KEDIRI — Wartajatim.id || Baru beberapa hari mengemban amanah sebagai Kapolsek Kandat, AKP Tutud Yudho Prastyawan, S.H., langsung turun ke lapangan untuk memantau aktivitas pelayanan yang bersentuhan langsung dengan kepentingan masyarakat.
Salah satu lokasi yang menjadi perhatian yakni Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polres Kediri III yang berada di area belakang Mapolsek Kandat, Kabupaten Kediri, Jawa Timur.
Pengecekan dilakukan pada Selasa (1/9/2026) sekitar pukul 09.00 WIB. Dalam kegiatan tersebut, AKP Tutud Yudho didampingi sejumlah personel Polsek Kandat. Ia juga bertemu dengan penanggung jawab sekaligus pelaksana pembangunan SPPG, Cahyo Mukti Raharjo.
Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi fasilitas, kesiapan pelayanan, serta pelaksanaan operasional SPPG dalam mendukung program pemerintah Makan Bergizi Gratis (MBG).
Bagi Kapolsek Kandat, pemantauan lapangan menjadi bagian penting pada awal pelaksanaan tugasnya. Dengan melihat langsung kondisi di lapangan, kepolisian dapat mengetahui situasi sebenarnya sekaligus membangun komunikasi dengan pihak-pihak yang terlibat dalam pelayanan masyarakat.
“Pengecekan ini sebagai langkah untuk melihat secara langsung kesiapan dan pelaksanaan SPPG dalam mendukung program pemerintah melalui Makan Bergizi Gratis,” ujar AKP Tutud Yudho.
Berdasarkan hasil pengecekan, SPPG Polres Kediri III tersebut diketahui telah beroperasi sekitar enam bulan. SPPG ini merupakan jenis Mitra Polri yang berada di bawah Yayasan Kemala Bhayangkari.
SPPG tersebut dipimpin Kepala SPPG Imamal Mushaddiq Assafra, S.T., dengan mitra Cahyo Mukti Raharjo.
Pelayanan dan pendistribusian makanan bergizi dimulai sejak pukul 07.00 WIB. Dari data yang diperoleh saat pengecekan, total penerima manfaat mencapai 1.985 orang, terdiri dari kelompok pendidikan sebanyak 1.767 orang yang tersebar di 14 sekolah serta kelompok B3 sebanyak 218 orang.
Untuk kelompok B3, penerima manfaat tersebar melalui lima posyandu dan satu desa, yakni Desa Selosari, dengan jumlah 218 penerima manfaat.
Sementara itu, penerima manfaat dari kelompok pendidikan meliputi PAUD/KB/TK sebanyak 329 orang, SDN Karangrejo II sebanyak 101 orang, SDN Selosari 1 sebanyak 122 orang, SDN Selosari 2 sebanyak 112 orang, SDN Selosari 3 sebanyak 69 orang, SDN Kandat 2 sebanyak 97 orang, SDN Kandat 3 sebanyak 127 orang, serta MI MPi Cendono sebanyak 580 orang.
Besarnya jumlah penerima manfaat tersebut menunjukkan cakupan pelayanan SPPG yang cukup luas dalam mendukung pelaksanaan program MBG di wilayah Kecamatan Kandat.
Selain memastikan keberlangsungan operasional, pengecekan juga mencakup kondisi kebersihan dan kesiapan fasilitas pelayanan. Hal tersebut menjadi perhatian karena kebersihan merupakan salah satu aspek penting dalam proses penyediaan dan pendistribusian makanan kepada penerima manfaat.
Dalam pelaksanaannya, pembersihan pada kelompok penerima manfaat B3 dilakukan setiap hari sebagai bagian dari upaya menjaga kebersihan lingkungan pelayanan.
Dari hasil pengecekan lapangan, SPPG Polres Kediri III di wilayah hukum Polsek Kandat diketahui telah aktif beroperasi serta memenuhi persyaratan dan ketentuan yang berlaku.
Turunnya AKP Tutud Yudho secara langsung ke lokasi juga menjadi bagian dari langkah awalnya dalam memahami berbagai aktivitas pelayanan masyarakat di wilayah hukum Polsek Kandat.
Kehadiran kepolisian dalam pemantauan tersebut bukan berarti mengambil alih fungsi pengelola SPPG, melainkan sebagai bentuk koordinasi dan komunikasi guna mendukung terciptanya situasi yang aman, tertib, serta kondusif selama program berlangsung.
Sebagai pejabat yang baru mengemban tugas di Polsek Kandat, AKP Tutud Yudho memilih memulai kepemimpinannya dengan melihat langsung berbagai aktivitas yang bersentuhan dengan masyarakat.
Langkah tersebut diharapkan dapat memperkuat sinergi antara kepolisian, pengelola SPPG, pihak sekolah, pemerintah desa, serta unsur terkait lainnya sehingga pelaksanaan program MBG dapat berjalan dengan baik sesuai ketentuan.
Pemantauan secara langsung sekaligus menjadi bagian dari komitmen Polsek Kandat untuk membangun pola pelayanan kepolisian yang responsif, komunikatif, dan dekat dengan masyarakat.
Dengan koordinasi yang terjaga, pelaksanaan program MBG di wilayah Kecamatan Kandat diharapkan dapat berlangsung secara aman dan tertib serta memberikan manfaat sesuai sasaran kepada para penerima.












