Bikin Warga Cemas, Sarang Tawon Vespa di Atap Rumah Warga Plosoklaten Dievakuasi Damkar

Bikin Warga Cemas, Sarang Tawon Vespa di Atap Rumah Warga Plosoklaten Dievakuasi Damkar

KEDIRI,Wartajatim.id || Keberadaan sarang tawon vespa di atas atap rumah warga di RT 03 RW 01, Dusun Plosorejo, Desa Sumberagung, Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri, mendapat penanganan dari petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Kediri, Kamis (24/9/2026).

Petugas Damkar Kabupaten Kediri Pos Pare melakukan evakuasi setelah menerima laporan warga terkait keberadaan sarang tawon vespa yang berada di bagian atas atap rumah milik Mudjilah. Keberadaan sarang tersebut dikhawatirkan dapat membahayakan penghuni rumah maupun warga di sekitar lokasi apabila tawon terganggu.

Laporan tersebut disampaikan oleh Tika Indriana kepada petugas. Menindaklanjuti laporan itu, tim Damkar Kabupaten Kediri Pos Pare berangkat menuju lokasi pada pukul 10.55 WIB dan tiba sekitar pukul 11.20 WIB.

Setibanya di lokasi, petugas melakukan pengecekan terhadap posisi sarang sebelum melaksanakan proses evakuasi. Dengan memperhatikan kondisi lokasi dan prosedur keselamatan, petugas kemudian melakukan penanganan terhadap sarang tawon yang berada di atas atap rumah.

Proses evakuasi dilakukan menggunakan metode penyemprotan campuran pertalite dan Dexlite sebagaimana dilaporkan dalam kegiatan tersebut. Penanganan dilakukan secara hati-hati untuk meminimalkan risiko sengatan dan memastikan sarang dapat dievakuasi dengan aman.

Setelah proses penanganan berlangsung, sarang tawon vespa berhasil dievakuasi dengan lancar. Dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban luka ringan, luka berat maupun korban meninggal dunia.

Plt. Kasatpol PP Kabupaten Kediri, Kaleb Untung Satrio Wicaksono, mengatakan, penanganan sarang tawon merupakan bagian dari upaya pelayanan kepada masyarakat, khususnya ketika keberadaan sarang berpotensi menimbulkan risiko keselamatan.

«“Kami mengimbau masyarakat agar tidak melakukan penanganan sendiri apabila menemukan sarang tawon, terutama jika berada di tempat yang sulit dijangkau atau berpotensi membahayakan. Segera laporkan kepada petugas agar dapat ditangani dengan prosedur keselamatan yang tepat,” ujar Kaleb.»

Ia menambahkan, masyarakat juga diharapkan tidak mengganggu sarang tawon sebelum petugas tiba di lokasi. Langkah tersebut penting untuk menghindari tawon menjadi agresif dan berpotensi menyengat warga di sekitarnya.

Evakuasi yang berlangsung mulai pukul 10.55 WIB hingga sekitar pukul 12.15 WIB tersebut berjalan lancar. Tidak ada korban dalam proses penanganan.

Kegiatan ini sekaligus menjadi pengingat bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap keberadaan sarang tawon, terutama yang berada di sekitar rumah dan fasilitas yang sering digunakan warga. Penanganan oleh petugas diharapkan dapat mencegah risiko yang tidak diinginkan sekaligus memberikan rasa aman bagi penghuni rumah dan lingkungan sekitar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *