KEDIRI – Wartajatim.id || Komandan Kodim 0809/Kediri Letkol Inf Dhavid Nur Hadiansyah menegaskan pelaksanaan program KDKMP (Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih) di wilayah Kabupaten Kediri dilakukan secara satu pintu oleh Kodim sebagai pelaksana mandat negara.
Penegasan tersebut disampaikan untuk menjawab berbagai isu yang beredar terkait dugaan pembagian proyek maupun paket pekerjaan KDKMP kepada pihak tertentu.
“Tidak ada bagi-bagi proyek paket pekerjaan KDKMP atau bagi-bagi titik kepada siapa pun, baik kontraktor, ASN, tokoh masyarakat maupun pihak lainnya.
Semua pelaksanaan dikerjakan satu pintu oleh Kodim sebagai pelaksana mandat negara melalui Inpres,” tegasnyai.
Menurutnya, seluruh pekerjaan di lapangan dilakukan melalui sistem padat karya yang melibatkan masyarakat sekitar demi membantu peningkatan ekonomi warga desa.
Pelaksanaan kegiatan juga berada dalam pengawasan langsung jajaran TNI, mulai Babinsa, Danramil hingga Dandim yang terus melakukan monitoring terhadap kualitas pekerjaan KDKMP.
Sementara itu, pelaksana tugas padat karya KDKMP dari Kodim, Haji Isak, kembali menegaskan dirinya bukan kontraktor proyek, melainkan hanya pelaksana tugas di lapangan.
“Saya bukan kontraktor dalam proyek KDKMP, melainkan hanya pelaksana tugas padat karya dari Kodim,” ujarnya.
Ia menyebut seluruh penggunaan anggaran dan pelaksanaan kegiatan berjalan sesuai mekanisme serta kebutuhan pembangunan masyarakat desa.
“Seluruh penggunaan dana dilakukan sesuai perencanaan dan aturan yang berlaku,” jelasnya.
Hal senada juga disampaikan petugas pelaksana padat karya KDKMP, Riski, yang menyebut program tersebut bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan bentuk kepedulian terhadap kesejahteraan masyarakat.
“Masyarakat ikut terlibat langsung dalam pekerjaan sehingga manfaatnya bisa dirasakan bersama. Ini bukan hanya pembangunan fisik, tetapi juga membantu ekonomi warga,” katanya.
Perangkat Desa Wonorejo, Kecamatan Ngadiluwih, Imam Baihaqi, mengaku pemerintah desa merasa terbantu dengan adanya program tersebut karena dampaknya dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Program ini membantu percepatan pembangunan desa sekaligus membuka lapangan pekerjaan bagi warga,” ujarnya.
Kodim 0809 Kediri juga menilai isu adanya permainan proyek dalam pelaksanaan KDKMP merupakan informasi yang tidak benar dan dinilai sebagai fitnah yang menyesatkan masyarakat.
Program KDKMP sendiri kini menjadi bentuk kolaborasi nyata antara pemerintah, TNI, dan masyarakat dalam membangun desa berbasis gotong royong serta pemberdayaan tenaga kerja lokal.(Red)





