Puluhan Anak TK Kusuma Mulia Belajar Kenali Bahaya Kebakaran di Pos Damkar Pare

Puluhan Anak TK Kusuma Mulia Belajar Kenali Bahaya Kebakaran di Pos Damkar Pare

KEDIRI, Wartajatim.id – Sebanyak 50 siswa-siswi TK Kusuma Mulia, Desa Kebonrejo, Kecamatan Kepung, Kabupaten Kediri, mengikuti edukasi tentang bahaya kebakaran di Pos Pemadam Kebakaran (Damkar) Pare, Rabu (16/9/2026).

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 10.00 hingga 12.00 WIB tersebut menjadi kesempatan bagi anak-anak untuk mengenal lebih dekat tugas dan fungsi petugas Damkar sekaligus memahami pentingnya keselamatan dari ancaman kebakaran sejak usia dini.

Para peserta terdiri dari 50 siswa-siswi yang didampingi wali murid serta lima guru. Kegiatan dilaksanakan oleh Bidang Pencegahan Kebakaran di bawah tanggung jawab Plt. Kasatpol PP Kabupaten Kediri.

Dalam kegiatan tersebut, para siswa mendapatkan edukasi mengenai tugas pokok dan fungsi Damkar, pengenalan berbagai peralatan pemadam kebakaran, hingga tata cara meminta bantuan petugas ketika terjadi keadaan darurat.

Materi disampaikan dengan pendekatan edukatif dan disesuaikan dengan usia peserta. Selain menerima penjelasan, anak-anak juga mengikuti praktik sehingga dapat melihat secara langsung penggunaan perlengkapan dan aktivitas petugas Damkar.

Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan. Anak-anak mengikuti rangkaian edukasi dan praktik dengan penuh perhatian, sementara guru dan wali murid turut mendampingi selama kegiatan berlangsung.

Plt. Kasatpol PP Kabupaten Kediri, Kaleb Untung Satrio Wicaksono, mengatakan edukasi mengenai bahaya kebakaran perlu dikenalkan sejak dini sebagai bagian dari upaya pencegahan.

“Edukasi bahaya kebakaran sejak dini sangat penting agar anak-anak mengenal risiko kebakaran dan memahami tindakan yang tepat ketika menghadapi situasi darurat. Materinya tentu disampaikan dengan cara yang sederhana dan sesuai dengan usia mereka,” ujar Kaleb.

Menurutnya, pengenalan tugas Damkar kepada anak-anak juga diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran mengenai keselamatan serta memberikan pemahaman bahwa penanganan kebakaran membutuhkan tindakan yang tepat dan tidak boleh dilakukan sembarangan.

“Kami berharap melalui edukasi dan praktik ini, anak-anak semakin mengenal tugas pemadam kebakaran, memahami pentingnya keselamatan, serta tidak bermain dengan api atau benda-benda yang dapat memicu kebakaran,” imbuhnya.

Kaleb juga menekankan pentingnya peran orang tua dan guru dalam memberikan pendampingan kepada anak. Pengetahuan mengenai keselamatan kebakaran diharapkan tidak berhenti selama kegiatan berlangsung, tetapi dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di rumah maupun di lingkungan sekolah.

Kegiatan kunjungan TK Kusuma Mulia di Pos Damkar Pare berlangsung lancar. Para siswa, guru, dan wali murid mengikuti seluruh rangkaian edukasi serta praktik hingga selesai.

Melalui kegiatan tersebut, Damkar Kabupaten Kediri turut memperkuat upaya pencegahan kebakaran melalui edukasi kepada masyarakat. Pengenalan keselamatan sejak usia dini diharapkan dapat membentuk kebiasaan untuk lebih waspada terhadap potensi kebakaran dan memahami langkah yang tepat ketika menghadapi keadaan darurat.(Dk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *