MADIUN – Wartajatim.id || PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun terus bergerak dinamis dalam mentransformasi fasilitas pelayanan di wilayahnya. Kali ini, fokus pengembangan cukup besar diarahkan ke Stasiun Madiun melalui program investasi menyeluruh yang mencakup perluasan area parkir, pembangunan peron tinggi, pemasangan overcapping (atap peneduh peron), serta peningkatan berbagai fasilitas layanan pelanggan lainnya.
“Penataan dan pengembangan di Stasiun Madiun ini merupakan wujud nyata dari komitmen KAI Daop 7 Madiun untuk terus melakukan inovasi tiada henti. Kami ingin memastikan bahwa setiap sudut pelayanan di stasiun ini mampu memberikan pengalaman yang excellent, aman, dan nyaman bagi seluruh pelanggan,” jelas Manajer Humas Daop 7 Madiun, Tohari, dalam keterangannya,pada Sabtu (30/5/2026).
Tohari menambahkan, salah satu poin krusial dalam penataan ini adalah perluasan dan penataan ulang area parkir stasiun. Langkah ini diambil untuk mengakomodasi peningkatan volume kendaraan pengantar maupun penjemput, sekaligus mengurai titik kepadatan di area luar stasiun agar alur masuk dan keluar kendaraan menjadi lebih tertib dan lancar.
Di area dalam stasiun, pembangunan peron tinggi dirancang secara khusus untuk menyamakan level antara lantai peron dengan pintu kereta. Fasilitas ini membawa tiga manfaat utama bagi pelanggan:
• Memudahkan Aksesibilitas: Mempermudah mobilitas pelanggan, terutama bagi lansia, penyandang disabilitas, anak-anak, serta pelanggan yang membawa barang bawaan berat (baggage) saat naik dan turun dari kereta.
• Mempercepat Proses Boarding: Alur naik-turun penumpang yang lebih mulus akan memangkas waktu singgah (stabling) kereta di stasiun, yang secara langsung mendukung ketepatan waktu perjalanan (On Time Performance).
• Meningkatkan Keamanan: Meminimalisasi risiko pelanggan terpeleset atau terjatuh karena hilangnya celah vertikal yang signifikan antara peron dan tangga kereta.
Sementara itu, pemasangan struktur overcapping yang modern di atas peron berfungsi sebagai pelindung utama pelanggan dari terik matahari dan guyuran hujan. Kehadiran overcapping ini juga dioptimalkan untuk mengintegrasikan fasilitas penunjang modern hingga papan informasi digital yang informatif.

Tidak berhenti di situ, nantinya KAI Daop 7 Madiun juga melakukan pembaruan pada berbagai fasilitas layanan pelanggan lainnya di dalam stasiun, seperti ruang tunggu yang lebih representatif, area bermain anak, serta peningkatan fasilitas sanitasi.
“Secara keseluruhan, investasi besar pada penataan Stasiun Madiun ini adalah langkah strategis kami dalam menghadirkan wajah transportasi publik yang modern, inklusif, dan berorientasi penuh pada kepuasan pelanggan. Kami akan terus berinovasi demi menjaga standar pelayanan tertinggi bagi masyarakat,” pungkas Tohari.(Dk)
Editor: Redaksi





