Kediri – Wartajatim.id || SMP Negeri 1 Gampengrejo Kabupaten Kediri,Jatim resmi menggelar apel Ikrar serta Deklarasi Mencegah Kekerasan di Sekolah & Ramadhan – Idul Fitri 1447 Hijriyah/2026 Masehi tanpa petasan,Selasa(3/3/2026) di halaman sekolah SMPN 1 Gampengrejo.Deklarasi ini ditandai dengan penandatanganan oleh semua siswa mulai dari kelas VII,VIII dan IX.
Apel Deklarasi di pimpin oleh Kapolsek Gampengrejo AKP Irfan Widodo dan di hadiri oleh perwakilan dari Dandramil 0809/04, Camat Gampengrejo serta Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Gampengrejo.
Kepala SMPN 1 Gampengrejo Taufik Hariadi, S.Pd., M.Si. mengatakan, dalam deklarasi Mencegah Kekerasan di Sekolah & Ramadhan – Idul Fitri tanpa petasan,ikrar ini sangat penting untuk bisa di pahami bagi seluruh siswa untuk sama-sama berkomitmrn dan menyelaraskan Visi anti bullying dan anti kekerasan, seluruh siswa menolak segala bentuk bullying baik berupa fisik, verbal maupun cyber bullying di sekolah maupun di luar sekolah.
“Melalui ikrar bersama ini seluruh siswa agar sama-sama aktif mengajak teman-teman di sekolah untuk menjauhi dan menghindari penggunaan petasan selama bulan suci dan menjauhi perilaku bullying. Selalu peduli kepada sesama teman, menghargai perbedaan dan berperilaku positif. Siap mewujudkan program sekolah SMPN 1 Gampengrejo ramah anak dan Siap mewujudkan profil lulusan pelajar guna mencetak generasi emas yang unggul berkarakter,” ujar Taufik
Dalam kesempatan tersebut Kapolsek Gampengrejo AKP Irfan dalam sambutanya menyampaikan kepada seluruh siswa dan peserta apel, Deklarasi ini merupakan momen yang tentu akan memberikan pelajaran tentang masalah kekerasan dan bullying di lingkungan sekolah.Mudah – mudahan dengan komitmen seluruh warga sekolah ini, ikrar sebelum penandatangananya harus benar – benar diresapi dan diimplementasikan oleh para siswa. sehingga antar sesama teman bisa saling menyayangi, mengasihi dan melindungi.

“Deklarasi ini sebagai langkah preventif atas kejadian perundungan yang baru – baru ini viral dimedia sosial. Menurutnya, dunia pendidikan tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah, tapi juga tanggung jawab kita bersama dan melalui apel Ikrar bersama ini pada momen bulan suci Ramadhan kami menghimbau untuk tidak membuat atau memainkan petasan baik di lingkungan sekolah maupun di lingkungan luar sekolah, kita semua tahu bahwa petasan bisa membahayakan diri sendiri dan orang sekitar.Oleh karena itu, dengan komitmen ini, kejadian perundungan maupun ledakan petasan di wilayah Kediri khususnya Gampengrejo tidak terulang kembali,” Tutur Kapolsek
AKP Irfan menegaskan,“Kedepan kita juga akan agendakan dengan para wali murid sehingga akan lebih bersinergi antara sekolah dengan orang tua. Karena sekarang banyak orang tua yang sibuk bekerja dan tidak menyempatkan waktu untuk berkomunikasi dengan anak – anak,”tegasnya
“Dengan ikrar ini agar para siswa komitmen untuk tidak melakukan penyalahgunaan petasan, narkoba dan tindak pidana lainnya, serta sanggup untuk belajar dengan baik agar cita-cita dapat tercapai,”ungkap Irfan
“Saya juga berharap setiap orang tua bisa menyempatkan waktunya 5 – 10 menit dalam sehari untuk berkomunikasi dengan anak – anaknya, sehingga mengerti kebutuhan anak dan apa yang diharapkan oleh orang tua,” Pungkas Kapolsek Gampengrejo AKP Irfan
Melalui Apel Ikrar serta deklarasi Mencegah Kekerasan di Sekolah & Ramadhan – Idul Fitri tanpa petasan ini yang juga di gelar secara serentak di seluruh wilayah kabupaten Kediri,seluruh siswa SMPN 1 Gampengrejo berkomitmen untuk tidak menyalakan petasan serta menjaga ketertiban dan keamanan selama bulan Ramadhan hingga Idul Fitri. Meskipun dilaksanakan di tengah suasana Ramadhan, para siswa tetap menunjukkan semangat dan antusiasme yang luar biasa dalam mengikuti apel ikrar hari ini.
Semoga komitmen ini menjadi langkah nyata dalam menciptakan lingkungan yang aman,nyaman,dan penuh keberkahan.
Editor: Didik





