Rumpun Bambu di Pemakaman Sumbercangkring Terbakar, Api Mulai Menjalar ke Permukiman

Rumpun Bambu di Pemakaman Sumbercangkring Terbakar, Api Mulai Menjalar ke Permukiman

KEDIRI – Wartajatim.id || Kebakaran terjadi di area rumpun bambu milik Pemerintah Desa Sumbercangkring yang berada di kawasan pemakaman, RT 05/RW 02, Dusun Sumbercangkring, Desa Sumbercangkring, Kecamatan Gurah, Kabupaten Kediri, Minggu (14/9/2026).

Kobaran api sempat membesar dan mulai menjalar ke arah permukiman warga. Situasi tersebut membuat warga segera melaporkan kejadian kepada petugas pemadam kebakaran agar api dapat segera dikendalikan sebelum meluas dan mengancam bangunan di sekitar lokasi.

Informasi kebakaran diterima Damkar Kabupaten Kediri dari Danuri sekitar pukul 10.10 WIB. Setelah menerima laporan, Tim Damkar Kabupaten Kediri Pos Pare bergerak menuju lokasi pada pukul 10.18 WIB.

Petugas tiba sekitar pukul 10.30 WIB dan langsung melakukan penanganan. Sebanyak enam personel dikerahkan dengan menggunakan satu unit armada Damkar Pos Pare berkapasitas 5.000 liter, dengan nomor kendaraan AG 8157 EP.

Petugas melakukan penyemprotan air ke titik-titik api dan area sekitar yang berpotensi menjadi jalur perambatan. Penanganan dilakukan secara cepat dan terukur untuk mencegah kobaran menjalar lebih jauh ke lingkungan permukiman.

Setelah dilakukan pemadaman dan pendinginan, api berhasil dikendalikan. Penanganan berlangsung hingga sekitar pukul 12.15 WIB dan dinyatakan selesai setelah kondisi dinilai aman sesuai standar operasional prosedur (SOP) pemadaman kebakaran.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Data penanganan mencatat korban luka ringan nihil, luka berat nihil, dan meninggal dunia nihil.

Sementara itu, kerugian material akibat kebakaran diperkirakan sekitar Rp500 ribu. Di sisi lain, petugas berhasil menyelamatkan aset di sekitar lokasi, terutama rumah warga dan kandang, sehingga potensi kerugian yang lebih besar dapat dihindari.

Plt. Kasat Pol PP Kabupaten Kediri, Kaleb Untung Satrio Wicaksono, menyampaikan apresiasi terhadap respons cepat petugas Damkar sekaligus mengingatkan masyarakat agar tidak menganggap remeh kebakaran di area terbuka.

“Kebakaran di area terbuka, termasuk rumpun bambu, tetap harus diwaspadai karena api dapat dengan cepat membesar dan merambat, terlebih apabila kondisi di sekitar lokasi kering. Kami mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan setiap kejadian kebakaran agar dapat ditangani sedini mungkin,” ujar Kaleb.

Menurutnya, kecepatan laporan masyarakat sangat penting dalam penanganan kebakaran. Semakin cepat informasi diterima petugas, semakin besar peluang api dapat dikendalikan sebelum menjalar ke bangunan maupun aset milik warga.

“Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran. Apabila melihat titik api, jangan menunggu sampai membesar. Segera hubungi petugas pemadam kebakaran dan lakukan langkah yang aman tanpa membahayakan diri sendiri,” pesannya.

Peristiwa tersebut menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan bersama terhadap potensi kebakaran, khususnya di area yang memiliki banyak material mudah terbakar dan berada berdekatan dengan permukiman.

Berkat laporan cepat warga dan respons petugas Damkar Kabupaten Kediri, kobaran api berhasil dipadamkan sebelum menimbulkan korban maupun kerugian yang lebih besar.(Dk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *