Empat Malam JPL 90 Baron Diperbaiki, Pengendara Madiun–Surabaya Diminta Antisipasi Perjalanan

Empat Malam JPL 90 Baron Diperbaiki, Pengendara Madiun–Surabaya Diminta Antisipasi Perjalanan

NGANJUK, Wartajatim.id – Pengendara yang melintasi jalur penghubung Madiun–Surabaya perlu mengatur perjalanan lebih cermat pada malam hari mulai 19 Oktober 2026. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun menjadwalkan perbaikan geometri perlintasan sebidang di Jalur Perlintasan Langsung (JPL) 90, Jalan Panglima Sudirman, Desa Baron, Kecamatan Baron, Kabupaten Nganjuk, selama empat malam berturut-turut.

Pekerjaan dijadwalkan berlangsung pada Senin hingga Kamis, 19–22 Oktober 2026, mulai pukul 21.00 WIB sampai 05.00 WIB setiap harinya. Aktivitas pemeliharaan tersebut berpotensi memengaruhi kelancaran lalu lintas di sekitar lokasi, mengingat ruas jalan itu merupakan jalan provinsi yang menghubungkan wilayah Madiun dan Surabaya.

KAI Daop 7 Madiun mengimbau pengguna jalan untuk mengantisipasi kemungkinan gangguan perjalanan, menyesuaikan waktu keberangkatan, serta mempertimbangkan jalur alternatif apabila memungkinkan.

Informasi ini penting bagi masyarakat yang beraktivitas pada malam hingga dini hari, termasuk pengendara yang melintasi kawasan Baron untuk keperluan pekerjaan maupun perjalanan antardaerah. Perencanaan rute dan waktu tempuh sejak awal dapat membantu mengurangi risiko keterlambatan.

Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, menyampaikan bahwa pekerjaan perbaikan tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga keandalan prasarana perkeretaapian. Namun, pihaknya juga memahami bahwa pelaksanaan pekerjaan di perlintasan yang berada pada jalur utama berpotensi menimbulkan ketidaknyamanan bagi pengguna jalan.

“Kami memohon maaf kepada masyarakat, khususnya para pengguna jalan yang melintas di sekitar JPL 90 Baron-Nganjuk, atas ketidaknyamanan yang mungkin timbul selama pekerjaan berlangsung. Kami mengimbau para pengendara untuk mengantisipasi perjalanan, mengatur waktu keberangkatan, serta mempertimbangkan penggunaan jalur alternatif apabila memungkinkan,” ujar Tohari dalam siaran pers KAI Daop 7 Madiun, Sabtu (17/10/2026).

Perbaikan geometri perlintasan dilakukan untuk mendukung kondisi prasarana yang andal sehingga keselamatan dan kelancaran perjalanan kereta api tetap terjaga. Pemeliharaan tersebut menjadi salah satu bagian penting dalam menjaga kualitas fasilitas perkeretaapian yang beroperasi dan berinteraksi dengan lalu lintas jalan raya.

Selama pekerjaan berlangsung, pengendara diminta meningkatkan kewaspadaan saat mendekati lokasi perbaikan. Aktivitas pekerja dan keberadaan material di area pekerjaan berpotensi memengaruhi ruang gerak maupun kenyamanan pengguna jalan.

Tohari mengingatkan masyarakat agar memperhatikan rambu-rambu lalu lintas, mematuhi pengaturan di lapangan, serta mengikuti arahan petugas. Pengendara juga diminta tidak menerobos pembatas atau memasuki area yang diperuntukkan bagi pekerjaan.

“Kami mengimbau masyarakat agar senantiasa memperhatikan rambu-rambu lalu lintas, mengikuti arahan petugas di lapangan, serta tidak menerobos atau melewati area yang dibatasi untuk pekerjaan. Keselamatan harus menjadi prioritas utama, baik bagi para pengguna jalan, pekerja maupun perjalanan KA,” tambahnya.

Kepatuhan terhadap rambu dan arahan petugas menjadi bagian penting untuk mengurangi risiko kecelakaan selama proses pemeliharaan. Masyarakat diharapkan tidak memaksakan diri melewati area yang telah dibatasi dan tetap mengutamakan keselamatan dibandingkan mengejar waktu tempuh.

Bagi pengendara yang hendak melintasi kawasan Baron pada jam pekerjaan, KAI menyarankan agar perjalanan dipersiapkan lebih awal. Pengguna jalan dapat mempertimbangkan rute lain sesuai tujuan dan memperhitungkan kemungkinan tambahan waktu perjalanan.

Meski demikian, informasi mengenai penutupan jalan, sistem buka-tutup, maupun rute alternatif tertentu belum tercantum dalam siaran pers. Karena itu, pengguna jalan perlu mengikuti pengaturan resmi dari petugas berwenang di lokasi.

KAI Daop 7 Madiun mengajak masyarakat mendukung pelaksanaan pekerjaan dengan mematuhi pengaturan lalu lintas di sekitar JPL 90 Baron. Kerja sama antara penyelenggara pekerjaan, petugas, dan pengguna jalan diharapkan dapat membantu proses perbaikan berjalan aman dan lancar.

Melalui pemeliharaan tersebut, KAI menegaskan komitmennya untuk terus menjaga keandalan prasarana perkeretaapian guna mendukung keselamatan perjalanan kereta api dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

KAI Daop 7 Madiun juga menyampaikan terima kasih atas pengertian dan kerja sama masyarakat selama pekerjaan berlangsung.

Bagi pengguna jalan, pesan utamanya jelas: kenali jadwal pekerjaan, rencanakan perjalanan, patuhi rambu, dan ikuti arahan petugas. Sebab, perjalanan yang baik bukan semata-mata tentang seberapa cepat sampai tujuan, melainkan juga bagaimana keselamatan tetap terjaga sepanjang perjalanan.(Dk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *