Dinas PUPR Kota Kediri Laksanakan Pembersihan Matrial Pohon Tumbang Di Sungai Ngampel, Wujud Respon Cepat Pemkot Kediri Atas Aduan Masyarakat Lapor Mbak Wali 112

Kediri Kota – Wartajatim.id || Pemerintah Kota (Pemkot) Kediri melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Kediri berupaya meminimalisir banjir yang sering terjadi di Kota Kediri. setiap hujan deras dalam kurun waktu agak lama yang di sertai angin kencang sering kali menyebabkan beberapa pohon tumbang yang kemudian hanyut ke sungai sehingga  mengakibatkan tumpukan matrial pohon tersebut menjadi penyebab utama banjir karena sungai mengalami sumbatan,ini terjadi di sungai yang terletak di kelurahan Ngampel kecamatan Mojoroto Kota Kediri.

Kegiatan ini sebagai tindak lanjut dari aduan masyarakat melalui aplikasi lapor mbak wali 112 pada ( 9/2/2026). Respon cepat dan upaya yang dilakukan adalah menerjunkan tim URC kolaborasi BPBD, DPUPR dan DLHKP Kota Kediri terkait pemotongan pohon dan pembersihan Sungai Ngampel sepanjang kurang lebih 50 meter,kegiatan ini digelar, pada Senin (9/2/2026) hingga Selasa (10/2/2026).

Penanganan yang di lakukan adalah dengan bersih-bersih sungai Ngampel dari sampah pepohonan yang tersangkut ,sungai Ngampel tersebut selama ini juga di gunakan untuk menampung air sebagai sarana para petani sekitar untuk irigasi sawah.

Kegiatan yang digelar Dinas PUPR Kota Kediri selama 2 hari tersebut  dimulai sekira pukul 08.00 WIB. Sejumlah petugas dari dinas tersebut langsung turun ke bantaran Sungai Ngampel.

Pembersihan selain dilakukan  secara manual juga menggunakan alat bantu gergaji mesin untuk memotong kayu yang berdiameter besar dan panjang dengan melibatkan  beberapa petugas kebersihan turun ke sungai, kemudian juga membersihkan tanaman yang bisa mengganggu kelancaran aliran air ,termasuk sampah yang menyangkut di sungai tersebut seperti  ranting, limbah rumah tangga, dan untuk  batang pohon yang  besar segera diangkut oleh petugas dan dinaikan ke atas.

Kepala Dinas PUPR Kota Kediri, Endang Kartika Sari,ST,MM, melalui Kepala Bidang Sumber Daya Air(Sda) Meri Oktavia mengatakan, Aliran drainase jika terganggu akan berpotensi banjir. Sungai Ngampel  sendiri berfungsi menjadi penampung air hujan dari beberapa kelurahan di Kota Kediri yang sekaligus juga sebagai sarana irigasi untuk sektor pertanian warga sekitar jadi rehabilitasi perlu di lakukan secara berkala.

“Harapan kami setelah dilakukan rehabilitasi dan pembersihan matrial pohon yang tumbang akibat cuaca yang ekstrem beberapa hari ini ,sungai Ngampel dapat berfungsi secara optimal, aliran air kembali lancar dan mencegah kerusakan tanggul sungai dan jembatan yang berada di kelurahan Ngampel tersebut,” ujarnya, pada Jumat (6/3/2026).

Meri menambahkan,“Pembersihan rutin setiap pekan dari hulu hingga hilir sungai. Hal ini untuk menjaga aliran Sungai Ngampel tetap lancar guna meminimalisir banjir saat hujan,” tambahnya

Untuk pembersihan Sungai Ngampel yang fungsinya cukup vital karena menjadi tumpuan drainase dari air yang berasal dari saluran air beberapa kelurahan di Kota Kediri menurut Meri, pihaknya menurunkan sekitar 15 petugas yang terdiri dari Dinas PUPR,DLHKP dan BPBD Kota Kediri.

Selain kegiatan pembersihan secara rutin, Meri mengatakan untuk bisa menjaga aliran Sungai Ngampel tetap lancar tentunya butuh keterlibatan masyarakat, agar tidak membuang sampah ke sungai,dan segera melapor bila melihat kejadian yang membutuhkan bantuan dari kami.

“Pembersihan Sungai Ngampel dilakukan dengan cara manual, karena lokasinya tidak memungkinkan menggunakan alat berat,” ungkap Meri.

Sementara salah satu warga Ngampel yang tinggal dekat dengan lokasi sungai mengaku akibat curah hujan yang tinggi disertai dengan angin beberapa hari terakhir banyak pohon di sekitar sungai tumbang ,sehingga aliran sungai tidak lancar yang menyebabkan banjir dari luapan Sungai Ngampel. dengan adanya aplikasi lapor Mbak Wali 112 ini sangat membatu bagi masyarakat, Sehingga apabila dalam kondisi darurat bisa dengan cepat mendapatkan bantuan,seperti pada penanganan sungai Ngampel ini sehingga banjir yang lebih parah bisa di hindari.

“Alhamdulilah berkat aplikasi Lapor Mbak Wali 112 dampak Banjir dari sungai Ngampel bisa di cegah ,karena akibat sampah matrial pohon yang tumbang lumayan besar dan panjang itu aliran sungai jadi tidak bisa lancar sehingga airnya meluap ke jalan hingga menggenangi sawah warga,” jelasnya.

Editor: Didik

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img
spot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Most Popular

Recent Comments

spot_img
spot_img