MKEDIRI – Wartajatim.id || Jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Tarokan, Polres Kediri Kota, Polda Jatim sukses mengamankan dan menjaga kondusifitas wilayah hukumnya saat perlintasan rombongan warga baru Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT). Pengamanan ketat ini berlangsung di sepanjang wilayah Tarokan pada Rabu (17/6/2026) dini hari.
Dalam pantauan di lapangan, sempat terlihat 2 rombongan besar PSHT yang datang dari arah timur menuju ke arah Nganjuk. Berkat kesigapan personel, Polsek Tarokan sukses melaksanakan pengawalan ketat terhadap kedua rombongan besar tersebut sehingga pergerakan massa tetap teratur.
Langkah antisipatif ini dilakukan guna memastikan pergerakan massa pesilat yang melintas tidak mengganggu ketertiban umum serta mencegah potensi gesekan antar-kelompok di jalanan.
Penyisiran Titik Rawan dan Patroli Mobiling:
Untuk mengantisipasi potensi gangguan, Kapolsek Tarokan AKP Priyo Hadistyo, S.H. bersama jajarannya turun langsung menyisir tempat-tempat yang dinilai rawan. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi adanya kelompok tertentu yang berniat mengganggu jalannya konvoi rombongan yang melintas.
Demi menjaga keamanan masyarakat secara menyeluruh, jajaran Polsek Tarokan terus melakukan patroli mobiling dengan menyisir hingga ke sudut-sudut dalam desa, sekaligus menempatkan personel secara stasioner di titik-titik krusial, terutama pada jalur yang dilalui oleh 2 rombongan besar dari arah timur tersebut.
Dalam operasi penyisiran ini, Polsek Tarokan juga berhasil mengamankan beberapa oknum penggembira yang berniat membuat onar dengan mengganggu jalannya konvoi yang melintas. Tindakan tegas dan terukur segera diambil oleh petugas di lapangan guna mencegah situasi berkembang menjadi konflik yang lebih besar.
Sinergi Antar-Wilayah di Perbatasan:
Kapolres Kediri Kota, AKBP Dr. Anggi Saputra Ibrahim, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Tarokan, AKP Priyo Hadistyo, S.H., menyampaikan bahwa seluruh jajaran Polsek Tarokan Polres Kediri Kota Polda Jatim dikerahkan secara penuh dalam operasi pengamanan ini.
Selain menyisir area dalam desa dan jalur utama, pengamanan ketat juga dipertegas di kawasan perbatasan antara wilayah Kediri dan Nganjuk. Dalam pelaksanaannya, personel Polsek Tarokan bersinergi erat dengan jajaran Polres Nganjuk yang turut bersiaga di lokasi perbatasan tersebut.
”Kami dari Polsek Tarokan Polres Kediri Kota Polda Jatim mengerahkan seluruh kekuatan di titik-titik rawan dan melakukan pengamanan ketat hingga ke perbatasan Kediri-Nganjuk. Penjagaan dan patroli menyisir sudut desa ini dilakukan agar tidak ada ruang bagi pihak-pihak yang ingin mengganggu ketertiban. Kami juga bersinergi dengan jajaran Polres Nganjuk di lokasi untuk memastikan situasi dari kedua sisi wilayah tetap aman, termasuk memastikan pengawalan 2 rombongan besar dari timur arah Nganjuk semalam berjalan lancar hingga melintasi perbatasan,” ujar AKP Priyo Hadistyo, S.H.
Situasi Aman dan Terkendali:
Hingga Rabu subuh, gelombang perlintasan warga baru PSHT di wilayah Tarokan dilaporkan berjalan dengan aman, lancar, dan tanpa kendala berarti. Tidak ada insiden menonjol maupun gangguan kamtibmas lanjutan yang terjadi selama prosesi perlintasan berlangsung setelah dilakukannya tindakan preventif terhadap para penggembira tersebut.

Pihak kepolisian juga menyampaikan apresiasi kepada perwakilan pengurus PSHT serta seluruh warga baru yang telah bekerja sama dengan baik menjaga ketertiban, mematuhi arahan petugas, dan menghormati pengguna jalan lainnya.
Dengan adanya sinergi yang solid serta tindakan preventif yang agresif dari aparat kepolisian, situasi kamtibmas di wilayah hukum Polsek Tarokan Polres Kediri Kota Polda Jatim berhasil dipertahankan dalam keadaan aman dan kondusif.(Dk)












