Kucing Terjebak di Celah Tembok Rumah Warga Kepung, Damkar Kabupaten Kediri Turun Tangan

Kucing Terjebak di Celah Tembok Rumah Warga Kepung, Damkar Kabupaten Kediri Turun Tangan

KEDIRI, Wartajatim.id – Kepedulian terhadap keselamatan makhluk hidup kembali ditunjukkan oleh petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Kediri. Kali ini, Tim Damkar Kabupaten Kediri Pos Pare bergerak cepat membantu mengevakuasi seekor kucing peliharaan yang terjebak di celah sempit antara tembok bangunan rumah warga di RT 28 RW 06, Dusun Karangdinoyo, Desa Kepung, Kecamatan Kepung, Kabupaten Kediri, Selasa (8/9/2026).

Kejadian tersebut bermula ketika kucing peliharaan milik Nabila terlepas dari kandangnya. Kucing kemudian berlari hingga naik ke atap rumah. Namun, nahas, hewan tersebut justru terjatuh ke celah di antara tembok bangunan dan akhirnya terjepit.

Pemilik yang kesulitan mengevakuasi kucing tersebut kemudian meminta bantuan kepada petugas Damkar Kabupaten Kediri. Laporan tersebut segera ditindaklanjuti oleh Tim Damkar Kabupaten Kediri Pos Pare.

Tim berangkat sekitar pukul 10.00 WIB dan tiba di lokasi pada pukul 10.25 WIB. Setelah melakukan pengecekan kondisi dan memastikan metode evakuasi yang aman, petugas segera menyiapkan peralatan.

Proses penyelamatan dilakukan menggunakan tangga dan alat penjepit panjang. Petugas bekerja secara hati-hati dan penuh ketelitian agar kucing tidak mengalami cedera selama proses evakuasi.

Setelah melalui proses yang membutuhkan kesabaran dan kehati-hatian, kucing akhirnya berhasil dikeluarkan dari celah tembok dalam keadaan aman. Evakuasi berlangsung lancar hingga selesai sekitar pukul 12.45 WIB.

Tidak terdapat korban manusia dalam kejadian tersebut. Korban luka ringan nihil, korban luka berat nihil, dan korban meninggal dunia juga nihil.

Plt. Kasatpol PP Kabupaten Kediri Kaleb Untung Satrio Wicaksono menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya terhadap kinerja personel Damkar Kabupaten Kediri yang terus menunjukkan kepedulian dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Menurut Kaleb, tugas petugas Damkar pada dasarnya bukan hanya datang ketika terjadi kebakaran. Di tengah masyarakat, petugas Damkar juga kerap dihadapkan pada berbagai situasi penyelamatan yang membutuhkan keberanian, kesabaran, keterampilan, dan rasa kemanusiaan.

“Saya merasa bangga sekaligus terharu melihat dedikasi teman-teman Damkar. Ketika ada makhluk hidup yang membutuhkan pertolongan, mereka tidak melihat apakah itu manusia atau hewan. Selama masih bisa diselamatkan, mereka berusaha memberikan pertolongan dengan sebaik-baiknya,” ujar Kaleb.

Ia menilai, tindakan sederhana seperti menyelamatkan seekor kucing memiliki makna kemanusiaan yang besar. Sebab, bagi pemiliknya, hewan peliharaan bukan sekadar binatang, tetapi juga bagian dari keluarga.

“Mungkin bagi sebagian orang ini terlihat sebagai tugas kecil. Tetapi bagi pemiliknya, kucing tersebut sangat berarti. Di situlah saya melihat nilai kemanusiaan dari petugas Damkar. Mereka hadir bukan hanya dengan peralatan, tetapi juga dengan kepedulian,” ungkapnya.

Kaleb juga memberikan pesan kepada seluruh personel Damkar agar tetap mempertahankan semangat pelayanan dan tidak pernah meremehkan laporan masyarakat, sekecil apa pun bentuknya.

“Teruslah menjadi petugas yang hadir dengan hati. Jangan pernah merasa bahwa ada tugas yang terlalu kecil untuk dilayani. Karena ketika masyarakat membutuhkan pertolongan, kehadiran kita bisa menjadi sesuatu yang sangat berarti bagi mereka,” pesannya.

Ia berharap semangat tersebut terus dipertahankan dan menjadi bagian dari budaya pelayanan Damkar Kabupaten Kediri.

Kinerja petugas dalam evakuasi kucing tersebut menjadi gambaran bahwa personel Damkar dituntut memiliki kemampuan yang beragam. Tidak hanya harus sigap menghadapi kobaran api, mereka juga harus mampu melakukan penyelamatan dalam berbagai kondisi, termasuk evakuasi hewan yang terjebak di tempat sulit dijangkau.

Dalam setiap tindakan, petugas dituntut mengedepankan keselamatan, ketelitian, serta penggunaan peralatan yang tepat. Hal tersebut sekaligus menunjukkan bahwa pelayanan Damkar memiliki ruang yang luas dalam membantu masyarakat menghadapi situasi darurat.

Keberhasilan evakuasi kucing di Dusun Karangdinoyo ini pun menjadi sebuah kisah kecil yang menghadirkan pesan besar: kepedulian tidak mengenal batas.

Ketika ada yang membutuhkan pertolongan, petugas Damkar Kabupaten Kediri berusaha hadir dan memberikan pelayanan terbaik.

Bagi Nabila selaku pemilik, kembalinya kucing kesayangannya dengan selamat tentu menjadi kebahagiaan tersendiri. Sementara bagi para petugas, keberhasilan tersebut menjadi bagian dari pengabdian dan kepuasan tersendiri karena dapat membantu masyarakat sekaligus menyelamatkan makhluk hidup.

Kegiatan evakuasi berada di bawah tanggung jawab Plt. Kasatpol PP Kabupaten Kediri Kaleb Untung Satrio Wicaksono, dengan pelaksanaan oleh Kabid Pencegahan Kebakaran bersama Tim Damkar Kabupaten Kediri Pos Pare.

Kehadiran Damkar dalam situasi tersebut kembali memperlihatkan wajah pelayanan publik yang humanis: bekerja dengan keterampilan, bergerak dengan keberanian, dan melayani dengan hati.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *