KEDIRI – Wartajatim.id || Komandan Kodim (Dandim) 0809/Kediri Letkol Inf. Dhavid Nur Hadiansyah, S.Sos., M.A.P., bersama jajaran dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Kediri menghadiri Launching 3.365 Jembatan Garuda dan 3.000 Titik Air Bersih yang diresmikan secara terpusat oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melalui konferensi daring dari Istana Negara, Jakarta, Kamis (13/8/2026).
Di Kabupaten Kediri, kegiatan tersebut berlangsung di Jembatan Garuda, Dusun Ngancar, Desa Ngancar, Kecamatan Ngancar. Kegiatan dihadiri Dandim 0809/Kediri Letkol Inf. Dhavid Nur Hadiansyah, Pabung Kodim 0809/Kediri Mayor Inf. Ngatari, Kabid Poldagri Kesbangpol Kabupaten Kediri Sunan, S.H., para perwira staf Kodim 0809/Kediri, para Danramil jajaran Kodim 0809/Kediri, Danramil 0809/20 Ngancar Kapten Czi Roberto Hutabarat beserta anggota, Kapolsek Ngancar AKP Marjuki, S.H., M.M. beserta anggota, Plt. Camat Ngancar Muthoin beserta staf, Kepala Desa Ngancar H. Aminuddin beserta perangkat, Kepala Desa Pandantoyo Dina Astianti beserta perangkat, tamu undangan, serta masyarakat.
Program pembangunan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memperluas konektivitas wilayah sekaligus memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, khususnya di kawasan yang masih menghadapi keterbatasan akses transportasi dan air bersih.
Dalam laporannya dari Kali Cilodong, Desa Ridomanah, Kecamatan Cibarusah, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menyampaikan bahwa TNI Angkatan Darat siap mendukung pelaksanaan program pembangunan tersebut bersama Kementerian PUPR dan pemerintah daerah.
Kasad menjelaskan, sebanyak 3.365 Jembatan Garuda akan dibangun dan dirawat melalui sinergi satuan kewilayahan TNI AD, Kementerian PUPR, dan pemerintah daerah. Pembangunan tersebut diarahkan untuk membuka akses wilayah yang masih terisolasi sehingga mobilitas masyarakat, distribusi hasil pertanian, serta akses terhadap pendidikan dan layanan kesehatan dapat semakin mudah.
Selain pembangunan jembatan, program 3.000 Titik Air Bersih akan dilaksanakan melalui berbagai program TNI, antara lain TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD), Zeni, dan pembinaan teritorial.
Program air bersih tersebut ditujukan untuk membantu masyarakat memperoleh akses terhadap kebutuhan dasar sekaligus mendukung peningkatan kualitas kesehatan.
Sementara itu, dari Kabupaten Lebak, Banten, Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., menyampaikan apresiasi terhadap program tersebut sekaligus menegaskan kesiapan Polri dalam mendukung pelaksanaannya.
Kapolri menilai keberadaan jembatan memiliki peran penting dalam mendukung aktivitas masyarakat, termasuk distribusi kebutuhan pokok, akses pendidikan, pelayanan kesehatan, dan kegiatan perekonomian.
Polri, kata Kapolri, juga siap bersinergi dengan TNI dalam menjaga keamanan selama proses pembangunan serta mendorong masyarakat ikut menjaga dan merawat fasilitas yang telah dibangun.
Sinergi Bhabinkamtibmas dan Babinsa bersama masyarakat diharapkan dapat memastikan keberadaan jembatan maupun fasilitas air bersih benar-benar memberikan manfaat secara berkelanjutan.
Dalam sambutannya, Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pembangunan jembatan dan penyediaan air bersih merupakan bagian dari upaya negara menghadirkan pemerataan pembangunan hingga ke pelosok.
Presiden menekankan bahwa Jembatan Garuda tidak semata-mata merupakan pembangunan infrastruktur fisik, tetapi juga menjadi sarana untuk membuka akses masyarakat terhadap berbagai aktivitas ekonomi dan pelayanan dasar.
Begitu pula dengan penyediaan air bersih yang dinilai memiliki kaitan langsung dengan kesehatan dan kualitas kehidupan masyarakat.
Presiden meminta TNI AD, kementerian terkait, pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat memperkuat sinergi agar program tersebut berjalan tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata.
Presiden juga mengajak masyarakat menjaga serta merawat fasilitas yang telah dibangun karena keberadaannya ditujukan untuk kepentingan bersama dan generasi mendatang.
Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo Subianto secara resmi meluncurkan program 3.365 Jembatan Garuda dan 3.000 Titik Air Bersih di seluruh wilayah Indonesia.
Menanggapi pelaksanaan program tersebut, Dandim 0809/Kediri Letkol Inf. Dhavid Nur Hadiansyah menyampaikan bahwa Kodim 0809/Kediri bersama seluruh jajaran siap mendukung program strategis pemerintah dan komando atas yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
Menurut Dhavid, keberadaan jembatan dan fasilitas air bersih memiliki arti penting bagi masyarakat karena dapat mendukung mobilitas warga, menggerakkan perekonomian lokal, serta membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.
Ia juga menekankan pentingnya semangat gotong royong dan kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam menjaga keberlanjutan fasilitas publik yang telah dibangun.
Kodim 0809/Kediri, lanjutnya, akan terus memperkuat koordinasi dan sinergi dengan pemerintah daerah, Polri serta masyarakat dalam mendukung berbagai program pembangunan yang berorientasi pada kepentingan masyarakat.
“Kami siap mendukung dan mengawal program pemerintah yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Semangat gotong royong dan kemanunggalan TNI dengan rakyat akan terus kami perkuat di lapangan,” ujar Dhavid.
Ia berharap fasilitas jembatan dan sarana air bersih yang dibangun dapat dijaga dan dimanfaatkan secara optimal sehingga memberikan manfaat dalam jangka panjang bagi masyarakat.
Kegiatan Launching 3.365 Jembatan Garuda dan 3.000 Titik Air Bersih tersebut juga diikuti secara daring oleh jajaran Forkopimcam di sejumlah wilayah Kabupaten dan Kota Kediri.
Peluncuran program nasional ini diharapkan mampu memperkuat konektivitas antarwilayah, membuka akses masyarakat terhadap pelayanan dasar, serta mendukung pemerataan pembangunan hingga ke tingkat desa.(Dk)












