KEDIRI – Wartajatim.id || Semangat untuk meraih masa depan yang lebih baik bisa tumbuh dari kondisi apa pun, bahkan dari bilik ruko sempit di pasar tradisional. Inilah yang dibuktikan oleh Citra Fadhilah Permatasari, seorang siswi yang baru lulus dari SMPN 1 Gurah, Kabupaten Kediri.
Tinggal bersama kakeknya di sebuah ruko kecil di kompleks Pasar Gurah, Citra tidak membiarkan keterbatasan ekonomi memadamkan impiannya. Sebaliknya, kondisi ini justru menjadi pemacu semangat baginya.
Setiap hari, perjuangan Citra sudah dimulai jauh sebelum matahari terbit. Tepat pukul 03.00 pagi, saat kebanyakan orang masih terlelap, Citra sudah harus bangun untuk membantu kakeknya mempersiapkan dagangan gorengan. Warung di depan pasar tersebut bukan sekadar tempat mencari nafkah, melainkan juga tempat bagi Citra untuk melepas lelah dan beristirahat setiap harinya.

Tahun ini, langkah kaki Citra mulai menapak ke babak baru. Setelah dinyatakan lulus dari bangku SMP, ia kini sudah mulai masuk ke jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA). Memasuki lingkungan sekolah yang baru tidak membuatnya gentar, melainkan memicu tekad yang lebih kuat di dalam dadanya. Citra berharap momentum ini bisa menjadi titik balik baginya untuk belajar jauh lebih giat lagi.
Di tengah deru ramainya pasar dan keterbatasan fasilitas untuk belajar, Citra memendam sebuah impian mulia untuk menjadi seorang perawat. Sambil menatap masa depan, ia mengungkapkan harapannya yang mendalam agar kelak bisa mengabdi di dunia kesehatan.
”Saya sangat berharap bisa melanjutkan sekolah dan kelak menjadi seorang perawat. Sekarang setelah mulai masuk SMA, saya harus bisa lebih giat lagi dalam menuntut ilmu di sekolah yang baru ini. Saya ingin bisa merawat orang yang sakit, membantu sesama, dan tentunya ingin membuat kakek bangga serta bisa hidup lebih layak,” ungkap Citra dengan penuh harap.
Kondisi memprihatinkan sekaligus membanggakan ini memantik perhatian serius dari masyarakat, termasuk dari Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Kabupaten Kediri.
Sebagai bentuk kepedulian nyata, Ketua LSM LIRA Kabupaten Kediri, Alief Bahari Junaedi, melakukan kunjungan langsung ke tempat tinggal Adik Citra di ruko Pasar Gurah pada Selasa (30/6/2026). Setelah melihat langsung kondisi rumah dan perjuangan Citra bersama kakeknya Alief memberikan pernyataan mendalam. Ia mengaku sangat tersentuh sekaligus kagum dengan keteguhan hati siswi lulusan SMPN 1 Gurah tersebut.
”Kondisi adik Citra ini adalah tamparan sekaligus refleksi bagi kita semua. Di tengah gemerlapnya dunia pendidikan saat ini, masih ada anak bangsa yang harus berjuang antara hidup, ekonomi, dan cita-cita di sebuah ruko pasar sejak jam 3 pagi,” ujar Alief Bahari Junaedi dengan nada prihatin.
Lebih lanjut, Alief menyampaikan pesan khusus kepada pemerintah daerah dan instansi terkait agar tidak menutup mata terhadap potret sosial seperti yang dialami keluarga Citra. Ia menegaskan bahwa anak-anak yang memiliki semangat belajar tinggi di tengah keterbatasan mutlak harus mendapatkan jaminan kelangsungan pendidikan agar impian mereka tidak kandas di tengah jalan.
”Pesan saya kepada Pemerintah Kabupaten Kediri, khususnya Dinas Pendidikan, tolong berikan atensi khusus. Anak dengan daya juang luar biasa seperti Citra ini jangan sampai putus sekolah hanya karena masalah biaya atau fasilitas. LSM LIRA akan mengawal ini agar Citra bisa terus lancar menempuh jenjang SMA hingga ke tingkat yang lebih tinggi demi meraih mimpinya menjadi perawat,” tegas Alief.

Kepada Citra, Alief juga menitipkan pesan motivasi agar tidak berkecil hati dengan keadaan saat ini. “Untuk adik Citra, tetaplah menjadi mutiara di tengah lumpur. Teruskan perjuanganmu, bantu kakekmu, dan jangan pernah malu. Kegigihanmu hari ini adalah modal utama untuk menjadi orang besar di masa depan,” pungkasnya.
Ketekunan Citra memang patut diacungi jempol. Di tengah keterbatasan, ia berhasil menyelesaikan pendidikannya di SMPN 1 Gurah dengan baik dan kini menatap masa depan di bangku SMA. Kisah nyata dari Pasar Gurah ini diharapkan dapat mengetuk hati banyak pihak untuk lebih peduli terhadap pemerataan kesejahteraan dan akses pendidikan bagi anak-anak kurang mampu di Kabupaten Kediri.












