KEDIRI – Wartajatim.id || Respons cepat petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Kediri berhasil mencegah meluasnya kebakaran yang melanda rumpun bambu di RT 04 RW 17, Dusun Parerejo, Desa Gedangsewu, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri, Kamis (6/8/2026). Berkat penanganan yang sigap, kobaran api berhasil dipadamkan sebelum merembet ke dua unit rumah warga dan sebuah kandang ayam yang berada di sekitar lokasi.
Kebakaran terjadi di rumpun bambu milik Nikmatul Qoiriyah. Berdasarkan laporan yang diterima petugas, seorang warga bernama Dewi menghubungi Damkar Pos Pare pada pukul 13.50 WIB setelah melihat kobaran api semakin membesar. Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Damkar Pos Pare segera bergerak menuju lokasi pada pukul 14.06 WIB dan tiba empat menit kemudian, tepatnya pukul 14.10 WIB.
Menurut informasi di lapangan, kebakaran pertama kali diketahui warga saat api telah membakar sejumlah rumpun bambu. Sebagian warga berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya, sementara warga lainnya segera meminta bantuan kepada petugas Damkar agar api tidak meluas ke permukiman.
Dalam proses penanganan, Bidang Pencegahan Kebakaran Satpol PP Kabupaten Kediri mengerahkan enam personel dengan dua unit armada pemadam berkapasitas 5.000 liter, masing-masing bernomor polisi AG 8157 EP dan AG 8162 GP. Setelah melakukan pemadaman dan pendinginan sesuai standar operasional prosedur (SOP), api berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 17.30 WIB.
Akibat kejadian tersebut, sebanyak 11 rumpun bambu hangus terbakar dengan estimasi kerugian material sekitar Rp10 juta. Meski demikian, upaya cepat petugas berhasil menyelamatkan dua unit rumah warga dan sebuah kandang ayam yang berada tidak jauh dari lokasi kebakaran sehingga terhindar dari dampak yang lebih besar.
Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.
Plt. Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Kediri, Kaleb Untung Satrio Wicaksono, mengapresiasi kesigapan personel Damkar Pos Pare dan kepedulian masyarakat yang segera melaporkan kejadian sehingga kebakaran dapat segera ditangani.
“Alhamdulillah, berkat respons cepat anggota Damkar Pos Pare dan kepedulian masyarakat yang segera melapor, kebakaran dapat dikendalikan sesuai prosedur sehingga api tidak sampai merembet ke dua unit rumah dan kandang ayam yang berada di sekitar lokasi. Keselamatan masyarakat selalu menjadi prioritas utama dalam setiap penanganan kebakaran,” ujar Kaleb.
Ia menambahkan, musim kemarau membuat vegetasi seperti rumpun bambu, semak, rumput, dan dedaunan kering menjadi lebih mudah terbakar. Karena itu, masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak membakar sampah, ranting, atau lahan secara sembarangan, tidak membuang puntung rokok di area yang dipenuhi vegetasi kering, serta memastikan api benar-benar padam setelah digunakan. Apabila melihat adanya titik api atau kebakaran sekecil apa pun, segera laporkan kepada petugas Damkar agar penanganan dapat dilakukan secepat mungkin sehingga kerugian dapat diminimalkan,” tegasnya.
Kaleb juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel Damkar Kabupaten Kediri yang telah bekerja secara profesional dan sesuai SOP dalam menangani kebakaran tersebut. Ia berharap sinergi antara masyarakat dan petugas terus terjalin dengan baik sebagai upaya bersama menciptakan lingkungan yang aman dari ancaman kebakaran, terutama selama musim kemarau.(Dk)












