Api Membesar di Lahan Tebu PT Sinergi Gula Nusantara, Damkar Kabupaten Kediri Bergerak Cepat Cegah Api Meluas

Api Membesar di Lahan Tebu PT Sinergi Gula Nusantara, Damkar Kabupaten Kediri Bergerak Cepat Cegah Api Meluas

KEDIRI – Wartajatim.id || Kobaran api membakar lahan tebu milik PT Sinergi Gula Nusantara di kawasan persawahan Dusun Tegalrejo, Desa Babadan, Kecamatan Ngancar, Kabupaten Kediri, Senin (7/9/2026) sore.

Peristiwa tersebut dilaporkan sekitar pukul 17.00 WIB. Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Kediri Pos Ngadiluwih langsung bergerak menuju lokasi pada pukul 17.03 WIB dengan membawa satu unit armada pemadam berkapasitas 2.500 liter, AG 8240 GP.

Petugas tiba di lokasi sekitar pukul 17.25 WIB dan segera melakukan pemadaman. Kobaran api sebelumnya diketahui telah membesar di area tanaman tebu sehingga penanganan cepat dilakukan untuk mencegah api merambat ke lahan lainnya.

Berdasarkan laporan petugas, penyebab kebakaran hingga kini belum diketahui.

Proses pemadaman berlangsung hingga sekitar pukul 18.55 WIB. Setelah dilakukan penanganan, api berhasil dipadamkan sesuai prosedur operasional standar (SOP).

Dari pendataan sementara, sekitar 5 hektare lahan tebu terdampak kebakaran. Kerugian material diperkirakan mencapai kurang lebih Rp33 juta. Sementara itu, sekitar 5,2 hektare lahan lainnya berhasil diselamatkan dengan nilai aset diperkirakan sekitar Rp34 juta.

Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut. Berdasarkan laporan, korban luka ringan, luka berat, maupun meninggal dunia tercatat nihil.

Plt. Kasatpol PP Kabupaten Kediri Kaleb Untung Satrio Wicaksono menekankan pentingnya respons cepat dalam setiap kejadian kebakaran, khususnya kebakaran lahan yang berpotensi meluas dengan cepat.

Menurut Kaleb, laporan masyarakat maupun temuan petugas di lapangan menjadi bagian penting dalam mempercepat mobilisasi armada Damkar sehingga api dapat segera ditangani sebelum menimbulkan dampak yang lebih besar.

Ia juga mengingatkan masyarakat dan pengelola lahan agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama di kawasan pertanian yang memiliki tanaman dan material yang mudah terbakar.

Kaleb mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu api secara sembarangan serta segera menghubungi petugas apabila menemukan titik api atau kepulan asap yang berpotensi berkembang menjadi kebakaran.

“Yang terpenting adalah jangan menunggu api membesar. Jika masyarakat melihat adanya titik api atau kebakaran, segera laporkan agar petugas dapat melakukan penanganan secepat mungkin,” demikian pesan yang dapat disampaikan dalam konteks penanganan kejadian tersebut.

Kesigapan petugas Damkar Kabupaten Kediri dalam melakukan pemadaman menjadi salah satu upaya untuk membatasi dampak kebakaran. Setelah api berhasil dipadamkan, petugas memastikan kondisi di lokasi telah aman.

Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat bahwa kewaspadaan dan kecepatan pelaporan sangat diperlukan untuk mengantisipasi kebakaran lahan, terutama ketika api berada di area tanaman yang mudah terbakar.

Hingga penanganan selesai, tidak terdapat laporan korban jiwa maupun luka akibat kejadian tersebut.

Sementara penyebab pasti kebakaran dan rincian kerugian masih mengacu pada pendataan awal di lapangan dan dapat diperbarui apabila terdapat hasil pemeriksaan atau pendataan lebih lanjut.(Dk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *