Diduga Akibat Bakar Sampah Sembarangan, Gudang Rosok di Wates Nyaris Ludes Dilalap Si Jago Merah

Diduga Akibat Bakar Sampah Sembarangan, Gudang Rosok di Wates Nyaris Ludes Dilalap Si Jago Merah

​KEDIRI — Wartajatim.id || Tim gabungan Pemadam Kebakaran Kabupaten dan Kota Kediri bergerak cepat memadamkan amukan api yang menghanguskan gudang penyimpanan barang bekas (rosok) milik warga setempat bernama Khoiri di Dusun Jaten, Desa Pagu, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri, pada Senin (20/7/2026) subuh.

​Kecepatan respons warga dalam melaporkan kejadian serta kesigapan petugas Damkar berhasil mencegah meluasnya kobaran api ke permukiman padat penduduk di sekitar lokasi. Berdasarkan laporan resmi dari instansi berwenang, dipastikan tidak ada korban jiwa maupun korban luka-luka dalam peristiwa ini.

​Insiden yang menghebohkan warga sekitar ini bermula ketika seorang warga setempat bernama Linda melakukan panggilan darurat pada pukul 03.54 WIB. Berbekal laporan tersebut, Tim Pemadam Kebakaran Kabupaten Kediri Pos Ngadiluwih langsung bergerak sigap menuju lokasi kejadian dan tiba pada pukul 04.12 WIB untuk memulai operasi pemadaman tepat pukul 04.13 WIB.


​Berdasarkan hasil investigasi awal di lapangan, api diduga bersumber dari sisa aktivitas pembakaran sampah yang berada di dekat area gudang rosok. Tiupan angin yang cukup kencang membuat percikan atau rambatan api dengan cepat menyambar tumpukan limbah plastik bekas yang mendominasi isi gudang.

​Karena sebagian besar material di dalam gudang merupakan plastik bekas yang sangat mudah terbakar, api langsung membesar dan menimbulkan kepulan asap pekat yang sempat mencemaskan warga sekitar.


​Menyadari potensi bahaya yang lebih besar, operasi pemadaman ini melibatkan kekuatan lintas sektor. Sebanyak 14 personil terlatih dikerahkan dengan mengoperasikan 4 unit armada pemadam kebakaran sekaligus, yang terdiri dari:

​1 Unit Armada Pos Ngadiluwih (kapasitas 2.500 liter)

​2 Unit Armada Pos Pare (kapasitas 5.000 liter)

​1 Unit Armada Bantuan dari Damkar Kota Kediri

​Berkat kerja keras tim gabungan, amukan si jago merah berhasil dikendalikan dan dipadamkan sepenuhnya pada pukul 07.00 WIB sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP).


​Plt. Kasatpol PP Kabupaten Kediri, Kaleb Untung Satrio Wicaksono, saat memberikan keterangan resmi kepada media menyampaikan apresiasi atas kecepatan laporan masyarakat serta dedikasi seluruh personel yang terlibat di lapangan. Ia memastikan bahwa operasi berjalan lancar tanpa ada korban jiwa.

​”Dari hasil penanganan di lapangan, kerugian materiil akibat terbakarnya sebagian limbah plastik ditaksir mencapai kurang lebih Rp 10.000.000. Namun, berkat kesigapan tim gabungan dalam melokalisir api, sebagian besar aset berupa rosok yang belum tersambar api senilai kurang lebih Rp 20.000.000 berhasil diselamatkan. Kami juga memastikan bahwa tidak ada korban jiwa maupun luka-luka, baik ringan maupun berat,” ujar Kaleb Untung Satrio Wicaksono.

​Lebih lanjut, Kaleb Untung Satrio Wicaksono secara khusus mengeluarkan imbauan tegas kepada seluruh masyarakat Kabupaten Kediri agar meningkatkan kepedulian terhadap keamanan lingkungan, khususnya terkait potensi kebakaran di musim kemarau atau cuaca kering.

​”Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Kediri agar senantiasa waspada dan tidak melakukan aktivitas pembakaran sampah sembarangan, terutama di dekat area penyimpanan material yang mudah terbakar seperti gudang rosok, lapak plastik, atau lahan kering. Kelalaian kecil dalam membakar sampah sering kali menjadi pemicu utama bencana kebakaran besar yang merugikan banyak pihak. Mari bersama-sama kita jaga keselamatan lingkungan sekitar,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *