KEDIRI – Wartajatim.id || Kebakaran melanda ruang panel listrik sebuah pabrik kayu di Desa Darungan, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri, Jumat (14/8/2026) sore. Diduga akibat korsleting listrik, api berhasil dipadamkan dengan cepat oleh Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Kediri Pos Pare sebelum merembet lebih luas.
Laporan mengenai kebakaran diterima petugas sekitar pukul 16.03 WIB. Hanya berselang dua menit, tim Damkar berangkat menuju lokasi dan tiba sekitar pukul 16.12 WIB.
Setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan penanganan terhadap api yang berada di ruangan berisi panel listrik. Dua unit armada Damkar berkapasitas masing-masing 5.000 liter dikerahkan dengan melibatkan empat personel.
Petugas kemudian melakukan pemadaman sesuai standar operasional prosedur (SOP). Setelah berjibaku selama sekitar satu jam, api berhasil dikendalikan dan dinyatakan padam pada pukul 17.30 WIB.
Tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut. Berdasarkan laporan penanganan, kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp400 juta, sedangkan aset yang berhasil diselamatkan ditaksir sekitar Rp1 miliar.
Plt. Kasatpol PP Kabupaten Kediri, Kaleb Untung Satrio Wicaksono, mengapresiasi respons cepat personel Damkar Kabupaten Kediri dalam menangani kejadian tersebut.
Menurut Kaleb, kecepatan petugas dalam menerima laporan, bergerak menuju lokasi, dan melakukan pemadaman menjadi bagian penting dalam mengendalikan kebakaran sehingga tidak berkembang menjadi lebih besar.
“Kami terus mendorong personel Damkar untuk memberikan pelayanan yang cepat, profesional, dan sesuai SOP. Kecepatan dalam penanganan sangat penting untuk mencegah api meluas serta meminimalkan risiko terhadap masyarakat dan aset,” ujar Kaleb.
Ia juga mengingatkan masyarakat dan pelaku usaha agar tidak mengabaikan kondisi instalasi listrik. Pemeriksaan secara berkala dinilai penting sebagai langkah pencegahan terhadap potensi kebakaran.
“Kami mengimbau masyarakat, terutama pengelola usaha dan pabrik, untuk rutin memeriksa instalasi listrik dan memastikan seluruh peralatan listrik digunakan sesuai standar. Jangan menunggu sampai terjadi kebakaran,” imbuhnya.
Kaleb juga mengajak masyarakat untuk segera melaporkan apabila menemukan potensi kebakaran atau kondisi yang dapat membahayakan keselamatan.
“Jika terjadi keadaan darurat, segera lakukan langkah keselamatan dan hubungi petugas pemadam kebakaran. Informasi yang cepat akan membantu petugas melakukan penanganan lebih awal,” katanya.
Penanganan kebakaran di pabrik kayu tersebut menunjukkan pentingnya kesiapsiagaan petugas dalam merespons laporan masyarakat. Dengan dukungan personel dan armada yang tersedia, Damkar Kabupaten Kediri berupaya memberikan pelayanan kedaruratan secara cepat dan terukur.
Tidak hanya pemadaman, upaya pencegahan juga menjadi bagian penting dalam menekan risiko kebakaran. Masyarakat diharapkan meningkatkan kewaspadaan, terutama terhadap penggunaan listrik, agar kejadian serupa dapat dicegah.(Dk)












