Kapolres Kediri Kota dan Manajemen Persik Kediri Bahas Kesiapan Stadion Brawijaya Jelang Kompetisi I.League 2026/2027

Kapolres Kediri Kota dan Manajemen Persik Kediri Bahas Kesiapan Stadion Brawijaya Jelang Kompetisi I.League 2026/2027

KEDIRI KOTA – Wartajatim.id || Persiapan Persik Kediri menghadapi kompetisi I.League 2026/2027 terus dimatangkan. Kapolres Kediri Kota AKBP Kresno Wisnu Putranto, S.H., S.I.K., M.Si. menerima audiensi manajemen Persik Kediri di Mapolres Kediri Kota, Kamis (27/8/2026).

Audiensi tersebut menjadi bagian dari koordinasi antara kepolisian dan manajemen klub berjuluk Macan Putih, khususnya terkait aspek pengamanan, perizinan, serta kesiapan Stadion Brawijaya yang akan menjadi home base Persik Kediri pada musim kompetisi 2026/2027.

Kapolres Kediri Kota didampingi Wakapolres Kediri Kota Kompol Putu Gde Caka Pratyaksa Ratsuko, S.I.K., M.I.K., Kabag Ops Kompol Iwan Setyo Budhi, S.H., Kasat Intelkam AKP Laksono Setiawan, S.H., M.H., serta Kasat Binmas AKP Cahyo Widodo, S.H.

Sementara dari Persik Kediri hadir Direktur Utama Persik Kediri Soraya Farina, Direktur Operasional M. Syahid Nur Ichsan, Ketua Panpel Persik Kediri Widodo, serta perwakilan I.League, Galih.

Dalam pertemuan tersebut, manajemen Persik Kediri menyampaikan sejumlah hal kepada Kapolres, mulai dari silaturahmi dan perkenalan jajaran manajemen, permohonan dukungan pengamanan dan perizinan pertandingan, hingga berbagai dinamika yang dihadapi dalam pengelolaan tim selama ini.

Salah satu pembahasan penting adalah kesiapan Stadion Brawijaya menjelang laga kandang perdana Persik Kediri pada 5 September 2026. Sebelum pertandingan digelar, stadion akan menjalani proses risk assessment dari manajemen I.League maupun Ditpamobvit Polda Jawa Timur.

Usai audiensi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi foto bersama. Manajemen Persik Kediri juga memperkenalkan jersey terbaru kepada Kapolres Kediri Kota.

Pada sore harinya, sekitar pukul 16.40 WIB, Kapolres Kediri Kota bersama perwakilan I.League dan rombongan melakukan pengecekan langsung ke Stadion Brawijaya.

Pemeriksaan meliputi sejumlah fasilitas vital stadion, di antaranya single seat pada tribun VVIP sebanyak 588 kursi, tribun A sebanyak 750 kursi dan tribun B sebanyak 420 kursi.

Tim juga mengecek sistem penerangan stadion. Dari hasil pengukuran, kekuatan pencahayaan Stadion Brawijaya berada di angka 1.238 lux. Angka tersebut masih di bawah standar kompetisi Liga 1/I.League yang mensyaratkan minimal 1.600 lux. Hasil pengukuran tersebut selanjutnya akan menjadi bagian dari catatan dalam proses risk assessment.

Selain pencahayaan, pengecekan juga dilakukan terhadap jalur evakuasi, pintu darurat, sistem komunikasi, pengeras suara, videotron, hingga pagar pembatas stadion.

Untuk meningkatkan aspek keselamatan dan keamanan penonton, pagar pembatas di area tribun ekonomi direncanakan akan ditinggikan hingga tiga meter sesuai standar I.League musim 2026/2027.

Kapolres Kediri Kota AKBP Kresno Wisnu Putranto menegaskan bahwa koordinasi antara kepolisian, manajemen Persik Kediri dan operator kompetisi menjadi hal penting untuk memastikan setiap pertandingan berlangsung aman, tertib dan nyaman bagi seluruh pihak.

“Keselamatan dan keamanan menjadi prioritas. Karena itu, seluruh catatan hasil penilaian harus ditindaklanjuti bersama agar Stadion Brawijaya benar-benar siap digunakan untuk pertandingan kompetisi I.League 2026/2027,” ujar Kapolres.

Kapolres menambahkan, kepolisian siap mendukung penyelenggaraan kompetisi dengan tetap mengedepankan aspek keamanan, pelayanan kepada masyarakat serta pemenuhan standar pengamanan pertandingan.

Pengecekan Stadion Brawijaya berakhir sekitar pukul 18.15 WIB. Langkah koordinasi dan evaluasi tersebut diharapkan mampu mendorong percepatan pembenahan berbagai fasilitas stadion, sehingga Persik Kediri dapat menjalani musim kompetisi 2026/2027 dengan home base yang aman, layak dan memenuhi standar kompetisi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *