Tegas Tapi Humanis, Cara Polsek Tarokan Jaga Benteng Sisi Barat Kediri Tetap Damai dan Kondusif

Tegas Tapi Humanis, Cara Polsek Tarokan Jaga Benteng Sisi Barat Kediri Tetap Damai dan Kondusif

oplus_2048

KEDIRI – Wartajatim.id || Jajaran Polsek Tarokan Polres Kediri Kota, Polda Jatim, memastikan rangkaian kegiatan kemasyarakatan di wilayah hukumnya berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif. Pengamanan ketat dilakukan sejak Sabtu (20/6/2026) malam hingga Minggu (21/6/2026) dini hari.


​Rangkaian pengamanan komprehensif ini diawali dengan apel bersama yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Tarokan, AKP Priyo Hadistyo, S.H., di halaman Mako Polsek Tarokan. Dalam arahannya di depan seluruh personel, Kapolsek dengan tegas mengingatkan agar jajaran yang bertugas di lapangan sama sekali tidak boleh lengah dalam memantau pergerakan massa. Namun di sisi lain, ia menginstruksikan agar setiap tindakan kepolisian wajib mengedepankan sisi humanis.

​Selain mengawal jalur yang dilalui oleh para peserta Pengesahan Warga Baru Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Parluh 16 (P-16) Cabang Kota Kediri yang berpusat di Padepokan Jalan Margotani, Kelurahan Sukorame, Kecamatan Mojoroto, personel Polsek Tarokan juga bergerak aktif menjaga titik-titik rawan lainnya.


​Dalam prosesi pengesahan PSHT P-16 tersebut, sebanyak 880 calon warga resmi disahkan menjadi warga baru. Kegiatan sakral ini menyedot perhatian sekitar 1.000 peserta dan penggembira dari wilayah eks Karesidenan Kediri.

​Mengingat wilayah Tarokan menjadi salah satu jalur utama perlintasan massa, Kapolsek Tarokan memimpin langsung penempatan personel di titik-titik strategis. Langkah antisipatif ini terbukti efektif dalam menjaga kelancaran arus lalu lintas serta mencegah potensi gangguan kamtibmas di jalan raya. Seluruh rangkaian acara PSHT P-16 berakhir dengan tertib pada pukul 02.57 WIB dini hari.

oplus_2048


​Tidak hanya fokus pada pengamanan jalur perlintasan PSHT, jajaran Polsek Tarokan juga melakukan penyisiran di berbagai titik rawan demi mengantisipasi adanya gesekan antar-kelompok.

​Pada saat yang bersamaan, perhatian juga diberikan kepada perguruan silat Pagar Nusa yang menggelar kegiatan serupa. Bertempat di Desa Sumberduren, Kecamatan Tarokan, pencak silat Pagar Nusa melaksanakan kegiatan pengesahan warga baru pada hari Sabtu.

​Tercatat ada sebanyak 21 warga baru Pagar Nusa yang disahkan, dengan rincian 20 orang putra dan 1 orang putri. Kehadiran personel Polsek Tarokan di lokasi tersebut memberikan rasa aman dan memastikan prosesi internal Pagar Nusa berjalan tanpa hambatan.


​Dalam pelaksanaan patroli dan penyisiran jalur, personel Polsek Tarokan bertindak sigap dengan mengamankan dua orang pemuda asal Kaliboto. Kedua pemuda tersebut diduga kuat hendak membuat keonaran atau memprovokasi rombongan yang sedang melintas. Demi mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, keduanya langsung digelandang ke Mako Polsek Tarokan untuk menjalani pemeriksaan dan diberikan pembinaan intensif.

​Selain tindakan tegas tersebut, respons cepat juga ditunjukkan personel saat mendapati adanya rombongan asal Nganjuk yang tertinggal dari kelompok utamanya. Rombongan ini sempat mengalami insiden kurang menyenangkan karena diikuti oleh sekelompok pemuda tidak dikenal yang mencurangai. Mengetahui hal itu, personel Polsek Tarokan langsung memberikan pengawalan melekat kepada rombongan tersebut hingga memasuki wilayah Kabupaten Nganjuk demi menjamin keselamatan mereka.

oplus_2048


​Kesuksesan pengamanan ini tidak lepas dari sinergitas antardaerah yang terus terjalin erat. Selama bergulirnya rangkaian kegiatan Suro 2026 dalam beberapa hari terakhir ini, Polsek Tarokan Polres Kediri Kota berkolaborasi secara solid dengan jajaran Polsek Pace Polres Nganjuk.

​Hubungan kerja sama yang sangat kokoh di lini perbatasan ini diwujudkan melalui komunikasi intensif, pemetaan kerawanan bersama, hingga estafet pengawalan massa. Kolaborasi lintas polres ini menjadi kunci utama dalam memutus ruang gerak pihak-pihak yang ingin memicu konflik, sekaligus memastikan situasi Kamtibmas di perbatasan Kediri – Nganjuk tetap terjaga kondusif.


​Secara terpisah, Kapolres Kediri Kota, AKBP Dr. Anggi Saputra Ibrahim, S.H., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa pengamanan kegiatan masyarakat merupakan bagian dari tugas dan tanggung jawab mutlak Polri dalam menjaga situasi Kamtibmas agar tetap kondusif.

​Momemtum pengamanan ini juga menjadi refleksi kesiapan institusi Polri yang dalam waktu dekat akan memperingati hari jadinya.

​“Menjelang Hari Bhayangkara ke-80, seluruh personel Polres Kediri Kota terus berupaya memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat. Kehadiran kami dalam kegiatan pengesahan warga baru PSHT ini adalah bentuk nyata komitmen Polri untuk selalu hadir memberikan rasa aman, memastikan setiap kegiatan masyarakat dapat berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar,” tegas AKBP Dr. Anggi Saputra Ibrahim.

​​Melalui Kapolsek Tarokan, AKP Priyo Hadistyo, S.H., pihak kepolisian menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh elemen yang terlibat, khususnya kepada pengurus dan anggota dari kedua perguruan pencak silat, serta rekan-rekan kepolisian dari jajaran Polres Nganjuk.

​AKP Priyo Hadistyo menegaskan pentingnya pengamanan ekstra di wilayahnya, mengingat posisi geografis Tarokan yang krusial bagi situasi keamanan di Kediri secara keseluruhan.

​”Sesuai arahan dan petunjuk dari Bapak Kapolres Kediri Kota, komitmen kami adalah memberikan pelayanan dan pengamanan yang maksimal. Polsek Tarokan ini adalah penjaga Benteng Barat wilayah hukum Polres Kediri Kota. Oleh karena itu, kami harus benar-benar bisa memastikan Kamtibmas tetap kondusif, terutama saat rombongan yang pulang dari acara di wilayah Kota Kediri melintas kembali ke daerah asal mereka. Ditambah dengan sinergitas yang sangat solid bersama Polsek Pace Polres Nganjuk di perbatasan selama momentum Suro ini, kami bersama-sama memastikan keamanan masyarakat tetap nomor satu. Sebagai penjaga benteng sisi barat, kami tidak boleh lengah,” pungkas AKP Priyo Hadistyo, S.H.

​Sinergi yang baik antara pihak kepolisian lintas wilayah, panitia dari masing-masing perguruan, serta kesadaran para anggota silat untuk menjaga kedamaian, membuat seluruh kegiatan di wilayah hukum Polsek Tarokan berakhir dengan aman, lancar, dan nihil insiden.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *