KEDIRI KOTA, Wartajatim.id – Suasana hangat dan penuh keakraban mewarnai pertemuan Kapolres Kediri Kota AKBP Kresno Wisnu Putranto, S.H., S.I.K., M.Si., bersama awak media Kediri Raya di Masjid Baiturrohim Polres Kediri Kota, Kamis (1/10/2026) siang.
Pertemuan tersebut dikemas secara sederhana melalui kegiatan makan bersama dan salat Dhuhur berjamaah. Meski berlangsung tanpa suasana formal, kegiatan itu memiliki makna penting dalam memperkuat silaturahmi dan sinergitas antara jajaran kepolisian dengan insan pers.
Kapolres Kediri Kota bersama awak media terlihat duduk bersama dalam suasana santai. Percakapan berlangsung cair, diselingi canda dan obrolan ringan. Tidak ada sekat antara pimpinan kepolisian dan para jurnalis yang hadir.
Momentum tersebut menjadi ruang untuk membangun komunikasi yang lebih dekat, sekaligus memperkuat hubungan profesional antara Polres Kediri Kota dan media dalam menjalankan peran masing-masing di tengah masyarakat.
Bagi kepolisian, komunikasi dengan insan pers menjadi bagian penting dalam menyampaikan informasi kepada publik. Sementara media memiliki fungsi jurnalistik untuk memberikan informasi yang faktual, berimbang dan dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, AKBP Kresno Wisnu Putranto menyampaikan pesan humanis agar hubungan antara Polres Kediri Kota dan awak media terus dijaga melalui komunikasi dan silaturahmi yang baik.
Kapolres menekankan bahwa dirinya yang baru sekitar dua bulan mengemban amanah sebagai Kapolres Kediri Kota masih membutuhkan komunikasi serta masukan dari berbagai elemen masyarakat, termasuk insan pers.
Menurutnya, media bukan hanya menjadi sarana penyampaian informasi mengenai kegiatan kepolisian, tetapi juga dapat menjadi mitra komunikasi dalam melihat berbagai persoalan yang berkembang di tengah masyarakat.
“Saya berharap komunikasi dengan teman-teman media terus terjalin dengan baik. Jangan hanya bertemu ketika ada persoalan atau ketika ada kegiatan, tetapi mari kita bangun silaturahmi dalam suasana yang lebih santai dan kekeluargaan,” ujar AKBP Kresno Wisnu Putranto.
Ia juga mengajak awak media untuk terus menjaga komunikasi yang terbuka dan profesional. Kritik maupun masukan dari media, menurutnya, dapat menjadi bagian dari evaluasi untuk meningkatkan pelayanan kepolisian kepada masyarakat.
“Kami tentu terbuka terhadap kritik dan masukan. Kalau ada hal yang perlu disampaikan, silakan dikomunikasikan dengan baik. Yang terpenting, kita sama-sama memiliki tujuan untuk memberikan informasi dan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat,” pesannya.
Kapolres juga mengingatkan bahwa menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat bukan semata-mata menjadi tanggung jawab kepolisian. Kondisi Kamtibmas yang kondusif membutuhkan keterlibatan berbagai unsur, termasuk masyarakat dan media.
“Polisi tidak bisa bekerja sendiri. Kami membutuhkan dukungan masyarakat dan teman-teman media. Dengan komunikasi yang baik, setiap persoalan bisa kita lihat bersama secara lebih objektif dan kita upayakan penyelesaiannya demi kepentingan masyarakat,” tambahnya.
Selain makan bersama, kegiatan dilanjutkan dengan salat Dhuhur berjamaah di Masjid Polres Kediri Kota.
Momen tersebut semakin memberikan nuansa kekeluargaan dalam pertemuan antara Kapolres dan awak media. Kebersamaan yang terbangun bukan hanya dalam konteks hubungan kerja, tetapi juga melalui silaturahmi yang sederhana dan humanis.
Bagi insan pers, kesempatan tersebut juga menjadi ruang untuk berdiskusi secara langsung dengan Kapolres Kediri Kota mengenai berbagai dinamika yang berkembang di wilayah hukum Polres Kediri Kota.
Hubungan komunikasi yang baik antara polisi dan media diharapkan mampu menciptakan penyampaian informasi yang lebih cepat, akurat dan berimbang. Terlebih, perkembangan informasi di tengah masyarakat berlangsung begitu dinamis sehingga membutuhkan koordinasi dan komunikasi dari berbagai pihak.
Sinergitas antara kepolisian dan media bukan berarti menghilangkan independensi pers. Justru, hubungan yang sehat dibangun melalui keterbukaan informasi, komunikasi dua arah dan penghormatan terhadap tugas serta kewenangan masing-masing.
Polisi menjalankan tugas menjaga keamanan, ketertiban, memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat. Sementara insan pers menjalankan fungsi jurnalistik dengan tetap berpedoman pada prinsip-prinsip jurnalistik dan Kode Etik Jurnalistik.
Dari sinergitas tersebut, masyarakat diharapkan memperoleh informasi yang jelas dan berimbang mengenai berbagai persoalan Kamtibmas di wilayah Kota Kediri.
Pertemuan di Masjid Polres Kediri Kota itu pun menjadi gambaran bahwa membangun hubungan yang kuat tidak selalu harus melalui forum resmi. Makan bersama, salat berjamaah dan berbincang dalam suasana sederhana ternyata dapat menjadi jembatan untuk mempererat komunikasi.
Bagi AKBP Kresno Wisnu Putranto yang baru sekitar dua bulan memimpin Polres Kediri Kota, silaturahmi bersama awak media tersebut sekaligus menjadi bagian dari langkah membangun komunikasi yang lebih dekat dengan berbagai elemen masyarakat.
Pada akhirnya, sinergitas polisi dan pers diharapkan tidak berhenti pada sebuah pertemuan, tetapi terus terjaga dalam bentuk komunikasi yang terbuka, profesional dan konstruktif.
Sebab, ketika kepolisian, media dan masyarakat mampu membangun komunikasi yang sehat, informasi mengenai situasi Kamtibmas dapat tersampaikan secara lebih baik, sekaligus menjadi bagian dari upaya bersama menjaga Kota Kediri tetap aman, tertib dan kondusif.
(Dk/Redaksi Wartajatim.id)












