KEDIRI — Wartajatim.id || Perawatan menjadi salah satu tahap penting untuk menjaga tanaman jagung tetap tumbuh optimal hingga masa panen. Hal itu pula yang menjadi perhatian Polsek Ngancar Polres Kediri saat mendampingi petani di Dusun Babadan, Desa Babadan, Kecamatan Ngancar, Kabupaten Kediri, Minggu (30/8/2026).
Kanit Binmas Polsek Ngancar Polres Kediri Aiptu Reali Jatmiko turun langsung bersama petani mengecek kondisi tanaman sekaligus membahas sejumlah kendala yang ditemui di lahan. Pembahasan mencakup perawatan tanaman serta gangguan hama dan gulma yang dapat memengaruhi pertumbuhan jagung.
Pendampingan di lahan membuat persoalan yang dihadapi petani bisa diketahui secara langsung, sekaligus membuka ruang komunikasi untuk mencari langkah perawatan yang sesuai dengan kondisi tanaman.
Kapolres Kediri AKBP Dr. Muh. Wahyudin Latif, S.H., S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Ngancar AKP Marjuki, S.H., M.H., mengatakan pendampingan dilakukan untuk menjaga proses budidaya tetap berjalan dan membantu petani menghadapi kendala di lapangan.
“Pendampingan ini kami lakukan agar petani tidak berjalan sendiri ketika menemukan kendala di lahan. Kami terus dorong komunikasi dan koordinasi supaya tanaman bisa dirawat dengan baik sampai masa panen,” kata AKP Marjuki.
Peran kepolisian dalam program ketahanan pangan pun ditempatkan pada pendampingan yang bersentuhan langsung dengan aktivitas petani. Mulai dari melihat perkembangan tanaman hingga mengetahui persoalan yang muncul di lapangan menjadi bagian dari komunikasi bersama kelompok tani.
Bagi petani, kondisi tanaman yang terjaga sejak masa perawatan menjadi bagian penting untuk mendapatkan hasil yang optimal. Karena itu, pendampingan di tingkat desa terus diarahkan agar program ketahanan pangan berjalan seiring dengan produktivitas lahan dan aktivitas masyarakat.












