KEDIRI – Wartajatim.id || Pelaksanaan TMMD ke-127 di Kabupaten Kediri tidak hanya berorientasi pada pembangunan infrastruktur desa, tetapi juga diarahkan untuk memperkuat ikatan sosial masyarakat melalui pendekatan budaya lokal
Salah satu wujudnya adalah pagelaran seni kudalumping dan reog Panji Laras khas Kediri yang digelar di Lapangan Dusun Sumberbahagia, Desa Gadungan, Kecamatan Puncu, Kabupaten Kabupaten Kediri, Sabtu (14/2/2026).
Kegiatan TMMD nonfisik tersebut merupakan hasil kolaborasi Pemerintah Kabupaten Kediri dengan Kodim 0809/Kediri, sebagai bagian dari upaya menyukseskan TMMD ke-127 yang tahun ini dipusatkan di Desa Gadungan.
Pagelaran seni tradisional itu disambut antusias masyarakat. Sekitar 700 warga dari berbagai kalangan memadati lokasi sejak siang hari untuk menyaksikan pertunjukan kudalumping dan reog yang sarat nilai budaya, kebersamaan, serta kearifan lokal.
Kepala Desa Gadungan, Dari, mengatakan bahwa kegiatan budaya menjadi bagian penting dalam pelaksanaan TMMD karena mampu menyatukan masyarakat dan memperkuat rasa memiliki terhadap program pembangunan desa.
“TMMD bukan hanya membangun jalan atau fasilitas fisik, tetapi juga membangun kebersamaan menghidupkan UMKM. Budaya adalah perekat sosial yang mampu menyatukan warga dari berbagai latar belakang untuk saling mendukung pembangunan desa,” ujar Dari.
Ia menambahkan, pelibatan seni tradisional lokal juga menjadi upaya menjaga warisan budaya agar tetap hidup di tengah masyarakat, khususnya generasi muda.
Satgas TMMD, Lettu Inf Sunarno, menyampaikan bahwa kegiatan nonfisik seperti pentas seni menjadi sarana efektif untuk mewukudkan silaturohmi dam menjalin kerukunan TNI dengan masyarakat sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat.
“Melalui kegiatan budaya, TNI hadir tidak hanya sebagai pelaksana pembangunan, tetapi juga sebagai bagian peningkatan sektor usaha kecil masyarakat UMKM dan mengobati penat setelah menjani pekerjaan masing. Ini sejalan dengan semangat TMMD untuk membangun desa secara menyeluruh, baik fisik maupun sosial,” ujarnya.
Pagelaran seni jaranan dan reog berlangsung mulai pukul 11.00 WIB hingga 17.00 WIB dan berjalan dengan aman serta lancar. Selain menjadi hiburan rakyat, peningkatan UMKM juga memperkuat nilai gotong royong, toleransi, dan kebersamaan warga Desa Gadungan.
Melalui pendekatan budaya dalam TMMD ke-127, Pemerintah Kabupaten Kediri dan Kodim 0809/Kediri berharap pembangunan desa dapat berjalan lebih berkelanjutan, dengan masyarakat yang tidak hanya menjadi objek, tetapi juga subjek pembangunan yang aktif dan solid secara sosial.
