KEDIRI, Wartajatim.id || Jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Tarokan, Polres Kediri Kota, Polda Jawa Timur, memperkuat pengamanan di sejumlah kegiatan masyarakat yang berlangsung di wilayah Kecamatan Tarokan, Kabupaten Kediri.
Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari pelayanan kepolisian untuk memastikan berbagai kegiatan masyarakat dapat berlangsung aman, tertib, lancar, dan kondusif.
Salah satu kegiatan yang mendapat pengamanan yakni peringatan Harlah Majelis Taklim (MT) Ibadallah ke-3 yang berlangsung di Basecamp MT Ibadallah Duwur Gede, Desa Kaliboto, Kecamatan Tarokan, Sabtu malam (19/9/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri masyarakat dan dimeriahkan sejumlah pengisi acara, di antaranya Gus Elham Yahya, Prigel Pangayu A., Shinta Arsinta, Cak Yudo, Cak Komet, serta sejumlah penyanyi.
Antusiasme masyarakat yang hadir menjadi perhatian jajaran Polsek Tarokan. Sejumlah personel diterjunkan untuk melakukan pengamanan sekaligus pemantauan situasi di sekitar lokasi kegiatan.
Pengamanan dilakukan dengan mengedepankan pendekatan humanis. Personel tidak hanya melakukan pemantauan, tetapi juga berkoordinasi dengan panitia serta berkomunikasi dengan masyarakat guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban.
Di tengah pelaksanaan pengamanan tersebut, Kapolsek Tarokan AKP Priyo Hadistyo, S.H., juga turun langsung memantau kegiatan masyarakat lainnya dalam rangka peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Desa Jati, Kecamatan Tarokan.
Kehadiran langsung Kapolsek di sejumlah lokasi tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan seluruh rangkaian kegiatan masyarakat di wilayah hukum Polsek Tarokan berjalan dengan aman dan tertib.
AKP Priyo mengatakan, pengamanan kegiatan masyarakat merupakan bagian dari tugas kepolisian dalam memberikan rasa aman sekaligus memastikan aktivitas warga dapat berlangsung dengan baik.
“Kami berupaya memastikan seluruh kegiatan masyarakat di wilayah Tarokan dapat berlangsung dengan aman, tertib dan kondusif. Karena terdapat beberapa kegiatan yang berlangsung, personel kami lakukan pengamanan dan pemantauan di lokasi masing-masing,” ujar AKP Priyo.
Menurutnya, pengamanan tidak semata-mata berorientasi pada pencegahan gangguan kamtibmas, tetapi juga merupakan bentuk pelayanan kepolisian kepada masyarakat.
Pendekatan humanis, komunikasi, serta koordinasi dengan panitia dan masyarakat dinilai penting untuk menciptakan situasi yang aman tanpa mengganggu jalannya kegiatan.
“Kami mengedepankan pendekatan humanis dan komunikasi dengan masyarakat maupun panitia. Kami juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung,” tambahnya.
Sementara itu, Kapolres Kediri Kota AKBP Kresno Wisnu Putranto, S.H., S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Tarokan AKP Priyo Hadistyo, S.H., menekankan pentingnya kehadiran personel kepolisian di tengah berbagai aktivitas masyarakat.
Kehadiran anggota di lapangan diharapkan dapat memberikan pelayanan secara langsung sekaligus mendukung deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan, sehingga setiap kegiatan masyarakat dapat berlangsung sesuai dengan rencana.
“Polri akan terus hadir memberikan pelayanan kepada masyarakat. Pengamanan kegiatan masyarakat merupakan bagian dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban, sekaligus membangun komunikasi yang baik dengan seluruh elemen masyarakat,” ungkapnya.
AKP Priyo juga mengimbau seluruh masyarakat yang mengikuti berbagai kegiatan untuk turut menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.
Masyarakat diminta mematuhi ketentuan yang berlaku, menjaga sikap selama kegiatan berlangsung, serta segera berkoordinasi dengan petugas apabila menemukan situasi yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.
Pengamanan Harlah MT Ibadallah ke-3 serta pemantauan kegiatan masyarakat di Desa Jati menunjukkan kesiapsiagaan jajaran Polsek Tarokan dalam memberikan pelayanan keamanan, khususnya ketika sejumlah agenda masyarakat berlangsung dalam waktu yang berdekatan.
Melalui sinergi antara kepolisian, panitia penyelenggara dan masyarakat, diharapkan seluruh kegiatan di wilayah Kecamatan Tarokan dapat berlangsung aman, tertib, lancar, dan kondusif.
Kehadiran polisi di tengah masyarakat pun diharapkan tidak hanya memberikan rasa aman, tetapi juga semakin memperkuat komunikasi dan kepercayaan antara kepolisian dengan masyarakat dalam bersama-sama menjaga kamtibmas.(Dk)












