KEDIRI – Wartajatim.id || Kebakaran hebat melanda sebuah rumah milik Anas Muladi di RT 01 RW 02, Dusun Bangsongan, Desa Bangsongan, Kecamatan Kediri, Kabupaten Kediri, Jumat (7/8/2026) malam. Kobaran api menghanguskan bangunan rumah beserta enam kendaraan yang berada di lokasi. Akibat peristiwa tersebut, kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp1 miliar, sementara aset yang berhasil diselamatkan diperkirakan senilai Rp600 juta.
Berdasarkan laporan Bidang Pencegahan Kebakaran Satpol PP Kabupaten Kediri, informasi kebakaran diterima dari seorang pelapor bernama Ibu Anwar pada pukul 20.24 WIB. Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Pos Pare bergerak menuju lokasi tiga menit kemudian atau pukul 20.27 WIB dan tiba di lokasi pada pukul 20.42 WIB untuk segera melakukan upaya pemadaman.
Berdasarkan laporan awal petugas di lapangan, api diduga pertama kali muncul dari sebuah kendaraan roda empat yang terparkir di area bagasi rumah. Dalam waktu singkat, kobaran api membesar dan merembet ke bangunan rumah serta kendaraan lain yang berada di sekitar titik awal kebakaran.
Sedikitnya dua unit minibus, satu unit jeep, satu unit truk, dan dua unit sepeda motor ikut hangus dilalap si jago merah.
Untuk mengendalikan kebakaran, Damkar Kabupaten Kediri mengerahkan lima unit armada pemadam, terdiri dari armada Pos Pare berkapasitas 5.000 liter bernomor polisi AG 8157 EP dan AG 6182 GP, armada Pos Grogol AG 8156 EP, serta mendapat dukungan satu unit mobil pemadam dari Damkar Kota Kediri. Sebanyak 18 personel diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pemadaman dan mencegah api meluas ke bangunan di sekitar lokasi.
Setelah berjibaku selama hampir dua jam, petugas akhirnya berhasil mengendalikan dan memadamkan kobaran api pada pukul 22.15 WIB sesuai prosedur operasional standar (SOP).
Peristiwa tersebut tidak menimbulkan korban jiwa. Namun, pemilik rumah, Anas Muladi, mengalami luka bakar pada bagian tangan saat berupaya menyelamatkan harta bendanya. Korban kemudian dilarikan ke RS Aura Syifa untuk mendapatkan penanganan medis.
Menanggapi musibah tersebut, Kasat Pol PP Kabupaten Kediri, Kaleb Untung Satrio Wicaksono, menyampaikan rasa prihatin dan duka mendalam atas musibah yang dialami korban beserta keluarganya.
“Musibah kebakaran ini tentu menjadi cobaan yang sangat berat bagi Bapak Anas Muladi dan keluarga. Atas nama Pemerintah Kabupaten Kediri serta seluruh jajaran Satpol PP dan Damkar, kami menyampaikan rasa prihatin yang mendalam. Kami turut merasakan kesedihan yang dialami keluarga korban dan mendoakan agar Bapak Anas Muladi segera pulih dari luka bakar yang dideritanya serta keluarga diberikan kekuatan, kesabaran, dan ketabahan dalam menghadapi ujian ini,” ujar Kaleb.
Kaleb mengatakan, respons cepat petugas menjadi faktor penting sehingga kobaran api dapat segera dikendalikan dan tidak menjalar ke permukiman warga di sekitarnya.
“Begitu laporan kami terima, personel langsung bergerak menuju lokasi dengan mengerahkan seluruh kemampuan yang ada. Berkat kerja sama seluruh personel Damkar Kabupaten Kediri dan dukungan Damkar Kota Kediri, api berhasil dipadamkan sesuai SOP sehingga potensi kebakaran yang lebih luas dapat dicegah,” katanya.
Ia menambahkan, penyebab pasti kebakaran masih menunggu hasil penyelidikan dari aparat yang berwenang. Karena itu, masyarakat diminta tidak berspekulasi ataupun menyebarkan informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.
Kaleb juga mengimbau masyarakat agar lebih meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran dengan rutin memeriksa instalasi listrik di rumah, memastikan kondisi kendaraan yang diparkir di garasi tetap aman, serta tidak menyimpan bahan-bahan yang mudah terbakar tanpa pengamanan yang memadai.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan peristiwa ini sebagai pengingat bahwa kebakaran dapat terjadi kapan saja. Pastikan instalasi listrik dalam kondisi baik, lakukan pengecekan kendaraan secara berkala, dan segera hubungi petugas pemadam kebakaran apabila muncul tanda-tanda kebakaran. Laporan yang cepat akan mempercepat penanganan sehingga risiko korban jiwa maupun kerugian harta benda dapat diminimalkan,” pungkas Kaleb.
Hingga proses pemadaman selesai, petugas memastikan api telah padam sepenuhnya dan situasi di lokasi dalam kondisi aman. Sementara itu, penyebab pasti kebakaran masih menunggu hasil penyelidikan dari pihak berwenang.(Dk)












