Bikin Panik Satu Keluarga, Sarang Lebah Sengat 4 Warga Kediri hingga Damkar Turun Tangan

Bikin Panik Satu Keluarga, Sarang Lebah Sengat 4 Warga Kediri hingga Damkar Turun Tangan

KEDIRI, Wartajatim.id – Aktivitas memasak Sudarsih, warga Dusun Mediunan, Desa Ngampel, Kecamatan Papar, Kabupaten Kediri, mendadak terganggu setelah dirinya tersengat lebah madu. Yang semula diduga hanya gangguan biasa ternyata berasal dari sarang lebah yang berada di gudang, tepat di samping dapur rumah.

Bukan hanya Sudarsih yang menjadi korban. Tiga anggota keluarganya juga dilaporkan mengalami sengatan lebah. Total terdapat empat orang yang mengalami luka ringan akibat kejadian tersebut.

Peristiwa itu terjadi pada Senin (7/9/2026). Saat sedang memasak, Sudarsih tiba-tiba tersengat lebah madu. Setelah ditelusuri, diketahui terdapat sarang lebah di sebuah gudang yang berada di samping dapur.

Keberadaan sarang tersebut membuat situasi menjadi cukup mengkhawatirkan, mengingat lokasinya berdekatan dengan area yang setiap hari digunakan keluarga untuk beraktivitas.

Karena khawatir kembali terjadi sengatan, Sudarsih kemudian menghubungi layanan call center Pos Damkar Grogol untuk meminta bantuan. Laporan tersebut segera ditindaklanjuti petugas.

Tim Damkar Kabupaten Kediri Pos Grogol berangkat menuju lokasi pada pukul 10.25 WIB. Setelah menempuh perjalanan, petugas tiba sekitar pukul 11.00 WIB dan langsung melakukan pemeriksaan terhadap lokasi sarang lebah.

Petugas kemudian melakukan proses evakuasi dengan metode penanganan menggunakan gas elpiji sebagaimana tercantum dalam laporan kegiatan. Proses dilakukan dengan memperhatikan prosedur keselamatan agar sarang dapat ditangani tanpa menimbulkan risiko tambahan bagi warga.

Hasilnya, sarang lebah madu berhasil dievakuasi dengan aman dan lancar sesuai SOP. Penanganan berlangsung hingga sekitar pukul 12.20 WIB.

Dalam kejadian tersebut, empat warga mengalami luka ringan akibat sengatan lebah madu. Tidak ada laporan korban mengalami luka berat maupun meninggal dunia.

Meski demikian, kejadian tersebut menjadi pengingat bagi masyarakat agar tidak menganggap remeh keberadaan sarang lebah yang berada di sekitar rumah, terlebih jika lokasinya dekat dengan dapur, gudang, atau area yang sering digunakan anggota keluarga.

Plt. Kasatpol PP Kabupaten Kediri Kaleb Untung Satrio Wicaksono mengimbau masyarakat agar tidak gegabah ketika menemukan sarang lebah.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan evakuasi sarang lebah sendiri apabila kondisinya berisiko. Jangan mengganggu atau mencoba memindahkan sarang tanpa peralatan dan pengetahuan yang memadai. Segera laporkan kepada petugas agar dapat ditangani secara aman dan sesuai prosedur,” ujar Kaleb Untung.

Ia juga mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan apabila menemukan sarang lebah di sekitar tempat tinggal.

“Keselamatan masyarakat menjadi prioritas. Apabila keberadaan sarang sudah mengganggu atau bahkan menyebabkan warga tersengat, segera minta bantuan petugas. Dengan penanganan yang tepat, risiko terhadap warga dapat diminimalkan,” tambahnya.

Keberadaan sarang lebah di lingkungan rumah memang tidak selalu langsung menimbulkan masalah. Namun, ketika sarang berada dekat dengan aktivitas manusia dan mulai terjadi sengatan, penanganan yang tepat menjadi penting untuk mencegah kejadian serupa kembali terjadi.

Masyarakat yang menemukan sarang lebah di tempat yang sulit dijangkau atau berada dekat dengan aktivitas warga diimbau tidak bertindak gegabah. Menjaga jarak dan meminta bantuan petugas menjadi langkah yang lebih aman dibandingkan mencoba melakukan evakuasi sendiri.

Dengan berhasil dievakuasinya sarang tersebut, warga di sekitar rumah Sudarsih kini dapat kembali beraktivitas tanpa terganggu keberadaan sarang lebah di gudang samping dapur.(Dk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *