Mobil Tiba-Tiba Terbakar Saat Melaju di Ngasem, Damkar Kerahkan 3 Armada

Mobil Tiba-Tiba Terbakar Saat Melaju di Ngasem, Damkar Kerahkan 3 Armada

KEDIRI, Wartajatim.id — Perjalanan sebuah mobil milik Imam Mustofa mendadak berubah menjadi kepanikan setelah kendaraan tersebut terbakar saat melintas di Jalan Sukarno Hatta, Dusun Doko, Desa Sukorejo, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri, Senin (28/9/2026) siang.

Kebakaran yang diduga dipicu korsleting pada sistem kelistrikan kendaraan itu terjadi sekitar pukul 11.40 WIB. Beruntung, pemilik kendaraan segera meminta bantuan sehingga penanganan dapat dilakukan dengan cepat.

Laporan kejadian diterima petugas sekitar pukul 11.25 WIB. Hanya beberapa menit kemudian, Tim Damkar Kabupaten Kediri Pos Grogol bergerak menuju lokasi pada pukul 11.29 WIB.

Setibanya di lokasi sekitar pukul 11.40 WIB, petugas langsung berjibaku melakukan pemadaman. Tak hanya satu armada, penanganan turut diperkuat oleh tiga armada, yakni satu unit Damkar Pos Grogol berkapasitas 5.000 liter dengan empat personel, satu unit Damkar Pos Pare, serta satu unit armada Damkar Kota Kediri.

Petugas segera mengendalikan kobaran api sekaligus melakukan pendinginan untuk memastikan tidak terdapat titik api yang berpotensi kembali menyala.

Setelah melalui proses penanganan, api akhirnya berhasil dipadamkan sesuai standar operasional prosedur (SOP). Pemadaman berlangsung hingga sekitar pukul 12.43 WIB.

Dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban luka maupun korban meninggal dunia. Meski demikian, kebakaran mengakibatkan kerugian materiil yang diperkirakan mencapai Rp25 juta.

Sementara itu, aset dengan nilai sekitar Rp50 juta dilaporkan berhasil diselamatkan.

Plt. Kasat Pol PP Kabupaten Kediri, Kaleb Untung Satrio Wicaksono, mengapresiasi respons cepat personel Damkar dalam menangani kejadian tersebut.

“Kami mengapresiasi respons cepat dan kesiapsiagaan personel Damkar dalam menangani kejadian ini. Kecepatan menerima laporan, bergerak menuju lokasi, dan melakukan pemadaman sangat penting untuk mencegah api berkembang dan menimbulkan kerugian yang lebih besar,” ujar Kaleb.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan kondisi kelistrikan kendaraan.

“Masyarakat kami imbau untuk rutin memeriksa kondisi kendaraan, terutama sistem kelistrikan. Jika muncul tanda-tanda seperti bau kabel terbakar, asap, atau gangguan kelistrikan, segera lakukan pemeriksaan. Jika terjadi kebakaran, segera hubungi petugas pemadam kebakaran agar dapat ditangani dengan cepat dan tepat,” pesannya.

Kejadian ini menjadi pengingat bahwa gangguan pada sistem kelistrikan kendaraan tidak boleh dianggap sepele. Pemeriksaan dan perawatan secara berkala dapat menjadi salah satu langkah untuk mengantisipasi potensi kebakaran.

Dalam peristiwa tersebut, tidak ada korban jiwa maupun luka. Respons cepat petugas Damkar juga membuat api berhasil dikendalikan sebelum menimbulkan dampak yang lebih besar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *