KEDIRI – Wartajatim.id || Polsek Tarokan, Polres Kediri Kota, memperkuat sinergitas bersama berbagai unsur potensi masyarakat melalui kegiatan Apel Sabuk Kamtibmas yang digelar di halaman Mako Polsek Tarokan, Rabu (12/8/2026).
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.00 WIB tersebut menjadi bagian dari upaya bersama untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), sekaligus memperkuat komunikasi, koordinasi, dan kebersamaan antara Polri dengan masyarakat di wilayah Kecamatan Tarokan.
Apel Sabuk Kamtibmas bukan sekadar apel bersama, tetapi menjadi simbol kebersamaan dan komitmen antara Polri dengan masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan. Kehadiran berbagai unsur masyarakat di dalamnya menjadi kekuatan pendukung bagi Polri dalam membangun situasi wilayah yang aman, tertib, dan kondusif.
Semangat tersebut juga menegaskan bahwa menjaga Kamtibmas bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian. Masyarakat memiliki peran penting melalui kepedulian terhadap lingkungan, komunikasi yang baik, serta kesediaan untuk bersama-sama mencegah potensi gangguan keamanan sejak dini.
Melalui Apel Sabuk Kamtibmas, Polsek Tarokan membangun ruang komunikasi dan koordinasi dengan berbagai elemen masyarakat. Kehadiran Linmas, Senkom Mitra Polri, Banser, serta perwakilan perguruan silat menunjukkan bahwa keberagaman unsur masyarakat dapat menjadi kekuatan positif apabila dipersatukan dalam tujuan yang sama, yakni menjaga persatuan, ketertiban, dan keamanan wilayah.
Apel dipimpin langsung oleh Kapolsek Tarokan AKP Priyo Hadistyo, S.H. dan diikuti jajaran personel Polsek Tarokan bersama perwakilan Satlinmas desa dan kecamatan, Satlinmas Desa Kaliboto, Senkom Mitra Polri Kecamatan Tarokan, Banser NU Kecamatan Tarokan, serta perwakilan perguruan silat Pagar Nusa dan PSHT Ranting Tarokan.
Dalam arahannya, Kapolsek Tarokan menekankan pentingnya membangun sinergitas antara Polri dan seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, terciptanya situasi yang aman dan kondusif membutuhkan kepedulian serta peran aktif seluruh pihak.
“Menjaga keamanan bukan hanya menjadi tugas kepolisian. Dibutuhkan kepedulian dan kebersamaan seluruh elemen masyarakat. Karena itu, komunikasi dan koordinasi harus terus kita bangun agar setiap potensi gangguan Kamtibmas dapat diantisipasi sejak dini,” ujar AKP Priyo Hadistyo.
Ia juga mengajak seluruh unsur Sabuk Kamtibmas untuk menjadi mitra Polri yang mampu memberikan kontribusi positif di lingkungan masing-masing, terutama dalam menyampaikan informasi secara cepat dan tepat apabila menemukan adanya potensi gangguan keamanan.
“Jangan mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya. Apabila menemukan persoalan di lingkungan, mari kita kedepankan komunikasi dan koordinasi dengan pihak terkait. Dengan kebersamaan, persoalan dapat diselesaikan secara lebih baik dan tidak berkembang menjadi gangguan Kamtibmas,” imbuhnya.
Sementara itu, Kapolres Kediri Kota AKBP Kresno Wisnu Putranto, S.H., S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Tarokan AKP Priyo Hadistyo, S.H., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh unsur masyarakat yang telah hadir serta berkomitmen mendukung upaya menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Tarokan.
“Terima kasih kepada seluruh unsur masyarakat yang telah hadir dan bersama-sama menjaga Kamtibmas. Sinergitas seperti ini merupakan kekuatan bersama. Polri membutuhkan dukungan dan partisipasi masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif,” pesan AKBP Kresno Wisnu Putranto melalui Kapolsek Tarokan.
Kapolres juga mengimbau masyarakat agar terus menjaga persatuan dan kerukunan, mengedepankan sikap saling menghormati, serta tidak mudah terpengaruh oleh isu maupun informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.
“Jaga persatuan dan kerukunan. Mari kita selesaikan setiap persoalan dengan kepala dingin, mengedepankan komunikasi dan musyawarah. Keamanan yang terjaga akan memberikan rasa nyaman bagi seluruh masyarakat,” pesannya.
Dalam kegiatan tersebut, peserta juga mengikuti simulasi pengamanan Mako secara bersama-sama antara personel Polri dan unsur Sabuk Kamtibmas. Simulasi ini menjadi sarana untuk meningkatkan kesiapsiagaan sekaligus memperkuat koordinasi mengenai langkah-langkah pengamanan apabila sewaktu-waktu dibutuhkan.
Kapolsek Tarokan menambahkan, kegiatan seperti Apel Sabuk Kamtibmas diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat hubungan antara Polri dan masyarakat secara berkelanjutan.
“Yang terpenting bukan hanya apel hari ini, tetapi bagaimana komunikasi dan kebersamaan ini terus berjalan. Mari kita jaga Tarokan bersama-sama dengan semangat gotong royong, saling menghormati, dan mengedepankan kepentingan masyarakat,” katanya.
Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan foto bersama. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, lancar, dan terkendali.
Melalui Apel Sabuk Kamtibmas tersebut, Polsek Tarokan menunjukkan komitmennya untuk terus membangun kemitraan dengan masyarakat dalam menciptakan Kamtibmas yang kondusif. Sinergitas antara Polri, Linmas, organisasi kemasyarakatan, Senkom, serta berbagai unsur masyarakat diharapkan menjadi kekuatan bersama dalam menjaga keamanan dan kenyamanan di wilayah Tarokan.
Dengan semangat “Polri bersama masyarakat”, Apel Sabuk Kamtibmas diharapkan menjadi langkah nyata untuk membangun lingkungan yang tidak hanya aman, tetapi juga guyub, rukun, dan saling peduli.(Dk)












