Pengalaman di Bidang Lalu Lintas, Kapolsek Kandat Perkuat Keselamatan Pelajar di Kawasan Sekolah

Pengalaman di Bidang Lalu Lintas, Kapolsek Kandat Perkuat Keselamatan Pelajar di Kawasan Sekolah

KEDIRI, Wartajatim.id – Keselamatan pelajar di jalan raya membutuhkan lebih dari sekadar kepatuhan terhadap rambu lalu lintas. Kehadiran petugas, kedisiplinan pengendara, serta kepedulian masyarakat menjadi bagian penting dalam menciptakan perjalanan menuju sekolah yang aman dan tertib.

Komitmen tersebut ditunjukkan jajaran Polsek Kandat, Polres Kediri, melalui kegiatan pengaturan lalu lintas (gaktur) dan pemantauan jalur sekolah pada Kamis (15/10/2026) pagi. Kegiatan yang dimulai pukul 06.30 WIB itu menyasar tiga titik pendidikan, yakni SD Negeri 1 Kandat, SMAN 1 Kandat, dan SMPN 1 Kandat.

Kapolsek Kandat AKP Tutut Yudho Prastyawan, S.H., memimpin pengendalian kegiatan tersebut sebagai bagian dari upaya pelayanan kepolisian kepada masyarakat, khususnya dalam menjaga ketertiban lalu lintas pada jam masuk sekolah.

Aktivitas kendaraan yang meningkat pada pagi hari, bersamaan dengan pergerakan pelajar menuju sekolah dan masyarakat yang berangkat bekerja, menjadikan kawasan pendidikan sebagai titik yang memerlukan perhatian khusus.

Di tengah kondisi tersebut, kehadiran personel kepolisian di lapangan diarahkan untuk membantu mengatur arus kendaraan, meningkatkan kewaspadaan pengguna jalan, serta memberikan perhatian terhadap keselamatan pelajar yang berjalan kaki maupun menyeberang jalan.

Sebelum menjabat sebagai Kapolsek Kandat, AKP Tutut Yudho Prastyawan pernah mengemban tugas sebagai Kasat Lantas Polres Kediri Kota. Pengalaman tersebut menjadi bagian dari perjalanan kedinasannya yang berkaitan dengan pengelolaan lalu lintas dan pelayanan kepada masyarakat.

Dalam pelaksanaan tugas di wilayah Kandat, perhatian terhadap keselamatan pengguna jalan diwujudkan melalui kegiatan pengaturan dan pemantauan langsung di lapangan. Kawasan sekolah menjadi salah satu titik yang membutuhkan pengawasan, terutama ketika aktivitas masyarakat meningkat pada pagi hari.

Pendekatan ini menempatkan pelayanan kepolisian tidak hanya pada penegakan aturan, tetapi juga pada langkah pencegahan melalui kehadiran petugas di tengah aktivitas masyarakat.

Di SD Negeri 1 Kandat, pengaturan lalu lintas dilaksanakan oleh Aiptu Totok K. dan Aipda Daru Uji W.

Sementara itu, di SMAN 1 Kandat, tugas tersebut dijalankan Ipda Danang P. dan Aiptu Sentot P. Adapun pengaturan di SMPN 1 Kandat dilaksanakan Aiptu Sandra P. dan Aiptu Edy S.

Seluruh rangkaian kegiatan berada di bawah pengendalian Kapolsek Kandat selaku perwira pengendali (Padal), bersama Wakapolsek Kandat.

Penempatan personel pada tiga lokasi pendidikan tersebut merupakan langkah preventif untuk mendukung keteraturan lalu lintas sekaligus meningkatkan perhatian terhadap keselamatan pelajar di jalan raya.

Kapolsek Kandat AKP Tutut Yudho Prastyawan, S.H., mengingatkan bahwa keselamatan berlalu lintas merupakan tanggung jawab seluruh pengguna jalan. Keberadaan petugas perlu diimbangi dengan kesadaran masyarakat untuk mematuhi aturan dan mempertimbangkan keselamatan orang lain.

“Pengaturan lalu lintas pada pagi hari merupakan bagian dari pelayanan kami kepada masyarakat. Kami mengajak seluruh pengguna jalan untuk selalu berhati-hati, mematuhi aturan, dan mengutamakan keselamatan, khususnya saat melintasi kawasan sekolah. Jangan karena terburu-buru, kita justru mengabaikan keselamatan diri sendiri maupun orang lain,” ujar Kapolsek Kandat.

Pesan tersebut menegaskan pentingnya membangun budaya tertib berlalu lintas yang berangkat dari kesadaran pribadi, bukan semata-mata karena adanya pengawasan petugas.

Pengendara yang melintasi kawasan pendidikan diimbau mengurangi kecepatan, memperhatikan situasi sekitar, serta mematuhi rambu dan arahan petugas. Kewaspadaan juga diperlukan ketika terdapat pelajar yang berjalan di tepi jalan atau hendak menyeberang.

Orang tua yang mengantar anak ke sekolah diharapkan memilih tempat berhenti yang aman agar tidak menghambat arus kendaraan maupun membahayakan pengguna jalan lainnya.

Selain itu, pengendara perlu menjaga konsentrasi dan menghindari penggunaan telepon genggam saat berkendara. Sikap terburu-buru yang mengabaikan kondisi sekitar dapat meningkatkan risiko bagi diri sendiri maupun orang lain.

Keselamatan pelajar, dengan demikian, tidak dapat dibebankan hanya kepada kepolisian. Peran orang tua, pihak sekolah, pengendara, dan masyarakat sekitar dibutuhkan untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih aman.

Berdasarkan laporan hasil kegiatan, arus lalu lintas di titik-titik pengaturan dilaporkan berjalan lancar dan aman. Situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta kondisi lalu lintas selama kegiatan juga dilaporkan kondusif.

Meski demikian, upaya menjaga keselamatan di jalan raya perlu dilakukan secara berkelanjutan. Pengaturan oleh petugas merupakan bagian dari langkah pencegahan, sedangkan kepatuhan masyarakat menjadi unsur penting dalam menjaga ketertiban di ruang publik.

Semangat Polisi Bersama Masyarakat tercermin melalui pelayanan yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan warga. Dalam konteks jalur sekolah, semangat tersebut diwujudkan melalui kehadiran petugas sekaligus ajakan kepada masyarakat untuk mengambil bagian dalam menjaga keselamatan pelajar.

Kepolisian menjalankan fungsi pengaturan dan pelayanan, sementara masyarakat berperan dengan menaati aturan, meningkatkan kewaspadaan, serta menghormati hak pengguna jalan lainnya.

Melalui kegiatan ini, Polsek Kandat berupaya mendukung kelancaran mobilitas masyarakat sekaligus menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif di wilayah hukumnya.

Pada akhirnya, keselamatan di kawasan sekolah tidak hanya ditentukan oleh kelancaran arus kendaraan, tetapi juga oleh sikap setiap orang ketika menggunakan jalan raya. Kehadiran polisi menjadi bagian dari pelayanan, sedangkan kepedulian dan kedisiplinan masyarakat menjadi fondasi penting untuk mewujudkan lalu lintas yang aman dan tertib.(Dk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *