KEDIRI – Wartajatim.id || Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Kediri berhasil memadamkan kebakaran tumpukan sepah tebu milik warga di Dusun Nggaluhan, Desa Kandat, Kecamatan Kandat, Kabupaten Kediri, Kamis (16/07/2026) sore.
Peristiwa yang dilaporkan terjadi sekitar pukul 15.00 WIB ini diduga dipicu oleh rembetan api dari lahan tebu milik PG Ngadirejo yang berada di samping tempat penyimpanan sepah tebu milik warga bernama Bonari. Sembilan personel dari Pos Damkar Ngadiluwih dan Pos Pare dikerahkan dengan dua unit armada untuk memastikan api benar-benar padam dalam waktu kurang lebih dua jam.
Dalam insiden ini, tidak terdapat korban jiwa maupun luka-luka. Namun, kerugian material ditaksir mencapai Rp 50 juta, sementara aset yang berhasil diselamatkan mencapai Rp 10 juta.
Terkait maraknya insiden serupa, Plt. Kasatpol PP Kabupaten Kediri yang juga menjabat sebagai Staf Ahli Pemkab Kediri, Kaleb Untung Satrio Wicaksono, memberikan pernyataan tegas. Ia menyoroti peningkatan kasus kebakaran yang terjadi secara signifikan di wilayah Kabupaten Kediri dalam 24 jam terakhir.
”Kami mencatat adanya peningkatan laporan kejadian kebakaran yang cukup tajam di wilayah Kabupaten Kediri dalam satu hari terakhir. Kondisi cuaca panas ekstrem yang disertai angin kencang saat ini sangat memudahkan api untuk merambat dengan cepat,” ujar Kaleb Untung.
Lebih lanjut, Kaleb Untung mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan ekstra.
”Kami mengimbau kepada masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran sampah sembarangan, serta lebih berhati-hati dalam membuang puntung rokok atau aktivitas lain yang berisiko memicu api. Segera laporkan kepada kami jika melihat titik api sekecil apa pun agar dapat segera ditangani sebelum meluas,” tambahnya.
Sebagai penutup, Kaleb Untung menyampaikan pesan yang menyentuh hati bagi seluruh warga.
”Mari kita ingat kembali, bahwa musibah kebakaran bukan hanya soal kerugian harta benda, tetapi juga ancaman bagi keselamatan jiwa. Saya mengajak Bapak, Ibu, dan seluruh warga, mari kita sadari bahwa lebih baik mencegah daripada mengobati, dan lebih baik kita menjaga bersama daripada harus menanggung duka akibat kehilangan apa yang kita sayangi. Mari kita saling peduli dan menjaga lingkungan sekitar, karena keamanan dan kenyamanan kita adalah tanggung jawab bersama,” tutup Kaleb Untung dengan nada hangat dan penuh ajakan.
Pihak Damkar Kabupaten Kediri menegaskan akan terus bersiaga 24 jam penuh demi memberikan rasa aman bagi seluruh warga Kabupaten Kediri di tengah tantangan cuaca ekstrem saat ini.(Dk)












