KEDIRI — Wartajatim.id || Aktivitas pembakaran sampah yang diduga dilakukan secara lalai berujung pada insiden kebakaran kandang ayam di Dusun Sidomulyo, Desa Sidomulyo, Kecamatan Puncu, Kabupaten Kediri, Selasa (21/7/2026). Peristiwa yang terjadi pada siang hari tersebut nyaris meludeskan seluruh bangunan peternakan sebelum akhirnya berhasil dikendalikan oleh petugas gabungan.
Berdasarkan data yang dihimpun, kejadian bermula ketika salah satu staf di area peternakan membakar sampah di sekitar lokasi. Hembusan angin membuat api dengan cepat merembet dan membakar area penyimpanan sekam yang mudah tersulut api.
Melihat situasi yang kian membahayakan, seorang warga bernama Surya segera melaporkan kejadian darurat tersebut kepada Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Kediri Pos Pare pada pukul 14.37 WIB.
Merespons laporan tersebut, Tim Damkar langsung dikerahkan ke lokasi kejadian. Sebanyak dua unit armada pemadam kebakaran berkapasitas masing-masing 5.000 liter (AG 8157 EP dan AG 8162 GP) beserta tujuh personel gabungan—yang terdiri dari enam anggota damkar dan satu anggota Satpol PP—diterjunkan untuk melakukan operasi pemadaman.
Tim bergerak dari Pos Pare pada pukul 14.40 WIB, tiba di lokasi pada pukul 14.55 WIB, dan berhasil memadamkan api sepenuhnya sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) pada pukul 16.05 WIB. Berkat kesigapan petugas, sebagian besar aset senilai kurang lebih Rp 500.000.000 berhasil diselamatkan, sementara kerugian material akibat terbakarnya area sekam ditaksir mencapai Rp 8.000.000. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa ini dengan status nihil korban.
Menyikapi insiden ini, Plt. Kasatpol PP Kabupaten Kediri, Kaleb Untung Satrio Wicaksono, memberikan keterangan serta imbauan resmi kepada masyarakat luas untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bahaya kebakaran.
“Kami mengapresiasi respons cepat dari tim di lapangan serta kepedulian masyarakat yang sigap melaporkan kejadian darurat ini. Kami mengimbau kepada seluruh warga dan pelaku usaha agar tidak melakukan pembakaran sampah sembarangan, terutama di dekat area yang rentan seperti kandang ternak atau tempat penyimpanan sekam,” ujar Kaleb.
Kaleb juga menekankan pentingnya mengutamakan faktor keselamatan dalam setiap aktivitas guna mencegah terulangnya insiden serupa yang dapat mengancam keselamatan dan menimbulkan kerugian materiil.(Dk)












