23.8 C
Indonesia
Minggu, Februari 8, 2026

Polres Pelabuhan Tanjungperak Libatkan 209 Personel Layani Haul Ke-549 Sunan Ampel

TANJUNGPERAK – Wartajatim.id || Lebih kurang 209 personel Polres Pelabuhan Tanjungperak Polda Jawa Timur dikerahkan untuk memberikan pelayanan pengamanan di Kawasan Wisata Religi Ampel dalam rangka Haul Agung Sunan Ampel ke-549.

Kegiatan tersebut diselenggarakan di kompleks Masjid Sunan Ampel, Surabaya, selama Tiga hari, mulai Jumat (6/2/26) hingga Minggu (8/2/26).

Ribuan jamaah dari berbagai daerah hadir sebagai bentuk penghormatan kepada salah satu Wali Songo yang berperan besar dalam penyebaran Islam di Nusantara.

Guna memastikan kekhidmatan acara, Polres Pelabuhan Tanjungperak menerjunkan personel penuh untuk mengawal jalannya rangkaian kegiatan di hari kedua tersebut.

Acara ini tidak hanya menjadi magnet bagi masyarakat umum, tetapi juga dihadiri sejumlah pejabat tinggi kepolisian dan tokoh agama terkemuka.

Tampak hadir di jajaran tamu VIP antara lain Kabidkum Polda Jatim Kombespol Dr Sugeng Riyadi, Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Jules Abraham Abast, Direktur PPA Polda Jatim Kombes Pol Ganis Setyaningrum, dan Kabiddokkes Polda Jatim Kombes Pol dr Bayu Dharma Shanti.

Turut mendampingi, Kapolrestabes Surabaya Kombespol Dr Luthfie Sulistiawan, Kapolres Pelabuhan Tanjungperak,AKBP Wahyu Hidayat serta para ulama sepuh seperti Habib Abu Bakar Bin Hasan Assegaf dan KH Habib Mustofa Bin Muhammad Alaydrus.

Kasi Humas Polres Pelabuhan Tanjungperak, Iptu Suroto menyampaikan bahwa fokus utama kepolisian adalah menjamin kelancaran arus lalu lintas dan keamanan jamaah yang diperkirakan mencapai ribuan orang.

“Kegiatan ini adalah agenda rutin tahunan yang melibatkan mobilisasi massa sangat besar. Fokus kami adalah memastikan kenyamanan peziarah yang datang dari dalam maupun luar kota Surabaya,” tambah Iptu Suroto.

Ia menjelaskan bahwa strategi pengamanan dibagi menjadi delapan titik posko strategis serta pengamanan sistem terbuka dan tertutup.

“Kami memploting personel di titik-titik krusial, mulai dari Ring I di Makam Sunan Ampel dan Masjid Ampel Lama, hingga pos pantau di jalur akses seperti Jalan Panggung, KH Mas Mansyur, hingga area parkir pertukangan,” ujar Iptu Suroto.

Puncak kekhusyukan terjadi saat memasuki sesi Yasin dan Tahlil yang dipusatkan di area makam.

Sedikitnya 4 ribu jemaah larut dalam doa bersama untuk mengenang wafatnya tokoh Wali Songo, Sayyid Ali Rahmatullah, yang merupakan pilar penyebar Islam di tanah Jawa pada abad ke-15 tersebut. (*)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img
spot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Most Popular

Recent Comments

spot_img
spot_img