Hanya 2 Menit! Respon Cepat Damkar Kediri Jinakkan Kebakaran Senilai Rp200 Juta di Kras

Hanya 2 Menit! Respon Cepat Damkar Kediri Jinakkan Kebakaran Senilai Rp200 Juta di Kras

KEDIRI – Wartajatim.id || Kepanikan melanda warga Dusun Ngasem, Desa Rejomulyo, Kecamatan Kras, Kabupaten Kediri pada Minggu (28/6) pagi. Sebuah insiden kebakaran hebat nyaris meratakan kediaman Ibu Watini akibat diduga korsleting arus pendek listrik.


​Peristiwa mendebarkan ini bermula sekitar pukul 10.18 WIB. Menurut informasi di lapangan, Ibu Watini baru saja selesai mandi dan berjalan menuju kamarnya. Namun, langkahnya terhenti saat telinganya menangkap suara letusan yang cukup keras dari kamar sebelah.

​Saat diperiksa, betapa terkejutnya korban melihat kobaran api sudah membesar dan melahap seisi ruangan tersebut. Diduga kuat, percikan api pertama kali muncul akibat hubungan arus pendek (korsleting) listrik di area kamar.

​Melihat api yang cepat membesar, seorang warga bernama Riski langsung bergerak cepat menghubungi Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Kediri untuk meminta bantuan darurat.


​Mendapat laporan genting tersebut, Tim Damkar Kabupaten Kediri Pos Ngadiluwih langsung menunjukkan quick response yang luar biasa. Hanya berselang dua menit setelah telepon diterima (pukul 10.20 WIB), armada tempur langsung meluncur dan tiba di lokasi kejadian pada pukul 10.33 WIB.

​Guna menjinakkan si jago merah yang kian mengamuk, tim gabungan langsung mengerahkan kekuatan penuh, di antaranya:

​1 Unit Armada Pos Ngadiluwih (Kapasitas 2.500 Liter)

​1 Unit Armada 06 (Kapasitas 4.000 Liter)

​1 Unit Bantuan Damkar Kota Kediri

​Setelah berjuang baku hantam dengan api selama hampir 2,5 jam, kerja keras petugas di bawah komando Bidang Pencegahan Kebakaran akhirnya membuahkan hasil. Api resmi dinyatakan padam total sesuai SOP pada pukul 13.00 WIB. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa ini, meski kerugian material ditaksir mencapai Rp200.000.000,- dan aset yang berhasil diselamatkan sebesar Rp55.000.000,-.


​Menanggapi peristiwa ini, Plt. Kasatpol PP Kabupaten Kediri yang juga merupakan Staf Ahli Pemkab Kediri, Kaleb Untung Satrio Wicaksono, memberikan perhatian khusus terkait keselamatan instalasi listrik di pemukiman warga.

​Beliau menyampaikan pesan mendalam sekaligus imbauan tegas kepada seluruh masyarakat Kabupaten Kediri:

​1. Reaksi Cepat Adalah Kunci Utama

“Kami sangat mengapresiasi tindakan cepat saudari Riski yang langsung menghubungi pos pemadam. Dalam situasi kebakaran, setiap detik sangat berharga. Semakin cepat melapor, semakin besar aset yang bisa kita selamatkan dan fatalitas bisa ditekan hingga nihil seperti kasus hari ini.”

​2. Waspada ‘Bom Waktu’ Korsleting Listrik

“Korsleting listrik seringkali menjadi ‘bom waktu’ yang tidak kita sadari. Saya mengimbau dengan sangat kepada seluruh warga Kediri untuk rutin mengecek kelayakan kabel dan instalasi listrik di rumah masing-masing. Jangan menumpuk steker berlebihan dan gunakanlah peralatan listrik yang berstandar SNI.”

​3. Sinergi Masyarakat dan Petugas

“Sebagai bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Kediri dalam melindungi warga, tim Damkar selalu siap siaga 24 jam. Namun, pencegahan terbaik tetap berada di tangan masyarakat. Mari saling peduli dan saling mengingatkan di lingkungan tetangga masing-masing.”

​Pihak Satpol PP dan Pemkab Kediri berharap insiden ini menjadi pelajaran berharga bagi semua warga agar lebih memperketat manajemen risiko kebakaran di lingkungan rumah tangga.(Dk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *