24.8 C
Indonesia
Kamis, Februari 12, 2026

Lewat Pelatihan Olahan Kue, Ibu-ibu Desa Gadungan Didorong Jadi Wirausaha Baru

KEDIRI – Wartajatim.Pemerintah Kabupaten Kediri melalui Dinas Koperasi dan Usaha Mikro menggelar pelatihan olahan kue bagi ibu-ibu Desa Gadungan, Kecamatan Puncu, Kamis (12/2/2026), sebagai langkah mendorong terbentuknya wirausaha baru dan peningkatan ekonomi masyarakat.

Pelatihan yang dimulai pukul 09.00 WIB tersebut berlangsung di Ruang Kreasi Kantor Desa Gadungan. Kegiatan ini merupakan bagian dari dukungan pemerintah daerah terhadap pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 yang digelar Kodim 0809/Kediri.

Jabatan Fungsional Analis Kebijakan Ahli Muda Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Diskopusmik) Kabupaten Kediri, Erwin Milu, mengatakan bahwa seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di Kabupaten Kediri turut berperan aktif mendukung program TMMD sesuai dengan bidang masing-masing.

“Alhamdulillah hari ini kami bisa melaksanakan pelatihan olahan kue di Desa Gadungan. Kegiatan ini merupakan bentuk dukungan Diskopusmik terhadap TMMD ke-127 yang dilaksanakan di wilayah Kecamatan Puncu,” ujar Erwin.

Menurut Erwin, sebelum pelatihan digelar, Diskopum telah berkoordinasi dengan pemerintah desa untuk mengetahui kebutuhan masyarakat. Dari hasil komunikasi tersebut, pelatihan pembuatan kue dinilai tepat karena dapat mendorong pemberdayaan ibu-ibu agar memiliki keterampilan usaha.

“Tujuan utama kegiatan ini adalah mendorong ibu-ibu agar nantinya bisa menjadi wirausaha baru. Harapannya, mereka bisa membantu perekonomian keluarga sekaligus meningkatkan perekonomian desa,” jelasnya.

Dalam pelatihan tersebut, peserta dibekali materi pembuatan berbagai jenis kue, seperti nastar, kastengel, kue karakter, dan cookies kacang. Sebanyak 30 orang ibu rumah tangga mengikuti pelatihan ini.

Erwin menambahkan, peran perempuan, khususnya ibu-ibu, sangat dominan dalam pengembangan UMKM di Kabupaten Kediri. Menurutnya, ibu-ibu dikenal ulet, telaten, dan memiliki semangat untuk berdaya secara ekonomi tanpa meninggalkan peran dalam keluarga.

“Sebagian besar pelaku UMKM di Kabupaten Kediri adalah ibu-ibu. Mereka ingin aktif membantu perekonomian keluarga dan ikut berkontribusi bagi masyarakat,” katanya.

Diskopusmik Kabupaten Kediri juga memastikan adanya pendampingan lanjutan setelah pelatihan.

Pendampingan tersebut meliputi monitoring, pelatihan lanjutan bagi peserta yang ingin mengembangkan usaha, pendampingan legalitas usaha, hingga dukungan keikutsertaan dalam pameran UMKM.

“Kalau nanti ada ibu-ibu yang ingin maju dan membutuhkan pelatihan lanjutan, kami persilakan mengajukan. Kami siap mendampingi, baik dari sisi pengembangan produk, legalitas, maupun pemasaran,” pungkas Erwin.

Salah satu peserta pelatihan, Puji Astutik, warga Dusun Sumber Bahagia, Desa Gadungan, mengaku memperoleh banyak ilmu baru dari kegiatan tersebut.

“Banyak pengetahuan baru yang saya dapatkan, mulai dari inovasi bentuk kue hingga penambahan bahan agar rasa kue lebih khas dan enak,” ujar Puji.

Ia berharap keterampilan yang diperoleh dari pelatihan ini dapat menjadi bekal untuk memulai usaha rumahan dan menambah penghasilan keluarga.

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img
spot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Most Popular

Recent Comments

spot_img
spot_img