Polres Kediri Dorong Pelajar Plosoklaten Melek AI, Siapkan Bekal Hadapi Era Digital

Polres Kediri Dorong Pelajar Plosoklaten Melek AI, Siapkan Bekal Hadapi Era Digital

Kediri — Wartajatim.id || Teknologi yang digunakan pelajar hari ini belum tentu sama dengan yang akan digunakan beberapa tahun mendatang. Karena itu, mengenal kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) tidak berhenti pada memahami cara memakai aplikasi, tetapi juga membangun kesiapan menghadapi perubahan teknologi.

Perspektif tersebut menjadi bagian dari sosialisasi pembelajaran paham AI yang diberikan Cabang Dinas Pendidikan kepada siswa-siswi SMA, SMK, dan MA di wilayah hukum Polres Kediri. Kegiatan dipusatkan di SMAN 1 Plosoklaten, Jum’at (4/9/2026).

Kehadiran personel kepolisian melengkapi kolaborasi dalam memberikan pemahaman kepada pelajar mengenai perkembangan teknologi yang semakin dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Bagi generasi yang tumbuh bersama teknologi digital, kemampuan beradaptasi menjadi bekal penting. AI dapat dimanfaatkan untuk mencari informasi, mengembangkan ide, membantu pekerjaan, hingga menunjang pembelajaran, namun pelajar tetap perlu mampu memilah informasi serta menggunakannya secara bijak dan bertanggung jawab.

Kapolres Kediri AKBP Dr. M. Wahyudin Latif, S.H., S.I.K., M.Si., melalui Kabag SDM Polres Kediri Kompol Eko P. Sanosin, S.H., menilai pengenalan AI kepada pelajar penting agar generasi muda tidak gagap menghadapi perubahan teknologi.

“Teknologinya akan terus berkembang. Yang penting, pelajar punya bekal untuk mengikutinya, tahu manfaatnya, dan bisa menentukan cara menggunakan AI secara tepat,” kata Beliau.

Kompol Eko menambahkan, pemahaman tersebut akan semakin bermanfaat ketika pelajar terbiasa menggunakan teknologi untuk hal-hal produktif. Sekolah menjadi salah satu ruang penting untuk membentuk kebiasaan tersebut sejak dini.

Sosialisasi AI di SMAN 1 Plosoklaten sekaligus menunjukkan bahwa literasi digital membutuhkan kolaborasi berbagai pihak. Pelajar tidak hanya diperkenalkan pada teknologi yang sedang berkembang, tetapi juga dipersiapkan agar mampu menghadapinya sebagai bagian dari kehidupan pendidikan dan sosial di masa mendatang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *