KEDIRI – Wartajatim.id || Kapolres Kediri Kota, AKBP Dr. Anggi Saputra Ibrahim, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Tarokan, AKP Priyo Hadistyo, S.H., bersama jajaran Koramil 0809/05 Grogol, memberikan imbauan tegas namun humanis dalam acara pengesahan warga baru Perguruan Pencak Silat Pagar Nusa (PN). Acara tersebut berlangsung khidmat di Desa Kaliboto, Kecamatan Tarokan, Kabupaten Kediri, Sabtu (13/6/2026) malam.
Acara yang sakral tersebut turut dihadiri langsung oleh Kepala Desa Kaliboto, Bapak Ropingi, beserta jajaran perangkat desa, personel pengamanan dari Koramil 0809/05 Grogol, tokoh masyarakat, serta para pengurus dan senior Perguruan Silat Pagar Nusa.

Dalam acara tersebut, sebanyak 23 warga baru resmi disahkan. Dari total tersebut, 10 orang merupakan warga asli dari Desa Kaliboto, Kecamatan Tarokan, sementara 13 orang lainnya berasal dari luar wilayah Kecamatan Tarokan.
Menyampaikan amanat dari Kapolres Kediri Kota, AKP Priyo Hadistyo menekankan bahwa menjaga Pemeliharaan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Harkamtibmas) yang kondusif adalah tugas bersama seluruh elemen masyarakat, termasuk TNI-Polri. Terlebih lagi, momentum ini bertepatan dengan persiapan menyambut datangnya bulan Suro tahun ini. Beliau bersama unsur Koramil Grogol pun menitipkan pesan mendalam serta imbauan khusus kepada para pendekar baru.
”Kapolres Kediri Kota melalui kami, dan didukung penuh oleh rekan-rekan dari Koramil Grogol, berpesan, jika nanti sudah resmi menjadi pendekar, jadilah pendekar yang bermanfaat bagi orang lain. Gunakan ilmu silat dan bela diri yang dimiliki untuk melindungi, membantu sesama, dan menebar kebaikan di tengah masyarakat,” tutur AKP Priyo Hadistyo, S.H.
Selain itu, AKP Priyo Hadistyo juga menggarisbawahi pentingnya kehadiran 3 pilar (Pemerintah Desa, TNI, dan Polri) dalam mengawal kegiatan masyarakat.
”Kehadiran kami dari Polsek Tarokan bersama Koramil Grogol dan Pak Kades Kaliboto malam ini adalah bukti nyata sinergi 3 pilar. Kami tidak bisa bekerja sendiri. Oleh karena itu, kami menghimbau dan mengajak seluruh warga Pagar Nusa, baik yang baru disahkan maupun para senior, untuk menjadi mitra terdepan kami dalam menjaga Kamtibmas. Mari kita buktikan bahwa pendekar Pagar Nusa adalah pelopor kedamaian, bukan pemicu keresahan,” tambah Kapolsek Tarokan.
Imbauan Khusus Sinergitas TNI-Polri Menyambut Bulan Suro:
Menjaga Kesucian Bulan Suro: Diimbau agar seluruh warga Pagar Nusa memaknai bulan Suro dengan kegiatan spiritual, refleksi diri, dan kegiatan positif yang membawa berkah, bukan dengan konvoi atau arak-arakan di jalan raya.
Larangan Konvoi dan Gesekan: Menegaskan arahan pimpinan TNI-Polri agar tidak ada pergerakan massa yang memicu kebisingan atau potensi gesekan antar-perguruan silat selama bulan Suro. Kedamaian wilayah harus menjadi prioritas utama demi kenyamanan warga.
Pendekar yang Bermanfaat: Menekankan agar kekuatan dan ilmu yang didapat tidak digunakan untuk ajang kesombongan, melainkan untuk kemaslahatan masyarakat luas.
Sinergitas Jaga Harkamtibmas: Mengajak 23 warga baru beserta para senior untuk selalu bersinergi dengan Polsek Tarokan, TNI Koramil Grogol, dan pemerintah desa demi mengantisipasi segala bentuk potensi gangguan keamanan.

Acara pengesahan warga baru Pagar Nusa di Desa Kaliboto ini berjalan dengan khidmat, aman, dan lancar hingga selesai berkat pengawalan ketat dari personil Polsek Tarokan dan Babinsa Koramil Grogol.
Kepala Desa Kaliboto, Bapak Ropingi, bersama jajaran perangkat desa dan pihak panitia menyatakan kesiapan mereka untuk berkomitmen penuh mendukung pesan kamtibmas demi menjaga kedamaian dan situasi kondusif di wilayah hukum Polres Kediri Kota serta Kodim 0809 Kediri, khususnya menjelang dan selama bulan Suro.(Dk)
Editor: Redaksi












