Kediri — Wartajatim.id || Sebagai langkah proaktif dalam menjaga disiplin internal dan pengawasan melekat, jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Tarokan, Polres Kediri Kota, melaksanakan kegiatan pengecekan fisik dan administrasi senjata api (senpi) inventaris di ruang penjagaan Mako Polsek Tarokan, Rabu (22/7/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB hingga selesai ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Tarokan, AKP Priyo Hadistyo, S.H., didampingi oleh sejumlah pejabat utama (PJU) Polsek Tarokan, termasuk Kanit Intelkam Iptu Dian Eko Cahyono, Kanit Binmas Ipda Suyono, S.H., Ps. Kanit Propam Aiptu Candra Hermawan, S.H., Kasium Aiptu Sunarko, Ps. Kanit Reskrim Aipda Puji Nuryanto, S.H., serta jajaran anggota piket penjagaan.
Dalam arahannya, Kapolsek Tarokan menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut langsung dari instruksi dan arahan Kabid Propam Polda Jawa Timur via konferensi video (zoom cloud). Arahan tersebut menekankan pentingnya pemeriksaan riil terhadap keberadaan dan kondisi senpi inventaris dinas di masing-masing satuan wilayah guna mengantisipasi segala bentuk penyalahgunaan.
Berdasarkan hasil pemeriksaan langsung di ruang penjagaan, rincian inventaris yang dicek meliputi:
Senjata Api Laras Panjang (LE): 5 pucuk dalam kondisi lengkap dan baik.
Amunisi Peluru Tajam: 250 butir dalam kondisi lengkap.
Amunisi Peluru Karet: 50 butir dalam kondisi lengkap.
”Hasil pengecekan hari ini menunjukkan bahwa seluruh inventaris senjata api dan amunisi di penjagaan Polsek Tarokan berada dalam keadaan lengkap, terawat, dan siap digunakan untuk mendukung tugas-tugas kepolisian,” ungkap AKP Priyo Hadistyo.
Tidak hanya berfokus pada aspek administratif dan pemeriksaan fisik senjata semata, AKP Priyo Hadistyo juga memanfaatkan momen tersebut untuk merangkul seluruh anggotanya melalui pendekatan yang hangat, terbuka, dan humanis.
Menyoroti dinamika sosial serta berbagai tantangan tugas yang semakin kompleks—termasuk kasus menonjol yang melibatkan oknum anggota Polri di Aceh Selatan akibat tekanan ekonomi—Kapolsek memberikan pesan moral yang menyentuh hati kepada seluruh jajarannya:
”Rekan-rekan sekalian, seragam dan lencana yang kita miliki adalah amanah besar untuk melindungi masyarakat. Namun, di balik itu, kita semua adalah manusia biasa yang tidak luput dari dinamika hidup, masalah keluarga, atau beban ekonomi. Ingatlah bahwa tidak ada masalah yang tidak bisa diselesaikan. Pintu ruangan saya dan para pimpinan selalu terbuka lebar untuk kalian. Jika ada kesulitan, mari kita cari jalan keluarnya bersama-sama sebelum beban itu merusak diri, keluarga, dan institusi yang kita banggakan ini,” pesan AKP Priyo penuh kehangatan kepada anggotanya.

Sebagai langkah nyata perlindungan terhadap personel dan institusi, Kapolsek Tarokan merumuskan sejumlah penekanan tegas yang wajib dipedomani bersama:
Pengecekan Rutin Serah Terima Piket: Perwira Pengendali (Padal) dan Kepala SPKT diwajibkan untuk selalu memeriksa fisik dan jumlah senpi serta amunisi secara teliti setiap kali terjadi pergantian piket, serta mencatatnya secara akurat di dalam buku mutasi penjagaan.
Optimalisasi Pengawasan Melekat (Waskat): Para Kanit dan Kasi diminta untuk terus mengawasi anggotanya agar senantiasa menjunjung tinggi kedisiplinan dan terhindar dari segala bentuk pelanggaran disiplin maupun kode etik profesi Polri.
Peringatan Keras terhadap Perilaku Menyimpang: Seluruh personel dilarang keras terlibat dalam praktik pinjaman online (pinjol) ilegal, judi online (judol), penyalahgunaan narkoba, serta tindakan melanggar hukum lainnya. Sanksi terberat berupa Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) menanti personel yang terbukti melanggar.
Menjaga Marwah Institusi: Mengingatkan kembali kasus yang terjadi di Aceh sebagai instrospeksi bersama bahwa setiap anggota Polri wajib menjaga nama baik institusi, mengabdi secara tulus, serta senantiasa memberikan pelayanan yang terbaik, humanis, dan profesional kepada masyarakat.
”Ingatlah selalu, di rumah ada keluarga tercinta yang menanti kepulangan kita dengan senyuman dan rasa bangga. Jangan pertaruhkan masa depan keluarga dan pengabdian yang telah kita bangun susah payah dengan jalan pintas yang salah. Mari kita saling merangkul, saling mengingatkan dalam kebaikan, dan menjaga kehormatan seragam cokelat ini dengan tulus ikhlas demi masyarakat dan keluarga kita.” Pungkas AKP Priyo
Kegiatan pengecekan yang berlangsung tertib dan kekeluargaan ini ditutup dengan komitmen bersama seluruh personel Polsek Tarokan untuk terus menjunjung tinggi integritas serta mengusung semangat kerja yang selaras, karomah, tangguh, dan terpuji sejalan dengan motto Polres Kediri Kota SEKARTAJI.(Dk)












