Hadapi Era AI, Polres Kediri Kota Tanamkan Literasi Digital kepada Pelajar SMAN 4

Hadapi Era AI, Polres Kediri Kota Tanamkan Literasi Digital kepada Pelajar SMAN 4

KEDIRI KOTA – Wartajatim.id || Perkembangan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) yang semakin dekat dengan kehidupan sehari-hari menjadi perhatian Polres Kediri Kota. Melalui kegiatan edukasi kepada pelajar, Polres Kediri Kota mengajak generasi muda tidak hanya memahami teknologi AI, tetapi juga mampu menggunakannya secara cerdas, aman, dan beretika.

Sosialisasi paham AI tersebut digelar di SMAN 4 Kota Kediri, Senin (24/8/2026), mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai. Kegiatan diikuti sebanyak 55 siswa dan dihadiri Kepala SMAN 4 Kota Kediri Sudjiono, S.Si., M.Pd., bersama jajaran Polres Kediri Kota.

Dalam kegiatan tersebut, Kanit Kamsel Satlantas Polres Kediri Kota Iptu Murjani, S.H., Kanit Bhabinkamtibmas Satbinmas Ipda Rusihan Ridhoi, S.H., serta personel Satlantas, Bag SDM dan Satbinmas memberikan pemahaman kepada para pelajar mengenai perkembangan teknologi AI.

Para siswa diajak mengenal pengertian AI, perkembangannya, hingga berbagai contoh penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Tidak hanya membahas manfaat, sosialisasi juga menekankan pentingnya memahami potensi risiko serta dampak negatif yang dapat muncul apabila teknologi AI digunakan tanpa tanggung jawab.

AI dinilai dapat menjadi sarana pendukung proses pembelajaran apabila dimanfaatkan secara tepat. Namun, para pelajar diingatkan agar tidak menjadikan AI sebagai jalan pintas yang menghilangkan proses berpikir dan kreativitas. Prinsip “cerdas dalam memanfaatkan AI serta beretika dalam penggunaannya” menjadi pesan utama dalam kegiatan tersebut.

Selain edukasi teknologi, personel Polres Kediri Kota juga menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada para siswa. Mereka diimbau untuk menjaga diri dan menghindari berbagai bentuk kenakalan remaja, kekerasan maupun potensi bahaya lainnya.

Para pelajar juga diingatkan agar menerapkan jam malam, yakni pukul 22.00 WIB sudah berada di rumah, sebagai salah satu langkah preventif untuk menjaga keselamatan sekaligus mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

Tak kalah penting, kepolisian mengajak para siswa untuk lebih bijak dalam menggunakan media sosial. Pelajar diminta tidak mudah menyebarkan berita hoaks, ujaran kebencian, konten negatif maupun melakukan perundungan di dunia maya atau cyberbullying.

Perlindungan terhadap data dan informasi pribadi juga menjadi perhatian. Para siswa diingatkan untuk tidak sembarangan membagikan informasi pribadi di media sosial karena dapat dimanfaatkan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

Melalui kegiatan tersebut, Polres Kediri Kota berharap para pelajar mampu menjadi generasi digital yang tidak hanya melek teknologi, tetapi juga memiliki kesadaran hukum, etika dan tanggung jawab dalam memanfaatkan perkembangan teknologi.

“Teknologi AI harus menjadi alat untuk membantu kita berkembang, bukan digunakan untuk melakukan hal-hal yang merugikan diri sendiri maupun orang lain. Karena itu, mari menjadi generasi yang cerdas menggunakan teknologi dan bijak bermedia sosial,” pesan yang disampaikan dalam kegiatan edukasi tersebut.

Edukasi semacam ini menjadi bagian dari upaya Polres Kediri Kota membangun kesadaran generasi muda agar mampu menghadapi perkembangan era digital dengan kemampuan literasi teknologi yang baik, sekaligus tetap mengedepankan keamanan, etika dan nilai-nilai positif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *