KEDIRI, Wartajatim.id – Pergantian pimpinan di tingkat kepolisian sektor menjadi momentum untuk melanjutkan program yang telah berjalan sekaligus membuka ruang bagi peningkatan pelayanan kepada masyarakat.
Hal itu tergambar dalam acara ramah tamah kenal pamit Kapolsek Kandat dari IPTU Abdul Aziz, S.H., kepada AKP Tutud Yudho Prastyawan, S.H., yang berlangsung di Aula Kecamatan Kandat, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, Rabu (2/9/2026) malam.
Suasana berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan. Kegiatan tersebut dihadiri unsur Forkopimcam Kandat, pengurus Bhayangkari Ranting Kandat, perangkat desa, perwakilan organisasi kemasyarakatan, hingga perwakilan perguruan pencak silat.
Bagi AKP Tutud Yudho, pertemuan tersebut menjadi langkah awal untuk memperkenalkan diri sekaligus membangun komunikasi dengan berbagai elemen yang memiliki peran penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kecamatan Kandat.
Di hadapan para tamu undangan, Yudho juga menceritakan perjalanan kariernya di lingkungan Kepolisian Negara Republik Indonesia hingga mendapat amanah memimpin Polsek Kandat.
Namun, lebih dari sekadar perkenalan, Kapolsek Kandat yang baru itu menegaskan bahwa tugas kepolisian tidak dapat berjalan sendiri. Dibutuhkan komunikasi, koordinasi, serta keterlibatan berbagai unsur masyarakat untuk menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif.
“Saya ingin kita bersama-sama menjaga situasi kamtibmas di wilayah Kecamatan Kandat. Tentu saya tidak bisa bekerja sendiri. Dibutuhkan sinergi dan komunikasi dengan seluruh unsur yang ada,” ujar AKP Yudho.
Memasuki amanah barunya, AKP Yudho tidak serta-merta membawa pendekatan dengan mengubah seluruh program yang telah berjalan.
Ia justru menegaskan komitmennya untuk mempertahankan berbagai program yang dinilai telah memberikan manfaat. Sementara hal-hal yang masih dapat ditingkatkan akan menjadi bagian dari evaluasi bersama.
“Program-program yang sudah berjalan dengan baik tentu akan kami lanjutkan. Kalau ada yang perlu ditingkatkan, tentu akan kami tingkatkan bersama,” katanya.
Pernyataan tersebut menjadi pesan penting dalam awal kepemimpinannya di Polsek Kandat. Pergantian pejabat, menurut semangat yang disampaikan Yudho, bukan berarti harus memutus kesinambungan program.
Hal-hal positif yang telah dibangun sebelumnya tetap memiliki nilai untuk diteruskan, sementara kebutuhan masyarakat yang berkembang menjadi dasar untuk melakukan perbaikan.
Pendekatan tersebut sekaligus menempatkan pelayanan masyarakat sebagai salah satu perhatian utama dalam pelaksanaan tugas kepolisian.
AKP Yudho juga menekankan pentingnya kehadiran polisi di tengah masyarakat.
Menurutnya, pelayanan kepolisian tidak hanya berkaitan dengan penanganan persoalan ketika sebuah gangguan keamanan telah terjadi. Komunikasi dan pencegahan juga memiliki peran penting untuk mengetahui potensi persoalan sejak awal.
Karena itu, jajaran Polsek Kandat akan terus didorong membangun komunikasi dengan pemerintah kecamatan, pemerintah desa, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, tokoh pemuda, perguruan pencak silat, serta berbagai unsur masyarakat lainnya.
“Yang paling penting adalah bagaimana kita bisa memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Kita harus hadir ketika masyarakat membutuhkan,” ucapnya.
Kehadiran polisi di tengah masyarakat diharapkan tidak hanya menciptakan rasa aman, tetapi juga membuka ruang komunikasi sehingga masyarakat memiliki saluran untuk menyampaikan persoalan, aspirasi, maupun informasi yang berkaitan dengan kondisi kamtibmas di lingkungannya.
Kecamatan Kandat memiliki dinamika masyarakat yang beragam. Karena itu, menjaga keamanan dan ketertiban membutuhkan keterlibatan banyak pihak.
AKP Yudho menilai kepolisian tidak mungkin bekerja sendiri. Peran pemerintah desa, tokoh masyarakat, pemuda, organisasi kemasyarakatan, perguruan pencak silat, serta masyarakat secara umum menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.
Dalam konteks tersebut, komunikasi menjadi salah satu fondasi penting. Persoalan yang muncul di tengah masyarakat diharapkan dapat diketahui lebih awal sehingga langkah pencegahan dapat dilakukan sebelum berkembang menjadi gangguan yang lebih besar.
“Dalam banyak situasi, komunikasi, pencegahan, dan kolaborasi justru menjadi langkah awal yang menentukan,” tuturnya.
Semangat tersebut juga menjadi pesan kepada jajaran internal Polsek Kandat agar menjaga kekompakan dan soliditas dalam menjalankan tugas.
Menurut Yudho, pelayanan kepada masyarakat akan sulit berjalan maksimal apabila tidak dibangun dari internal organisasi yang solid. Karena itu, kebersamaan antaranggota menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan.
Acara kenal pamit tersebut akhirnya bukan hanya menjadi seremoni pergantian pejabat. Momentum itu menjadi awal bagi AKP Tutud Yudho Prastyawan untuk membangun komunikasi dengan berbagai elemen masyarakat di wilayah Kecamatan Kandat.
Di tengah dinamika tugas kepolisian yang semakin membutuhkan pendekatan kolaboratif, kehadiran pemimpin baru diharapkan mampu menjaga kesinambungan program sekaligus merespons kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.
Langkah awal itu kini berada di tangan AKP Tutud Yudho bersama jajaran Polsek Kandat.
Melanjutkan yang sudah baik, memperkuat yang masih perlu ditingkatkan, serta membangun komunikasi yang lebih dekat dengan masyarakat menjadi semangat yang dibawa dalam menjalankan amanah barunya sebagai Kapolsek Kandat.
Bagi masyarakat, ukuran keberhasilan tentu bukan hanya pada pergantian pejabat, melainkan bagaimana komitmen tersebut diwujudkan dalam pelayanan dan kehadiran nyata kepolisian di tengah kehidupan sehari-hari.












