Kapolres Kediri Kota Ajak GARDA Jadi Mitra Jaga Keamanan dan Ketertiban Kota

Kapolres Kediri Kota Ajak GARDA Jadi Mitra Jaga Keamanan dan Ketertiban Kota

KEDIRI KOTA – Wartajatim.id || Kapolres Kediri Kota AKBP Kresno Wisnu Putranto, S.H., S.I.K., M.Si. bersama jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Kediri Kota menggelar silaturahmi dengan komunitas GARDA Kota Kediri yang menaungi para pengemudi transportasi online Gojek, Grab dan Maxim, Rabu (26/8/2026).

Kegiatan yang berlangsung di RM Omahe Dewe, Sumber Jiput, Kelurahan Ngronggo, Kota Kediri, tersebut menjadi ruang dialog antara kepolisian dan komunitas driver online untuk membahas berbagai persoalan, mulai dari situasi kamtibmas, rencana penyampaian aspirasi, kondisi lalu lintas hingga kebutuhan ruang tunggu bagi pengemudi transportasi online.

Dalam pertemuan tersebut, Kapolres didampingi Wakapolres Kediri Kota Kompol Putu Gde Caka Pratyaksa Ratsuko, S.I.K., M.I.K., Kabag Ops Kompol Iwan Setyo Budhi, Kasat Intelkam AKP Laksono Setiawan, S.H., M.H., Kasat Reskrim AKP Achmad Elyasarif Martadinata, S.T.K., S.I.K., Kasat Lantas AKP Tutud Yudho Prastyawan, S.H., serta Kasat Binmas AKP Cahyo Widodo.

Dari komunitas GARDA hadir Penasehat/Ketua DPD GARDA Jatim Fikri Nurulhafid (Cak Ri), Ketua GARDA Kabupaten Kediri Kurniadi (Ardi), Sekretaris Arnod Yusfiteryananta, dan Bendahara Hengky Puswantoro (Bima Azka).

Dalam dialog tersebut, Ketua GARDA Jatim menyampaikan sejumlah aspirasi, salah satunya mengenai regulasi yang berkaitan dengan pekerja transportasi online yang hingga kini dinilai masih menimbulkan ketidakpastian bagi para pengemudi.

Selain itu, komunitas GARDA juga menyampaikan rencana kegiatan penyampaian aspirasi yang akan dilaksanakan di wilayah Kabupaten Kediri. Mereka menegaskan komitmennya untuk tetap berkoordinasi dengan pihak kepolisian serta menaati ketentuan dan perizinan yang berlaku.

Menanggapi hal tersebut, Kapolres Kediri Kota menyampaikan apresiasi terhadap keberadaan komunitas driver online yang dinilai memiliki peran penting dalam mendukung aktivitas masyarakat sehari-hari.

Menurutnya, para pengemudi transportasi online bukan hanya menjalankan pekerjaan untuk memenuhi kebutuhan keluarga, tetapi juga memberikan pelayanan mobilitas yang cepat, aman dan terjangkau bagi masyarakat.

“Kami memandang rekan-rekan pekerja transportasi online merupakan sosok yang patut dihargai. Mereka adalah pahlawan bagi keluarga maupun masyarakat,” ujar Kapolres.

Kapolres juga mengajak komunitas GARDA bersama seluruh elemen masyarakat untuk turut menjaga keamanan dan kondusivitas Kota Kediri. Ia berharap kejadian kerusuhan yang pernah terjadi sebelumnya tidak kembali terulang.

“Kita sebagai warga sini alangkah baiknya juga turut menjaga keamanan wilayah kita. Kondusivitas wilayah merupakan tanggung jawab bersama,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres juga menanggapi keluhan mengenai kepadatan arus lalu lintas di Jalan Veteran, khususnya pada pagi hari yang menjadi kawasan sejumlah sekolah.

Ia mengatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan sekolah dan instansi terkait untuk mencari solusi serta melakukan pengaturan lalu lintas yang lebih efektif.

Perwakilan GARDA Kota Kediri sebelumnya menyampaikan bahwa kepadatan di Jalan Veteran pada jam masuk sekolah masih menjadi persoalan. Mereka mengusulkan adanya pengaturan kendaraan roda empat pada pukul 06.00 hingga 07.00 WIB untuk membantu mengurai kepadatan.

Selain persoalan lalu lintas, komunitas GARDA juga menyampaikan aspirasi terkait keberadaan titik tunggu atau basecamp pengemudi online di sekitar Stasiun Kota Kediri yang sebelumnya berada di sejumlah warung atau lapak yang kini telah dialihfungsikan.

Mereka berharap adanya solusi berupa lokasi yang representatif dan resmi agar para pengemudi dapat menunggu penumpang tanpa mengganggu ketertiban maupun kelancaran lalu lintas.

Silaturahmi tersebut berlangsung dalam suasana komunikatif dan penuh keakraban. Kapolres bersama jajaran PJU juga memperkenalkan sejumlah pejabat utama kepada komunitas GARDA sebagai bagian dari upaya membangun komunikasi yang lebih dekat dan terbuka.

Melalui silaturahmi ini, Polres Kediri Kota menunjukkan komitmennya untuk membangun komunikasi dua arah dengan komunitas transportasi online. Selain menjadi sarana menyerap aspirasi, pertemuan tersebut diharapkan mampu memperkuat sinergi antara kepolisian dan masyarakat dalam menjaga keamanan, ketertiban serta menciptakan situasi Kota Kediri yang tetap aman dan kondusif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *