Kn., Kapolres Kediri Kota Anggi Saputra Ibrahim S
H., S.I.K., M.H., Wakapolres Kediri Kota Putu Gde Caka Pratyaksa Ratsuko, S.I.K., M.I.K., serta perwakilan dari Dishub, Dinkes, BPBD, PT KAI, BMKG, PLN, Satpol PP, hingga unsur masyarakat.
Kapolres Kediri Kota AKBP Anggi Saputra Ibrahim dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang hadir dalam rapat koordinasi tersebut, terlebih kegiatan dilaksanakan di tengah bulan suci Ramadan.
Menurutnya, momentum Ramadan selalu diikuti dengan tradisi mudik masyarakat yang berpotensi menimbulkan peningkatan aktivitas dan mobilitas warga.
“Beberapa hal yang perlu menjadi perhatian bersama di antaranya pengamanan tempat ibadah, pusat keramaian, stabilitas ketersediaan bahan pokok, kesiapsiagaan personel, serta pelayanan kepada masyarakat,” ujar Kapolres.
Ia menegaskan bahwa Polres Kediri Kota tidak dapat bekerja sendiri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Oleh karena itu diperlukan sinergitas dan kolaborasi bersama seluruh stakeholder agar pelaksanaan pengamanan Hari Raya Idul Fitri dapat berjalan aman dan kondusif.
Sementara itu, Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati, menyampaikan bahwa kepadatan arus lalu lintas mulai terlihat menjelang Lebaran. Berdasarkan data nasional, diperkirakan sekitar 143 juta penduduk Indonesia akan melaksanakan mudik pada tahun 2026.
Pemerintah Kota Kediri, lanjutnya, akan menyiagakan berbagai unsur seperti Dinas Kesehatan, BPBD, Damkar, serta Satpol PP untuk mendukung kelancaran pengamanan arus mudik dan perayaan Idul Fitri.
“Semoga masyarakat dapat melaksanakan mudik dengan aman, nyaman, dan lancar,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Kabag Ops Polres Kediri Kota juga memaparkan rencana pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2026 yang akan digelar mulai 13 Maret hingga 25 Maret 2026. Dalam operasi tersebut, Polres Kediri Kota menyiapkan tujuh pos pengamanan yang terdiri dari enam Pos Pengamanan (Pospam) dan satu Pos Pelayanan (Posyan).
Beberapa titik pos pengamanan di antaranya berada di kawasan Bence, Stadion Brawijaya, Mrican, Terminal Tamanan, Pasar Gringging, Pos Terpadu di kawasan Jalan Dhoho dekat Stasiun Kediri, serta Pos Pelayanan di Alun-Alun Kota Kediri.
Pos-pos tersebut ditempatkan di lokasi strategis yang menjadi pusat aktivitas masyarakat guna memberikan pelayanan, pengamanan, serta pengaturan lalu lintas selama masa mudik dan libur Lebaran.
Selain itu, Polres Kediri Kota juga akan meningkatkan kegiatan cipta kondisi melalui razia terhadap senjata api, senjata tajam, bahan peledak, petasan, serta knalpot tidak sesuai spesifikasi. Patroli juga akan ditingkatkan khususnya di kawasan permukiman yang ditinggalkan pemiliknya mudik guna mengantisipasi tindak kejahatan.
Sementara itu, sejumlah instansi terkait turut memaparkan kesiapan masing-masing, mulai dari Dishub yang menyiapkan pengaturan lalu lintas dan posko transportasi, Dinas Kesehatan yang menyiagakan tenaga medis di setiap pos pengamanan, hingga BPBD yang mengantisipasi potensi bencana hidrometeorologi seperti hujan lebat dan angin kencang.
Dengan adanya rapat koordinasi lintas sektoral ini diharapkan seluruh instansi dapat bersinergi secara optimal dalam memberikan pelayanan dan pengamanan kepada masyarakat selama pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2026 di wilayah Kota Kediri.





