Lahan Tebu di Ngancar Kediri Terbakar, Warga Sempat Panik lalu Lapor Damkar ​

Lahan Tebu di Ngancar Kediri Terbakar, Warga Sempat Panik lalu Lapor Damkar ​

KEDIRI – Wartajatim.id || Kebakaran melanda lahan tebu di RT 002 RW 003, Dusun Minggiran, Desa Ngancar, Kecamatan Ngancar, Kabupaten Kediri, pada Minggu (7/6/2026) siang. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 12.30 WIB tersebut sempat menyita perhatian warga sekitar.

Api dilaporkan pertama kali diketahui oleh salah seorang warga setempat bernama Supriyono. Melihat kobaran api yang mulai membesar di tengah tiupan angin kencang, Supriyono segera melaporkan kejadian tersebut kepada perangkat desa dan pihak berwenang agar segera mendapat penanganan sebelum api merembet lebih luas.

​Plt. Kasat Pol PP Kabupaten Kediri, Kaleb Untung Satrio Wicaksono, membenarkan adanya laporan tersebut. Ia mengapresiasi kesigapan warga, khususnya Supriyono, yang cepat tanggap melaporkan kejadian sehingga proses pemadaman bisa segera dikoordinasikan.

“Kami menerima laporan dari Bapak Supriyono terkait adanya kebakaran lahan tebu di Dusun Minggiran. Tim kami segera merespons dengan menerjunkan 1 unit armada pemadam kebakaran dari Pos Ngadiluwih dengan kapasitas 2.500 liter air. Berkat sinergi antara warga dan petugas, api berhasil dikendalikan sehingga tidak sampai menjalar ke area permukiman warga,” ujar Kaleb Untung Satrio Wicaksono.

Data Kerugian dan Penyelamatan Aset
​Berdasarkan hasil asesmen di lapangan, pihak berwenang mencatat dampak material akibat kejadian ini. Total kerugian diperkirakan mencapai ± Rp 100.000.000,00. Meski demikian, tim pemadam kebakaran berhasil melakukan upaya penyelamatan aset di sekitar lokasi dengan nilai taksiran mencapai Rp 20.000.000,00.

Kaleb menjelaskan bahwa upaya pemadaman dilakukan secara intensif dengan memblokade titik api agar tidak meluas ke sisi lain lahan. Penggunaan satu unit armada dengan muatan 2.500 liter air dinilai cukup efektif untuk melakukan pembasahan menyeluruh di lokasi kejadian.

Lebih lanjut, Kaleb mengimbau kepada seluruh masyarakat di wilayah Kabupaten Kediri untuk lebih berhati-hati, terutama saat membakar sampah atau melakukan aktivitas di sekitar lahan kering di tengah kondisi cuaca yang cukup panas saat ini.

​”Kami minta masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan atau membuang puntung rokok sembarangan. Kondisi lahan tebu yang sedang kering sangat mudah tersulut api. Kami akan terus memantau situasi di lapangan untuk mengantisipasi kejadian serupa,” tutupnya

Dipastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden kebakaran ini. Pihak berwenang masih terus melakukan pemantauan di lokasi untuk memastikan api benar-benar padam dan tidak ada potensi api susulan.(Dk)

Editor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *