24.8 C
Indonesia
Kamis, Februari 12, 2026

TMMD ke-127 Kediri Sentuh Sektor Peternakan, Warga Gadungan Dibekali Manajemen Ternak Kambing

KEDIRI – Wartajatim.id || Pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 di Kabupaten Kediri turut diarahkan pada penguatan sektor ekonomi produktif masyarakat, salah satunya melalui bidang peternakan.

Upaya tersebut diwujudkan dengan pelaksanaan bimbingan teknis (bimtek) peternakan kambing yang berlangsung di Balai Dusun Jatirejo, Desa Gadungan, Kecamatan Puncu, Kamis (12/2/2026).

Kegiatan ini digelar oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Kediri sebagai bentuk sinergi pemerintah daerah dalam mendukung TMMD ke-127 yang dilaksanakan di wilayah Kodim 0809/Kediri.

Bimtek diikuti oleh warga Desa Gadungan yang selama ini mengembangkan usaha ternak kambing skala rumah tangga. Dalam kegiatan tersebut, peserta memperoleh pembekalan terkait pengelolaan usaha peternakan kambing secara terpadu, mulai dari aspek produksi hingga pemasaran.

Kepala Bidang Peternakan DKPP Kabupaten Kediri, Drh. Istar Abadi, menyampaikan bahwa peternakan kambing merupakan usaha rakyat yang memiliki prospek cerah apabila dikelola secara efisien dan berkelanjutan.

Ia menjelaskan, berdasarkan data Kementerian Pertanian, produksi daging kambing dan domba nasional pada periode 2023–2027 diproyeksikan meningkat sebesar 2,62 persen dan masih berada dalam kondisi surplus. Bahkan, pada 2026 surplus diperkirakan mencapai 39,43 ribu ton.

“Potensi tersebut perlu dimanfaatkan oleh peternak daerah dengan penerapan manajemen usaha yang baik, termasuk pengendalian biaya produksi dan peningkatan produktivitas ternak,” kata Istar.

Dalam bimtek tersebut, peserta dibekali pemahaman mengenai manajemen kandang, mulai dari pemilihan lokasi kandang yang kering dan mudah dibersihkan, pengaturan ventilasi dan pencahayaan, hingga pengaturan kepadatan ternak sesuai standar.

“Model kandang panggung lebih dianjurkan, karena dapat menjaga kebersihan serta kesehatan kambing,” jelasnya.

Selain itu, DKPP Kabupaten Kediri juga menekankan pentingnya manajemen pakan. Hijauan menjadi pakan utama kambing dengan kebutuhan sekitar 10 persen dari bobot badan, sedangkan konsentrat diberikan sebagai pakan tambahan. Ketersediaan air minum sepanjang waktu juga menjadi perhatian utama.

Potensi pakan lokal di sekitar Desa Gadungan, seperti rumput lapang, rumput gajah, daun lamtoro, turi, sengon, jerami padi, hingga limbah pertanian dan perkebunan, dinilai mampu mendukung usaha peternakan kambing secara berkelanjutan.

“Bahan-bahan tersebut dapat diolah, termasuk melalui fermentasi, agar lebih awet dan bernilai nutrisi tinggi,” beber Drh. Istar Abadi.

Tak hanya fokus pada aspek teknis, bimtek ini juga membahas manajemen kesehatan ternak, reproduksi, pengelolaan limbah ternak, serta pengelolaan keuangan dan strategi pemasaran hasil peternakan.

Salah satu peserta pelatihan, Sunarno, warga Dusun Sumber Bahagia, mengaku pelatihan tersebut sangat bermanfaat bagi peternak kambing rakyat. Ia menilai materi yang diberikan mudah dipahami dan dapat langsung diterapkan dalam usaha ternak yang selama ini dijalankannya.

“Selama ini kami beternak seadanya. Dari pelatihan ini kami jadi paham cara mengatur pakan, kandang, dan kesehatan kambing agar lebih produktif. Harapannya usaha ternak kami bisa berkembang dan menambah penghasilan keluarga,” terang Sunarno.

Melalui kegiatan ini, Pemkab Kediri berharap peternak kambing di Desa Gadungan dapat meningkatkan kemampuan usaha dan pendapatan, sekaligus mendukung tujuan TMMD ke-127 dalam mendorong kesejahteraan masyarakat desa.

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img
spot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Most Popular

Recent Comments

spot_img
spot_img