Diduga Api dari Pembakaran Sampah Menjalar, Damkar Kediri Padamkan Kebakaran Lahan Jati di Mojo

Diduga Api dari Pembakaran Sampah Menjalar, Damkar Kediri Padamkan Kebakaran Lahan Jati di Mojo

KEDIRI – Wartajatim.id || Kebakaran melanda lahan jati di wilayah RT 01/RW 04, Dusun Selorejo, Desa Surat, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri, Selasa (15/9/2026) siang. Api yang diduga berasal dari pembakaran sampah dan kemudian menjalar ke area lahan jati tersebut berhasil dipadamkan oleh petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Kediri.

Peristiwa tersebut diketahui setelah seorang warga, Ibu Ninik, melihat adanya kobaran api di kawasan lahan jati. Laporan kemudian diteruskan kepada perangkat setempat dan Pos Damkar Ngadiluwih untuk mendapatkan penanganan.

Berdasarkan laporan yang diterima sekitar pukul 14.20 WIB, Tim Damkar Kabupaten Kediri Pos Ngadiluwih langsung bergerak menuju lokasi pada pukul 14.24 WIB. Petugas tiba di lokasi sekitar pukul 14.40 WIB dan segera melakukan upaya pemadaman.

Dalam penanganan tersebut, Damkar Kabupaten Kediri mengerahkan satu unit armada dengan kapasitas tangki 2.500 liter, bernomor polisi AG 8240 GP, dengan kekuatan lima personel.

Petugas kemudian melakukan pemadaman dan pembasahan di area yang terbakar guna memastikan api benar-benar padam serta mencegah kemungkinan munculnya kembali titik api.

Setelah dilakukan penanganan sesuai prosedur operasional standar (SOP), api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 16.05 WIB.

Dari hasil penanganan, tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka, baik luka ringan maupun luka berat. Sementara itu, berdasarkan laporan petugas, tidak terdapat kerugian materiil yang tercatat akibat kejadian tersebut.

Meski demikian, keberadaan api di lahan jati tersebut berpotensi mengancam permukiman warga di sekitar lokasi. Petugas memperkirakan nilai aset permukiman penduduk yang berhasil diselamatkan mencapai sekitar Rp500 juta.

Plt. Kasatpol PP Kabupaten Kediri, Kaleb Untung Satrio Wicaksono, mengatakan respons cepat petugas menjadi bagian penting dalam mencegah api meluas dan mengancam lingkungan maupun permukiman warga.

“Kami mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati ketika melakukan pembakaran sampah. Api yang awalnya kecil dapat dengan cepat menjalar, terutama ketika kondisi lahan kering dan terdapat material yang mudah terbakar,” ujar Kaleb.

Menurutnya, kewaspadaan masyarakat sangat diperlukan, terutama saat melakukan aktivitas yang berpotensi menimbulkan api. Pembakaran sampah sebaiknya tidak dilakukan sembarangan dan harus memperhatikan kondisi lingkungan sekitar serta memastikan api benar-benar padam setelah kegiatan selesai.

Kaleb juga mengapresiasi kepedulian warga yang segera melaporkan kejadian tersebut kepada perangkat setempat sehingga informasi dapat dengan cepat diteruskan kepada petugas Damkar.

“Kecepatan laporan dari masyarakat sangat membantu petugas dalam melakukan penanganan. Kami berharap masyarakat tidak ragu segera melapor apabila melihat adanya kebakaran agar dapat ditangani sedini mungkin sebelum api semakin meluas,” tambahnya.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa potensi kebakaran lahan dapat terjadi sewaktu-waktu. Kepedulian masyarakat, kewaspadaan terhadap sumber api, serta kecepatan dalam melaporkan kejadian menjadi faktor penting dalam mencegah kebakaran berkembang menjadi lebih besar.

Hingga penanganan selesai, kondisi di lokasi dilaporkan aman dan tidak terdapat korban jiwa maupun luka. Petugas memastikan api telah padam sesuai SOP.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *