Jari Terjebak Potongan Pipa, Damkar Kabupaten Kediri Turun Tangan Bantu Warga

Jari Terjebak Potongan Pipa, Damkar Kabupaten Kediri Turun Tangan Bantu Warga

KEDIRI – Wartajatim.id || Pelayanan Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Kediri kembali hadir membantu masyarakat dalam kondisi darurat. Kali ini, petugas Damkar Pos Pare memberikan pertolongan kepada seorang warga yang mengalami jari tengah tangan kirinya terjebak di dalam potongan pipa, Rabu (19/8/2026).

Warga tersebut diketahui bernama Arifan Maulidia. Ia datang langsung ke Kantor Damkar Pos Pare sekitar pukul 16.40 WIB untuk meminta bantuan karena jari tengah tangan kirinya masuk ke dalam potongan pipa dan sulit dilepaskan.

Petugas Bidang Pencegahan Kebakaran yang menerima permintaan bantuan tersebut kemudian melakukan penanganan dengan hati-hati. Untuk melepaskan pipa, petugas menggunakan tang potong dan mini grinder yang disesuaikan dengan kondisi di lapangan.

Proses pelepasan dilakukan secara bertahap dengan memperhatikan kondisi jari korban. Petugas berupaya memastikan potongan pipa dapat dilepaskan tanpa menimbulkan cedera tambahan.

Setelah melalui proses penanganan, potongan pipa plastik akhirnya berhasil dilepaskan dengan aman dan lancar pada pukul 17.50 WIB. Penanganan tersebut dilakukan sesuai prosedur operasional standar (SOP).

Plt. Kasatpol PP Kabupaten Kediri Kaleb Untung Satrio Wicaksono mengatakan, penanganan tersebut merupakan bagian dari pelayanan Damkar Kabupaten Kediri kepada masyarakat, termasuk ketika menghadapi kondisi darurat yang membutuhkan peralatan khusus.

Menurut Kaleb, petugas Damkar tidak hanya dituntut siap dalam menangani kebakaran, tetapi juga harus mampu memberikan pertolongan kepada masyarakat dalam situasi tertentu sesuai kemampuan, kewenangan, dan prosedur yang berlaku.

“Setiap masyarakat yang datang membutuhkan pertolongan menjadi perhatian petugas. Penanganan dilakukan dengan mengutamakan keselamatan korban, kehati-hatian, serta penggunaan peralatan yang sesuai dengan kondisi di lapangan,” ujar Kaleb.

Ia menambahkan, pelayanan kepada masyarakat merupakan bagian penting dalam pelaksanaan tugas Damkar Kabupaten Kediri. Karena itu, kesiapsiagaan personel dan ketepatan dalam menggunakan peralatan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari penanganan di lapangan.

Kaleb juga mengimbau masyarakat agar tidak panik dan tidak memaksakan diri ketika menghadapi benda yang menjepit atau melilit anggota tubuh. Menurutnya, tindakan secara paksa tanpa peralatan yang tepat dapat berisiko menimbulkan cedera tambahan.

“Jika menghadapi kondisi yang membutuhkan penanganan khusus, masyarakat sebaiknya segera meminta bantuan petugas dan tidak memaksakan tindakan sendiri apabila berisiko memperparah kondisi,” pesannya.

Dalam kejadian tersebut, korban mengalami luka ringan berupa jari tangan kiri yang memerah. Tidak terdapat laporan luka berat maupun korban meninggal dunia.

Penanganan ini menjadi salah satu bentuk pelayanan Damkar Kabupaten Kediri dalam membantu masyarakat menghadapi kondisi darurat nonkebakaran. Kehadiran petugas diharapkan dapat memberikan pertolongan secara aman sekaligus membantu masyarakat memperoleh penanganan yang tepat ketika menghadapi situasi yang sulit ditangani sendiri.

Kaleb menegaskan, pelayanan Damkar Kabupaten Kediri akan terus mengedepankan keselamatan masyarakat, kesiapsiagaan personel, serta penanganan yang sesuai prosedur.

“Yang utama adalah keselamatan masyarakat. Kami berupaya agar setiap penanganan dapat dilakukan secara aman, terukur, dan sesuai prosedur,” pungkasnya.

Dengan penanganan tersebut, potongan pipa berhasil dilepaskan dan proses pertolongan terhadap korban dinyatakan selesai.(Dk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *