KEDIRI, Wartajatim.id || Jelang dini hari, ketika sebagian masyarakat mulai beristirahat, Kapolsek Tarokan AKP Priyo Hadistyo, S.H. bersama jajaran justru turun langsung menyambangi warga di wilayah hukumnya.
Kegiatan tersebut berlangsung pada Minggu (20/9/2026) sekitar pukul 00.30 WIB, dengan menyambangi sebuah warung di Desa Kaliboto, Kecamatan Tarokan, Kabupaten Kediri, yang menjadi salah satu tempat warga berkumpul dan berinteraksi.
Kehadiran Kapolsek bersama personel di tengah warga bukan sekadar melakukan pemantauan situasi. Momen tersebut dimanfaatkan untuk membangun komunikasi secara langsung, mendengarkan informasi dari masyarakat, sekaligus menyampaikan pesan-pesan kamtibmas dengan pendekatan yang humanis.
Dalam suasana santai, Kapolsek Tarokan terlihat berdialog dengan warga. Komunikasi tersebut menjadi bagian dari upaya kepolisian mendekatkan diri kepada masyarakat sekaligus mengetahui secara langsung kondisi keamanan dan ketertiban di lingkungan.
Warung yang menjadi tempat berkumpulnya warga juga dipandang sebagai ruang yang efektif untuk membangun komunikasi. Melalui interaksi informal, pesan kamtibmas dapat disampaikan dengan cara yang lebih dekat dan mudah diterima masyarakat.
Kapolres Kediri Kota AKBP Kresno Wisnu Putranto, S.H., S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Tarokan AKP Priyo Hadistyo, S.H., menekankan pentingnya kehadiran polisi di tengah masyarakat dengan mengedepankan sikap humanis, komunikatif dan pelayanan.
“Polri hadir di tengah masyarakat bukan hanya untuk melakukan penindakan, tetapi juga untuk mendengar, melayani dan memberikan rasa aman. Kami mengajak masyarakat bersama-sama menjaga lingkungan agar tetap aman dan nyaman. Apabila ada persoalan maupun potensi gangguan kamtibmas, jangan ragu menyampaikannya kepada petugas,” ujar AKP Priyo menyampaikan pesan Kapolres.
Menurutnya, menjaga keamanan lingkungan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Kepolisian tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan, kepedulian dan komunikasi yang baik dengan warga.
“Kami ingin masyarakat tidak merasa berjarak dengan polisi. Kami hadir untuk membangun komunikasi dan kemitraan. Silakan sampaikan informasi atau persoalan yang ada di lingkungan, sehingga dapat kita respons bersama sesuai ketentuan yang berlaku,” tuturnya.
Kegiatan sambang pada waktu 00.30 WIB tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya preventif Polsek Tarokan dalam menjaga situasi wilayah tetap kondusif.
Kehadiran personel di tengah masyarakat pada waktu tersebut diharapkan dapat memberikan rasa aman sekaligus meningkatkan kepedulian warga terhadap lingkungan sekitar.
Masyarakat juga diimbau untuk menjaga kerukunan, menghormati ketenangan lingkungan, serta segera berkoordinasi dengan kepolisian apabila menemukan adanya situasi yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban.
Bagi Polsek Tarokan, kegiatan sambang bukan hanya tentang melihat kondisi wilayah, tetapi juga mendengar langsung suara masyarakat. Karena itu, tempat-tempat yang menjadi ruang interaksi warga, seperti warung, menjadi salah satu titik penting untuk membangun komunikasi dan kemitraan.
Kehadiran Kapolsek Tarokan bersama jajaran di warung warga Desa Kaliboto hingga jelang dini hari menunjukkan bahwa upaya menjaga kamtibmas dilakukan secara berkelanjutan, tidak terbatas pada waktu tertentu.
Melalui pendekatan yang humanis, komunikatif dan preventif, Polsek Tarokan terus berupaya memperkuat hubungan dengan masyarakat sekaligus menciptakan suasana Kecamatan Tarokan yang aman, tertib dan kondusif.
Sebab, menjaga keamanan bukan hanya tentang hadir ketika terjadi persoalan, tetapi juga tentang hadir lebih awal, mendengar masyarakat dan membangun kebersamaan untuk mencegah gangguan kamtibmas.(Dk)












