Kediri Kota – Wartajatim.id || Kepolisian Resor Kediri Kota Polda Jatim menggelar patroli gabungan skala besar pada Jumat (13/2/2026) malam hingga Sabtu dini hari. Tujuannya, sebagai langkah antisipatif terhadap maraknya fenomena yang dikenal di kalangan remaja dan warganet dengan sebutan “Jumat Gaul”.
Kegiatan yang melibatkan lintas fungsi tersebut difokuskan untuk meredam potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), pada momentum libur panjang.
Fenomena “Jumat Gaul” identik dengan aksi konvoi sepeda motor di jalan raya secara ugal-ugalan. Aktivitas itu dinilai meresahkan warga karena menimbulkan kebisingan, mengganggu arus lalu lintas, serta berpotensi memicu kecelakaan dan gesekan antarkelompok.
Dalam rangka merespons keresahan masyarakat itu, Polres Kediri Kota melaksanakan patroli gabungan, dipimpin Kabag Ops Iwan Setyo Budhi. Dalam pelaksanaannya, patroli mobile system tersebut menyasar sejumlah titik yang diduga kerap menjadi rute aktivitas kelompok remaja tersebut.
Kabag Ops Polres Kediri Kota Kompol Iwan Setyo Budhi mengatakan, patroli yang dilakukan secara mobiling ini bergerak dinamis di ruas-ruas jalan protokol dan kawasan yang dinilai rawan tindak kriminalitas jalanan ; terutama pada jam-jam rawan menjelang tengah malam hingga dini hari.
Selain pengawasan, petugas juga melakukan pendekatan dialogis dengan warga yang ditemui selama patroli. Langkah ini ditempuh untuk menyerap aspirasi masyarakat sekaligus memperkuat partisipasi publik dalam menjaga keamanan lingkungan.
Dalam kegiatan tersebut, petugas berhasil menghalau sejumlah remaja bermotor yang diduga hendak melakukan konvoi di Jalan A. Yani. Para remaja itu memilih berbalik arah setelah mengetahui keberadaan aparat di Pos Polisi Brawijaya.
” Patroli skala besar ini merupakan bagian dari upaya preventif kepolisian guna menciptakan rasa aman di tengah masyarakat. Kegiatan ini juga untuk memastikan situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif, khususnya pada malam akhir pekan dan masa libur panjang,” ujarnya.
Kabag Ops berharap, melalui langkah preventif dan kehadiran aktif petugas di lapangan, potensi gangguan kamtibmas dapat ditekan sehingga seluruh aktivitas masyarakat berlangsung dengan tertib dan nyaman.
